
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Pokja Perempuan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) turun langsung ke Kampung Ubadari, Distrik Kayauni, Kabupaten Fakfak. Langkah ini dilakukan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) melalui optimalisasi potensi wisata Kali Ubadari.
Dalam kunjungan lapangan pada Kamis, 1 Oktober 2026, Pokja Perempuan MRPB tidak hanya menyiarkan program internal, tetapi juga menyinergikan langkah-langkah bersama sejumlah instansi teknis Pemkab Fakfak. Sebelum ke lapangan, koordinasi telah digalang bersama Kesbangpol, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), hingga Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Fakfak.
Anggota Pokja Perempuan MRPB, Fransina Versila Hindom menegaskan, langkah ini merupakan bentuk pengawalan terhadap program pembangunan provinsi maupun daerah, yakni Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas, serta visi Fakfak Membara di tingkat akar rumput.
”Kami turun monitoring bukan hanya membahas program Pokja, tapi juga menyambungkan koordinasi dengan Kesbangpol, DP3A, dan Dinas Koperasi UMKM. Ini penting supaya visi besar gubernur dan program daerah Fakfak Membara benar-benar menyentuh masyarakat kampung,” ujar Fransina.
Puncak kegiatan monitoring dilanjutkan dengan bertatap muka langsung di objek wisata Kali Ubadari. Di lokasi tersebut, Pokja Perempuan MRPB duduk bersama Pemerintah Kampung Ubadari, pihak Distrik Kayauni, serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Fakfak untuk menyerap aspirasi warga.
Fransina menekankan, peninjauan ke Kali Ubadari menjadi perhatian khusus karena seluruh penduduk di Kampung Ubadari merupakan 100 persen Orang Asli Papua. Oleh karena itu, hasil pengelolaan sektor pariwisata ini wajib memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
”Kami harus datang dan mendengar langsung dari masyarakat. Di Kampung Ubadari ini warganya 100 persen OAP. Makanya keberadaan Kepala Dinas Pariwisata di lokasi ini kita manfaatkan betul untuk membangun sinergi. Destinasi wisata ini harus dikembangkan, dan hasilnya wajib kembali untuk kesejahteraan warga lokal,” tegas Fransina.
Pokja Perempuan MRPB menyatakan komitmennya untuk terus mengawal dan mendampingi pemerintah kampung serta dinas teknis, agar pengelolaan potensi wisata di Distrik Kayauni dapat berkembang pesat tanpa mengabaikan kearifan lokal masyarakat adat.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak