Home / Headline / Kematian Jumsiah Menyisakan Tanda Tanya

Kematian Jumsiah Menyisakan Tanda Tanya

Jumsiah, kematiannya misterius
Jumsiah, kematiannya misterius

Fakfak_ Kematian Jumsiah, wanita belia berusia sekitar 20 tahunan asal Palopo, Sulawesi Selatan, pada Minggu (21/12) lalu, masih menyisakan tanda tanya besar. Pasalnya, wanita yang kos di Wagom ini, dipulangkan ke tempat kosnya, diperkirakan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Selain itu, konon jasad Jum diantar oleh taksi yang di dalamnya terdapat orang-orang mabuk.

 

Suryono, yang tinggal di dekat kos Jumsiah mengaku bahwa, dirinya melihat taksi kuning berhenti di depan jalan masuk tempat Jumsiah kos.

 

“Saya melihat, sepertinya oang-orang dalam taksi itu dalam keadaan mabuk. Tapi saya memang tidak bisa memastikan apakah saat itu Jum sudah meninggal atau belum. Yang saya tahu, orang-orang tersebut akhirnya menuju rumah, dimana jenazah Jum saat ini berada (poliklinik Polres Fakfak, red),” ujar Suryono.

 

Informasi dari para pelayat pada malam pertama dikatakan bahwa, Jum yang berwajah jelita ini meninggalkan kosnya pada Jumat (19/12) lalu. Dalam salah satu SMSnya kepada kerabatnya, dikatakan bahwa dia berpesan agar tidak dicari, sebab akan ke acara aqiqoh saudaranya di daerah Seberang. Sejak saat itulah, kabar dan keadaan Jum tidak diketahui.

 

Farah, yang mengaku sempat membuka kain penutup wajah jenazah, melihat bahwa ada darah keluar dari telinga jenazah.

 

“Saya melihat ada darah yang keluar dari telinga. Saya juga melihat anting-anting korban masih ada,” ujar Farah.

 

Kehebohan sempat terjadi, tatkala nomor HP korban (HP korban hilang, red) tiba-tiba menghubungi salah seorang HP kerabatnya. Tentu saja hal ini membuat pelayat kaget. Anehnya, saat ditanya siapa yang memegang HP korban tersebut, penelepon malah bertanya, apakah jenazah sudah diurus. Penelepon mengaku bahwa dirinya berada di Biak.

 

Belum diketahui pasti, apa penyebab kematian lulusan D3 kesehatan itu. Polisi harus bisa menguak misteri kematian Jum, sebelum jasad Jum diterbangkan ke Palopo, yang direncanakan hari ini. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Kejaksaan Segera Terbitkan DPO Kasus Susu Fiktif Dinas Kesehatan

Fakfak_ Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Rilke Jefri Huwae, SH., Kamis (29/10) siang tadi, telah menandatangani ...

One comment

  1. polisi harus bergerak cepat. telusuri dg cermat. mudah2an kasus ini terbuka dan berhasil dibekuk orang2 yang diduga membunuh itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *