
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.com — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tercipta di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma’ruf Amin, Jalan DR. Salasa Namudat, saat pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat Fakfak duduk bersama untuk satu tujuan besar: mempercepat penyelesaian pembangunan Masjid Nurul Islam Werpigan.
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif Dewan Adat Mbaham Matta dan panitia pembangunan masjid. Menurut Bupati, langkah kolektif tersebut merupakan bukti nyata ketulusan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai sosial, persatuan, dan keharmonisan antarwarga Fakfak. Minggu, 7 Desember 2025.
Ketua Dewan Adat Mbaham Matta, Apnel Hegemur, menambahkan bahwa gerakan sosial ini lahir dari kesadaran bersama untuk menjaga keseimbangan dan persaudaraan. Filosofi lokal “Satu Tungku Tiga Batu” kembali ditegaskan sebagai kebersamaan masyarakat Fakfak yang terdiri dari berbagai etnis dan keyakinan.
Sebagai wujud komitmen, pada Rabu, 10 Desember 2025, akan digelar aksi solidaritas untuk membantu percepatan pembangunan Masjid Nurul Islam Werpigan. Aksi ini diharapkan menjadi simbol kuat kerukunan dari 37 paguyuban etnis serta 7 golongan keyakinan yang selama ini hidup berdampingan secara harmonis di Tanah Mbaham Matta.
Pemerintah daerah menegaskan dukungan penuhnya atas gerakan kebersamaan tersebut. Harapannya, pembangunan masjid dapat segera rampung dan menjadi ikon persatuan, toleransi, serta penghormatan antarkomunitas.
Dalam pertemuan itu, Bupati Samaun Dahlan turut didampingi Ketua Dewan Adat Mbaham Matta Apnel Hegemur, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST, MT, serta para tokoh adat dan panitia pembangunan. Kebersamaan lintas elemen ini menunjukkan bahwa keharmonisan Fakfak bukan sekedar slogan, namun nyata dalam tindakan.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak