Home / Fakfak News / Ekonomi / Belum Ada Kata Terlambat Selamatkan Pala Tomandin, Pemkab Fakfak Data Kebun Terdampak Kekeringan

Belum Ada Kata Terlambat Selamatkan Pala Tomandin, Pemkab Fakfak Data Kebun Terdampak Kekeringan

 

Reporter: Amryn Landupa

INFOFAKFAK.COM, – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan mulai bergerak menginventarisasi seluruh tanaman pala Tomandin yang terdampak kekeringan ekstrim akibat fenomena El Nino.

​Pendataan ini menjadi pijakan dasar Pemkab Fakfak dalam merancang Program Rehabilitasi Tanaman Pala Tahun 2027, agar bantuan dan intervensi yang disalurkan nantinya benar-benar presisi sesuai kebutuhan petani di lapangan.

​Masyarakat, khususnya para petani pekebun pala yang tanaman atau lahan miliknya mengalami kerusakan, diimbau untuk segera melapor dan tidak menunda pendaftaran.

​Untuk memperlancar proses pendataan, petani diminta menyiapkan dokumen dan informasi dasar, seperti salinan KTP, foto lokasi kebun terdampak lengkap dengan titik koordinat, serta perkiraan jumlah pohon pala yang rusak atau mati.

​Pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui petugas lapangan, atau disalurkan melalui Kepala Kampung dan Ketua Kelompok Tani Pala di wilayah masing-masing.

​Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menekankan pentingnya keterbukaan dan kepastian data dari tingkat bawah agar penanganannya tidak salah sasaran.

​”Tidak ada kata terlambat untuk menyelamatkan Pala Tomandin Fakfak. Yang paling krusial saat ini adalah kita memiliki data yang benar, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan agar program rehabilitasi nanti tepat sasaran,” tegas Widhi.

​Ia mengingatkan petani agar tidak membiarkan tanaman yang rusak tanpa penanganan dan laporan resmi ke pemerintah.

​”Jangan tunggu sampai tanaman terlanjur mati total. Segera laporkan kondisi kebun lewat petugas, Kepala Kampung, atau Ketua Kelompok Tani. Kita tidak ingin petani berjalan sendiri menghadapi dampak kemarau ini,” lanjutnya.

​Dalam skema ini, para Kepala Kampung dan Ketua Kelompok Tani ditempatkan sebagai simpul utama untuk mengorganisasikan, memverifikasi, serta menghimpun seluruh data pekebun di wilayahnya sebelum diteruskan ke Dinas Perkebunan.

​Di sisi lain, menyikapi paparan cuaca panas yang masih berlangsung, Dinas Perkebunan memperingatkan warga untuk menghentikan pola pembersihan lahan dengan cara membakar.

​”Jangan membakar kebun. Menggunakan api di tengah musim kemarau sama saja kecelakaan masa depan Pala Tomandin. Mari jaga kebun kita, lengkapi datanya, dan pastikan komoditas kebanggaan Fakfak ini tetap lestari,” imbau Widhi menutup keterangannya.***

About Amrin Landupa

Check Also

Atasi Kekeringan, Bupati Samaun Dahlan Kerahkan Tangki OPD Sisir Distrik Pariwari

    Reporter: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Bupati Fakfak Samaun Dahlan menerjunkan belasan armada tangki ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *