Home / Headline / Kadishub Tak Kuatirkan Dampak Politik

Kadishub Tak Kuatirkan Dampak Politik

Heru uswanas, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Fakfak
Heru uswanas, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Fakfak

Kota_ Penertiban jalan di bawah jembatan penyeberangan Pasar Thumburuni, Fakfak, yang sering macet lantaran dipergunakan sebagai tempat pemberhentian kendaraan untuk menurunkan penumpang, tempat parkir, area berjualan serta pangkalan ojek, akan tetap dilakukan. Demikian ditegaskan oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Fakfak, Taufik Heru Uswanas.

Sebelumnya, banyak pihak mengkhawatirkan dampak politik atas penertiban kawasan ini, karena Heru Uswanas merupakan keluarga dekat dari Bupati Fakfak, Muhammad Uswanas, yang akan maju kembali dalam Pilkada Desember mendatang.

“Tidak perlu dikuatirkan ada dampak politiknya atau tidak. Ini masalah peraturan demi kenyamanan masyarakat umum. Untuk itu kami melakukan sosialisasi untuk jangka waktu yang diperlukan, agar masyarakat menjadi sadar dan tertib. Kalau tidak dimulai sekarang, keadaan tidak akan berubah baik,” ujar Heru. “Saya yakin masyarakat sudah cerdas, bisa menentukan sikap dengan bijaksana,” tambahnya.

Menurut Heru, penertiban ini juga amanah pemerintah pusat yang mengoptimalkan angkutan massal.

“Angkot merupakan salah satu angkutan massal yang harus dimaksimalkan. Selain itu, mereka resmi dan membayar restribusi,” kata Heru.

Hingga kini, papan sosialisasi penertiban yang berisi ancaman cabut pentil, masih terpampang di berbagai posisi di sekitar jembatan penyeberangan.

Sebelumnya, kawasan ini cewnderung tidak tertib. Lalu lintas macet. Juga, keberadaan pangkalan ojek yang berada di luar salah satu gang masuk pasar, dikeluhkan para sopir angkot.

Complaint angkutan resmi yang berestribusi ini, sudah sering terjadi, sehingga kerap menimbulkan unjuk rasa. Sebab, rejeki mereka “tumpah” ke ojek ojek yang mangkal tepat di sisi pasar. Harusnya, pengunjung pasar melewati jembatan penyeberangan untuk menuju terminal angkot. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *