
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFAK.COM,- Dalam sambutan apel gabungan, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan nasib 500 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang belum menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan resmi. Ia menyampaikan bahwa langkah-langkah strategis terus dilakukan untuk menyelesaikan persoalan yang menyangkut kesejahteraan para tenaga honorer tersebut.
“Beberapa hari lalu saya bersama Asisten I bertemu langsung dengan Ibu Menteri PAN-RB dan pihak terkait lainnya di Jakarta. Saya tegaskan, saya tidak minta tes, saya tidak minta proses panjang. Saya hanya minta persetujuan pengangkatan SK bagi 500 tenaga P3K,” ujar Bupati. Senin, 4 Agustus 2025.
Bupati juga menyinggung soal keterbatasan anggaran yang menjadi hambatan utama, sebagaimana disampaikan pihak Kementerian Keuangan yang menyebut bahwa tidak ada tambahan anggaran untuk pembayaran gaji tenaga P3K di seluruh Indonesia. Meski begitu, Bupati Samaun menegaskan akan tetap mengambil sikap berani demi menyelamatkan hak-hak 500 tenaga P3K.
“Saya tidak peduli jika harus menerima semua kritikan. Tugas saya sebagai pembina kepegawaian adalah memastikan mereka terselamatkan. Ini bentuk tanggung jawab moral saya,” tegasnya di hadapan para ASN dan peserta apel.
“Kalau kita seleksi ulang 100 kali pun, saya yakin mereka belum tentu lulus. Tapi mereka punya semangat dan pengalaman panjang, bahkan sebelum kita jadi pejabat hari ini,” katanya.
Mengenang masa lalu, Bupati menceritakan pengalamannya saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas PU pada tahun 2015. Kala itu, ia mengundang puluhan tenaga kebersihan dan memberikan dukungan agar mereka bisa diberangkatkan dan diangkat secara resmi. Hal ini menjadi pijakan moral baginya untuk terus memperjuangkan yang 500 orang saat ini.
“Waktu itu saya bantu 70–80 orang, dan hari ini mereka sudah bekerja dengan baik. Sekarang saya jadi Bupati, dan saya pastikan yang 500 ini pun akan saya perjuangkan sampai tuntas,” pungkasnya.
Di akhir sambutan, Bupati juga menyentil kejadian pemalangan yang dilakukan oleh sejumlah tenaga P3K di kantor pemerintahan akibat belum diterbitkannya SK mereka. Ia memahami tekanan yang dihadapi para tenaga honorer, namun berharap agar semua pihak tetap tenang dan percaya bahwa pemerintah daerah terus bekerja keras menyelesaikan hal ini secara bertahap dan bertanggung jawab.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak