
Fakfak_ Keluhan Menejer PT. Pelindo IV Cabang Fakfak, soal adanya pungli di Pelabuhan Fakfak, dibenarkan oleh Direktur Eksekutif Kadin Kabupaten Fakfak, Aslan Buchori. Menurut Aslan, yang juga Ketua Aspeknas (Asosiasi Pelaksana Konstruksi Nasinoal ) Kabupaten Fakfak ini, masalah pungli sangat mempengaruhi harga barang-barang di Fakfak.
“Beberapa waktu lalu, pihak Pelindo mengeluhkan adanya wartawan yang menyayangkan adanya pungli di Pelabuhan Fakfak. Saya katakan, bahwa pungli di Pelabuhan Fakfak memang ada dan terjadi. Sebab, anggota Kadin yang merupakan pengusaha dan pedagang, bercerita kepada kami. Akibat pungli ini, harga barang di Fakfak jadi mahal, lebih mahal dari daerah lain,” terang Aslan, yang juga Sekretaris Perbakin Fakfak ini.
Menurut Aslan, setelah Pelindo menaikkan tarif operasional pelabuhan pada 2013 lalu, ternyata pungli juga naik. Akibatnya, pedagang juga menaikkan harga barang.
“Pada 2013 lalu, Pelindo sudah menaikkan tarifnya, seperti biaya sandar kapal, sewa lahan kontainer, serta sewa forklift. Belum lagi biaya bongkar muat barang dan biaya lainnya. Menurut teman teman pengusaha, kenaikan resmi dari Pelindo ini, ternyata dimainkan lagi di bawah, sehingga biaya lebih tinggi lagi. Maka, harga barang di Fakfak terpaksa naik juga untuk menutupi berbagai biaya tersebut,” tambah Aslan.
Untuk itu, Kadin tetap meninginkan agar biaya operasional pelabuhan, pasca kenaikan harga BBM ini, tidak dinaikkan dulu. Hal ini untuk menjaga harga barang agar tidak lebih tinggi lagi, sambil mencari solusi. (wah)
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak