
Fakfak_ Buah hati pasangan Ahmad dan Ida Royani, warga Katemba atas, pagi ini akn dirujuk ke RS Dr. Sutomo Surabaya. Bayi yang dilahirkan dengan jalan operasi caesar pada Rabu (18/3) pukul 10 pagi itu, merupakan bayi kembar dengan kelainan dempet pada bagian perut.
Menurut Direktur RSUD Fakfak, dr. Maulana Patiran, selain dempet perut, bayi yang kondisinya stabil tersebut juga menderita kelainan lain.
“Selain dempet pada bagian perut, salah satu bayi mengalami kelainan, yakni tidak memiliki anus. Jadi bayi harus segera mendapatkan perawatan yang memadai. Untuk itu, kami merujuk ke RS dr. Sutomo Surabaya,” jelas Maulana.
Menurut Ahmad, selama mengandung istrinya tidak merasakan kelainan pada kandungannya. Namun Ahmad yang berprofesi sebagai pengemudi longboat di Karas ini mengakui, bahwa mereka tidak pernah memeriksakan kandungan istrinya itu ke dokter ahli.
“Periksa hanya ke Puskesmas. Untuk periksa USG memang tidak pernah,” kata Ahmad.
Ida Royani, baru diberitahu kondisi bayinya kemarin. Pasca operasi hingga malam hari, Ida tidak diberitahu kondisi bayinya, karena dikhawatirkan kaget.
“Dia menderita sakit darah tinggi, jadi kondisi bayinya dirahasiakan. Kami khawatir berdampak kurang baik. Tapi besok (hari ini, red), harus kami beritahukan. Sebab, yang berangkat ke Surabaya hanya bayinya saja. Sedang ibunya, karena pasca operasi, harus tinggal disini,” terang Zakaria Sarwadan, salah seorang kerabat Ahmad. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak