
Fakfak_ Dalam Lokakarya Pemuda yang bertajuk Potensi dan Kapasitas Pemuda Dalam Prespektif Strategi Nasional Kebangsaan pada Senin malam (20/4) lalu, Ketua Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Pusat, Bahlil Lahadalia, berbagi pengalamannya sebagai pengusaha. Bahkan, pemuda Papua pertama yang berhasil menembus hingga kancah kepemimpinan tingkat nasional ini, membuka kesempatan dan mendorong, agar pemuda Papua, khususnya Fakfak, untuk menjadi pengusaha professional.
“Silakan DPD KNPI merekomendasikan 10 pemuda, yang sungguh sungguh ingin menjadi pengusaha. Mari kita bermitra. Tanpa perlu modal. Akan kami jadikan partner lokal,” ujar Bahlil.
Bahlil juga mengingatkan pengusaha daerah, bahwa ke depan sudah tidak bisa lagi memaksakan diri untuk mendapatkan pekerjaan. Menurutnya, dana APBD bukan tujuan, tetapi sebagai batu loncatan.
“Ke depan, orang Singapura bisa saja mengambil pekerjaan di Fakfak ini. Untuk itu, pengusahan daerah sudah harus menyiapkan dirinya lebih baik,” katanya. “Dana APBD jangan dijadikan tujuan, tapi jadikan sebagai batu pijakan untuk hidup lebih baik,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP KNPI Muhammad Rifai Darus mengingatkan bahwa, dengan adanya 2 pemuda Papua mempimpin di tingkat nasional. Hal itu membuktikan bahwa, pemuda Papua tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Pemuda Papua ternyata memiliki kemampuan yang setara dengan saudara-saudara yang lain,” ujarnya. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak