Home / Headline / Mohammad Uswanas Diusulkan Mendapat Tanda Jasa Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama

Mohammad Uswanas Diusulkan Mendapat Tanda Jasa Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama

Rapat membahas pengusulan tanda jasa bagi Mohammad Uswanas
Rapat membahas pengusulan tanda jasa bagi Mohammad Uswanas

Fakfak_  Bupati Fakfak, Drs. Mohammad Uswanas, M.Si., diusulkan untuk mendapatkan tanda jasa bidang kerukunan antar umat beragama. Usulan dari beberapa organisasi keagamaan ini, mengerucut saat rapat membahas hal itu, di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Fakfak pada Senin (30/5) pagi.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial, Drs. H. Bachtiar, M.Si tersebut, hadir pula Ali Hindom, S.Pd., Ketua PC Nahdlatul Ulama dan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Fakfak, Drs. H. Mustaghfirin, M.Si., Ketua MUI Kabupaten Fakfak, H. Abdul Karim, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Fakfak, utusan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Fakfak, Pdt. W Rumaitium, Ketua Sinode GPI Papua, Pdt. U Kuhuwor, Ketua Badan Pekerja Klasis, Pdt. Rudi Falirat, Sekretaris Badan Pekerja Klasis GPI Papua.

Dalam pertimbangannya, Ali Hindom mengatakan, “Dalam masa kepemimpinan Mohammad Uswanas lima tahun lalu, kerukunan antar umat beragama di Fakfak, khususnya dalam filosofi Satu Tungku Tiga Batu, kerukunan antar umat beragama amat terjaga. Sehingga, dengan kerukukan tersebut, pembangunan manusia dan pembangunan infrastruktur, menjadi baik. Hal ini menjadi kredit poin positif bagi Beliau,”

Seluruh pimpinan ormas keagamaan sepakat untuk segera memberikan rekomendasi, agar bisa dibuat pengusulannya kepada kementerian agama di Jakarta.

Dalam rapat tersebut juga terungkap, bahwa kerukukan antar umat beragama dengan filofosinya Satu Tungku Tiga Batu, merupakan ciri khas Fakfak. Untuk itu, forum sepakat untuk mengusulkan kepada pemerintah daerah serta legislatif, agar masalah tersebut dapat dibakukan dalam sebuah Peraturan daerah.

“Perlu dibuat satu Perda untuk menguatkan Satu Tungku Tiga Batu tersebut. Hal ini penting, agar kerukunan antar umat beragama ini dapat langgeng selamanya dan memiliki pondasi yang kokoh,” ujar Ustadz Mustaghfirin, Ketua MUI Kabupaten Fakfak.

Pengusulan tersebut, merupakan tindak lanjut atas surat dari Sekretariat Negara tentang pengusulan tanda jasa, sebagaimana diatur dalam UU 20 Tahun 2009, dengan PP 35 Tahun 2010.

Dalam hal pengusulan tanda jasa, seseorang atau lembaga negara, organisasi dan lembaga lain, dapat mengusulkan seseorang untuk mendapatkan tanda jasa.  Tanda jasa ini diberikan, atas prestasi yang luar biasa dalam bidang tertentu. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Mobil Akustik Masjid, Mendata Sound System Dan Status Masjid

Fakfak_ Salah satu dari 10 program unggulan DMI atau Dewan Masjid Indonesia, adalah pemeliharaan akustik ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *