Breaking News
Home / Headline / 3 Program Utama PLN Akan Diterapkan di Fakfak Hingga 2018

3 Program Utama PLN Akan Diterapkan di Fakfak Hingga 2018

GM PLN WP2B bersama rombongan tatap muka dengan Pemda Kabupaten Fakfak
GM PLN WP2B bersama rombongan tatap muka dengan Pemda Kabupaten Fakfak

Fakfak_ General Manager PT. PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B), Yohanis Sukrilismono, didampingi Manager PLN Cabang Sorong dan Manager PLN Rayon Fakfak beserta stafnya, Kamis sore (9/3), berkunjung ke Kantor Bupati Fakfak.

Dalam kunjungan itu, mereka diterima Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Charles Kambu, S.Sos. M.Si., yang  didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Fakfak, Joko Purnomo, serta Widi Asmorojati, yang mewakili Kepala Bappeda.

Kunjungan para petingga PLN di wilayah Papua dan Papua Barat yang dilangsungkan di ruang rapat Kantor Bupati Fakfak ini, membicarakan program pemerintah pusat, yakni Indonesia Terang dan beberapa isu penting lainnya.

“Ada tiga program utama, yang dalam waktu dekat ini akan kami laksanakan di Kabupaten Fakfak hingga 2018,” jelas Yohanis.

Dijelaskan Yohanis, salah satu dari tiga program utama itu ialah, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang kapasitasnya 20 x 10 megawatt (MW) di Kabupaten Fakfak.

“Ini kapasitasnya besar sekali, jika dibandingkan dengan beban puncak saat ini di Fakfak hanya 5 MW. Untuk itu, yang kami harapkan kapasitas yang besar ini bisa menjangkau sampai ke desa-desa,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Yohanis, PLN akan menambah pembangkit listrik di Distrik Bomberay dan Distrik Kokas, namun belum melayani pelanggan hingga 24 jam seperti di Kota Fakfak.

“Terima kasih, karena masyarakat Bomberay menghibahkan tanah mereka, untuk pembangunan pembangkit listrik. Dengan pembangkit ini, bila semula listrik hanya menyala 6 jam, akan bertambah menjadi 18 jam melayani masyarakat,” lanjut Yohanis.

Lebih lanjut Yohanis menjelaskan, untuk Distrik Kokas, pembangunan pembangkit listrik terkendala pada lahan, sehingga dia mengharapkan Pemerintah Daerah dapat mengatasi hal tersebut, agar pembangkit lsitrik bisa dibangun di daerah itu.

“Kami berharap, Distrik Kokas akan terang 24 jam sama seperti di Kota Fakfak, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar,” harap Yahonis.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Charles Kambu, S.Sos. M.Si., menjelaskan bahwa, program PLN sevisi dengan visi dan misi Bupati Fakfak, yakni Gerakan Membangun Kampung Bercahaya atau Gerbang Kaca.

“Terkait dengan persoalan pembebasan lahan untuk pembangkit listrik di Distrik Kokas, saya akan sampaikan kepada Pak Bupati,” ujar Charles Kambu.

GM PLN WP2B berharap adanya dukungan pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Fakfak, agar program pemerintah pusat yang baik tersebut, bisa dilaksanakan dengan baik. (*)

 

Reporter : Salter

Editor : Wahyu

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

First Synchron PLTMG MPP 50 MW

Jayapura_ PLN Wilayah Papua mengoperasikan Pembangkit Listrik Mesin Gas (PTLMG) yang dibangun pada 2017 sebesar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *