Breaking News
Home / Fakfak News / Ekonomi / Pasir Didatangkan Dari Luar, Bupati jamin Tidak Ada Monopoli

Pasir Didatangkan Dari Luar, Bupati jamin Tidak Ada Monopoli

“Untuk menghindari monopoli, masalah mendatangkan pasir akan diatur,” imbuh Bupati, tanpa menyebutkan siapa pengusaha yang akan menjadi pemain baru di dunia pasir.
Tongkang yang memuat pasir sudah merapat di Fakfak

Fakfak_ Pasir, yang selama ini dicukupi kebutuhannya dari dalam daerah sendiri, untuk selanjutnya akan disupplay oleh pengusaha “gajah” dibidang pasir. Setidaknya, hal ini nampak saat 1 tongkang yang memuat lebih kurang 5.000 meter kubik pasir hitam, sejak Sabtu (15/10) merapat di lokasi pendaratan LCT di depan Kantor Bank Papua, dan hingga Minggu (16/10) sore, masih membongkar muatan pasirnya.

Jumat (14/10) sebelumnya, Bupati Fakfak, Drs. Mohammad Uswanas, M.Si., sudah menyampaikan kepada wartawan, bahwa pasir akan segera datang. Juga disebutkan, pemberhentian eksplorasi pasir dalam daerah dan mendatangkan pasir dari luar daerah, akan diatur dalam satu Perda.

“Nantinya akan diperdakan. Mestinya, tanpa Perda, penambangan pasir yang merusak ekosistem memang dilarang. Peraturannya sudah jelas,” ujar Bupati, saat meninjau lokasi TMMD di Kampung Weri Kapal.

Bupati juga menjamin, bahwa kiprah pengusaha untuk mendatangkan pasir, tidak akan terjadi monopoli.

“Untuk menghindari monopoli, masalah mendatangkan pasir akan diatur,” imbuh Bupati, tanpa menyebutkan siapa pengusaha yang akan menjadi pemain baru di dunia pasir.

Ketersediaan pasir memang memegang peranan vital dalam pembangunan fisik. Apalagi di musim pengerjaan proyek fisik seperti saat ini. Oleh sebab itu, dengan kebutuhan pasir yang tiada henti, rawan terjadi monopoli bisnis pasir.

Salah satu contoh yang menasional terkait monopoli pasir, terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Masalah pasir hingga menelan korban Salim Kancil. Bedanya, di Fakfak pasir masuk, di daerah tersebut pasir keluar. PT. MH, merupakan satu-satunya perusahaan swasta yang diserahi tugas menarik restribusi seluruh pasir yang keluar dari daerah di lereng Gunung Semeru tersebut.

Monopoli, biasanya akan semakin kuat, ketika dilandaskan pada peraturan resmi, serta pendekatan kepada pihak-pihak yang memegang kekuasaan dan memegang komando. Semoga hal itu tidak terjadi di Fakfak. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Melayani Lebih Dekat, BRI Fakfak Buka Teras BRI di Kokas

  Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM_ Untuk memberikan pelayanan yang semakin dekat dan mudah, BRI ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *