Home / Headline / Cegah Illegal Fishing Dengan 1 Kapal, Masih Jauh Dari Harapan

Cegah Illegal Fishing Dengan 1 Kapal, Masih Jauh Dari Harapan

Beberapa kapal hasil tangkapan TNI AL diduga lakukan illegal fishing beberapa waktu lalu
Beberapa kapal hasil tangkapan TNI AL diduga lakukan illegal fishing beberapa waktu lalu

Fakfak_ Kemampuan cegah tangkal terhadap upaya pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Fakfak, dirasa belum mencapai kekuatan yang diharapkan. Polairud, sebagai salah satu kekuatan keamanan wilayah, saat ini hanya didukung 1 kapal patroli tua.

“Ada dua kapal, tapi yang satu rusak berat. Dan kapal satunya, mesinnya sudah tua,” ujar Iptu. M Tanasale, Kepala Polairud Res Fakfak.

Dijelaskan Tanasale, bahwa wilayah perairan di Fakfak, sebenarnya cukup rentan terhadap pencurian ikan.

“Daerah Karas di sekitar Kiti Kiti, Pulau Pisang dan daerah Teluk Arguni, sering menjadi sasaran pencuri ikan. Namun kebanyakan, pelaku illegal fishing masih sebatas dilakukan oleh orang Indonesia sendiri. Biasanya masalah administrasi yang tidak sesuai,” tandas Tanasale.

Tanasale juga menjelaskan, terhadap pelanggaran administratif, biasanya pihaknya melakukan pembinaan.

Sejatinya, Polairud membutuhkan kapal patroli baru. “Pemda pernah menjanjikan akan membantu pengadaan kapal patroli. Bahkan DPRD pernah menyinggung masalah tersebut. Namun hingga kini, belum ada kabar lanjutannya,” kata kepala yang memimpin 17 anggota ini.

Dengan kemampuan minim itu, bantuan kekuatan dari TNI Angakatan Laut Pos Fakfak, sangat diharapkan. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *