
Fakfak_ Tak lama lagi, Provinsi Papua Barat bakal memiliki Komando Daerah Militer atau Kodam sendiri. Selama ini, untuk Papua dan Papua Barat masih menjadi satu dalam naungan Kodam XVII Cendrawasih. Jika disetujui, maka nama Kodamnya adalah Kodam XVIII Kasuari. Demikian dijelaskan Pangdam XVII Cendrawasih, Mayjen TNI H. Siburian, Senin (15/8) siang kemarin, di Makodim 1706 Fakfak.
“Gubernur Papua Barat mengusulkan namanya Kodam XVIII Kasuari. Jadi tinggal menunggu Perpresnya saja. Jika disetujui, maka nama Kodamnya itu. Tahun ini penambahan Kodam di Papua Barat harus sudah tuntas,” jelas Pangdam.
Lebih lanjut Pangdam menjelaskan, pemekaran Kodam merupakan upaya untuk mendekatkan TNI kepada pelayanan rakyat yang lebih baik.
“Tujuannya tentu untuk semakin baik dalam melayani masyarakat. Untuk Makonya sudah selesai. Personilnya sudah ada. Mungkin ada tambahan dari daerah lain, kita lihat sesuai kebutuhannya. Untuk itu, upacara HUT Republik Indonesia pada 17 Agustus nanti, saya akan upacara di Manokwari,” ujar Pangdam.
Pangdam mengapresiasi peran serta TNI dalam mewujudkan daerah yang damai, utamanya Fakfak. Pangdam menilai, pelayanan TNI sudah baik. Menurut Pangdam, daerah yang damai, maka laju pembangunannya akan lancar.
Dalam kunjungannya ke Fakfak kali ini, Pangdam dijadwalkan melihat wisata kelautan berupa ikan duyung atau dugong di Kampung Kiat. Sebelumnya, bertempat di aula Makodim 1706 Fakfak, Pangdam memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Kodim 1706 Fakfak. Rencananya, Selasa (16/8) Pangdam beserta rombongan akan melanjutkan kunjungannya ke Sorong dan berikutnya menuju Manokwari mengikuti upacara HUT Republik Indonesia. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak