Breaking News
Home / Headline / Mahasiswa Polinef Ciptakan Aplikasi Berbasis AI, Dinas Pendidikan Fakfak Siap Beri Dukungan

Mahasiswa Polinef Ciptakan Aplikasi Berbasis AI, Dinas Pendidikan Fakfak Siap Beri Dukungan

 

Disdikpora Fakfak, Beri Dukungan dan Apresiasi untuk Mahasiswa Polinef Pencipta Aplikasi Berbasis Polinef.AI. di Fakfak.

 

Reporter: Sri Mariati

INFOFAKFAK.COM – Sebuah inovasi membanggakan kembali lahir dari generasi muda Fakfak. Paulus Hegemur, mahasiswa Politeknik Negeri Fakfak (Polinef), sukses mengembangkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang ia beri nama Polinef.AI.

Aplikasi ini mendapat perhatian luas, baik dari kalangan akademisi maupun pejabat daerah, karena dinilai mampu memberikan terobosan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Fakfak dan wilayah Papua Barat secara umum.

Kepala Bidang Pembinaan SMP, SMA, dan SMK Disdikpora Kabupaten Fakfak, Mansur Ali, menyampaikan apresiasinya atas karya Paulus. Ia mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan segera berencana mengundang Paulus untuk membahas pengembangan lebih lanjut dan potensi penerapan Polinef.AI di sekolah-sekolah Fakfak.

“Kami membaca berita tentang Paulus Hegemur yang menciptakan aplikasi AI. Ini luar biasa dan harus kita perhatikan serius. Kami berencana mengundang beliau ke kantor untuk diskusi mendalam dan melihat bagaimana kami bisa mendukung pengembangan aplikasi ini,” ujar Mansur kepada Infofakfak.com, Jumat, 4 Juli 2025.

Mansur menuturkan bahwa ia sudah mengenal sosok Paulus sejak lama. Menurutnya, mahasiswa tersebut aktif dalam kegiatan kampus, termasuk di Senat Mahasiswa Polinef.

“Paulus adalah mahasiswa yang sangat aktif dan selalu terlibat dalam berbagai kegiatan positif di kampus. Semangat dan dedikasinya layak menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya,” tambah Mansur.

Aplikasi Polinef.AI yang dikembangkan Paulus dipandang memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan pendidikan, bahkan bisa diintegrasikan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Kalau aplikasi ini bisa kita terapkan di sekolah-sekolah, itu akan menjadi sebuah lompatan besar dalam dunia pendidikan di Fakfak. Kami dari Dinas Pendidikan tentu akan memberikan dukungan penuh,” tegas Mansur.

Lebih lanjut, pihak Dinas Pendidikan berharap agar inovasi seperti ini mendapat perhatian dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, agar talenta-talenta muda seperti Paulus tidak berjalan sendiri.

“Ini anak daerah dengan potensi luar biasa. Kita tidak boleh biarkan dia berjuang sendirian. Harus kita dukung bersama-sama agar karya ini bisa berkembang dan membawa manfaat luas bagi Fakfak,” tutup Mansur.

Inovasi yang dilakukan Paulus menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Fakfak mampu bersaing dalam perkembangan teknologi global. Dukungan nyata dari pemerintah daerah dan lembaga pendidikan diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan teknologi seperti Polinef.AI untuk mendorong kemajuan pendidikan di Fakfak dan Papua Barat.***

About Amrin Bro

Check Also

Pimpin Apel Hari Kartini, Wakapolres Fakfak Tekankan Mimpi Tanpa Batas Gender

  Pewarta: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, – Wakapolres Fakfak, Kompol Henderjetha H. Yassu, S.H., memimpin apel ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *