Home / Headline / Batik Fakfak Lahir dari Tangan Muda: Lomba Desain Motif Daerah Warnai HUT ke-125

Batik Fakfak Lahir dari Tangan Muda: Lomba Desain Motif Daerah Warnai HUT ke-125

Ketua Dekranasda Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, dengan penuh perhatian saat menilai hasil karya peserta Lomba Desain Batik Khas Fakfak. (Foto: Ayu)

 

Reporter: Sri Mariati

INFOFAKFAK.com, – Sebanyak 63 putra-putri asli Fakfak menampilkan kreativitas terbaik mereka dalam Lomba Desain Batik Khas Fakfak, yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Fakfak pada 5–7 November 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-125 Kota Fakfak.

Ketua Dekranasda Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menjelaskan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menggali potensi kreatif sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

“Kami ingin para peserta tidak sekedar menggambar motif, tetapi menanamkan nilai-nilai budaya Fakfak ke dalam setiap goresan. Dari lomba inilah kita bisa melahirkan motif kebanggaan yang mewakili jati diri daerah,” ujar Ibu Nurwidayati.

Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik, turut memberikan apresiasi atas inisiatif Dekranasda. Ia berharap karya-karya terbaik dari lomba ini dapat menjadi cikal bakal industri kreatif lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

“Batik Fakfak bukan hanya kain, tetapi simbol cinta tanah air dan kreativitas anak muda Fakfak,” tutur Donatus dalam Berbagainya.

Ibu Nurwidayati juga menyampaikan bahwa pemenang lomba motif akan diusulkan menjadi motif resmi batik daerah Fakfak, yang nantinya dapat digunakan oleh ASN, pelajar, dan organisasi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan batik khas Fakfak sebagai identitas dan kebanggaan bersama.

Tak hanya dari pemerintah, dukungan juga datang dari dunia usaha. Bank Papua Cabang Fakfak ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Motif-motif yang ditampilkan dalam lomba menggabungkan unsur budaya tradisional Fakfak, seperti simbol “Satu Tungku Tiga Batu” dan keindahan alam pesisir, dengan sentuhan desain modern dan dinamis agar lebih dekat dengan selera generasi muda.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Dekranasda berharap akan lahirnya “pembatik muda Fakfak” yang mampu mengangkat batik khas Fakfak menjadi produk unggulan daerah, serta memperkenalkan identitas budaya Papua Barat ke pentas dunia.***

 

About Amrin Bro

Check Also

Sinergi Babinsa–KSOP Fakfak Perkuat Stabilitas Pesisir Karas

  Pewarta: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Upaya memperkuat stabilitas dan keamanan wilayah pesisir terus dilakukan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *