
Fakfak_ Salah satu kontraktor minyak tingkat dunia, BP, menyelenggarakan Integrated Sharing Session Project Tanggung Bersama Mitra dan Pengusaha Lokal. Kegiatan yag diselenggarakan pada Jumat (25/11) di salah satu hotel di Fakfak itu, merupakan kegiatan untuk memberikan pemahaman sekaligus membuka kesempatan kepada mitra dan pengusaha lokal Fakfak, agar mampu bersaing menjadi rekanan atau vendor bagi BP.
Kegiatan yang diikuti lebih dari 50 peserta tersebut, diawali dengan pemaparan oleh Burhamzah Parenrangi, Communication & External Affair BP Indonesia.
Burhamzah menjelaskan bahwa, dari seluruh pekerjaan yang dikerjakan oleh BP, 70% dikerjakan oleh kontraktor atau vendor. Sehingga, hal ini merupakan kesempatan.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap akan muncul vendor-vendor dari Fakfak. Di akhir kegiatan, akan dilalukan pengisian form oleh peserta, agar teregristrasi untuik menjadi vendor BP. Oleh sebab itu, dalam kegiatan ini akan disampaikan materi yang sangat penting, diantaranya masalah safety, anti suap dan korupsi, hingga keuangan,” ujar Burhamzah.
Salah seorang peserta, H. Tatag Y mengakui, kegiatan tersebut sangat bermanfaat. Sebab, selama ini untuk bisa masuk sebagai vendor BP, sangat sulit.
“Kita tahunya, untuk menjadi vendor BP, sangat sulit. Kegiatan ini membawa pencerahan bagi pengusaha,” ujar Tatag.
Seirama dengan Tatag, Muhammad Bauw mengatakan, “Luar biasa. Kalau selama ini dikatakan ketat, ternyata kini saya paham. Memang begitu seharusnya. Apalagi, BP tidak mentolelir soal suap dan korupsi,”
Meski kegiatan dilaksanakan hingga malam, peserta mengikuti dengan serius dan antusias. Segala kebuntuan informasi yang menimbulkan anggapan bahwa BP sulit ditembus, mendapat jawaban langsung yang memuaskan.
Selain diikuti oleh pengusaha atau pemilik CV dan PT, kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan koperasi, yayasan, sekolah dan perguruan tinggi di Fakfak. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak