
Reporter: Amryn Landupa
INFOFAKFAK.COM, – Dampak kemarau panjang yang melanda Kabupaten Fakfak kini makin meluas. Tidak hanya membuat petani pala menjerit akibat tanaman rusak, kekeringan juga memicu krisis air bersih di kawasan pemukiman warga kota.
Merespons kondisi darurat tersebut, Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Fakfak menyiagakan armada tangki air dan turun langsung membagikan pasokan air bersih ke pemukiman warga.
Penyaluran air besih ini dilakukan bertahap selama dua hari. Hari pertama, Selasa 6 Oktober 2026 bantuan difokuskan bagi warga di sekitar SD Inpres Dulanpokpok, Kelurahan Dulanpokpok, Distrik Pariwari.
Aksi berlanjut pada hari kedua, Rabu 7 Oktober 2026. Petugas menggeser armada air bersih ke wilayah Distrik Fakfak untuk melayani kawasan padat penduduk di sekitar Terminal Thumburuni Atas, tepatnya di Kompleks Kampung Bugis.
Kedatangan mobil tangki air Disbun disambut antusias warga yang sudah lama kesulitan air. Sejak pagi, warga tampak mengantre rapi sambil membawa jeriken, galon, hingga ember untuk menampung air bersih.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T., menegaskan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan bentuk aksi sosial spontan pemerintah di tengah kondisi kekeringan.
”Meskipun tugas utama kami di Dinas Perkebunan berkaitan dengan tanaman dan kesejahteraan petani pala, tapi saat warga di sekitar kita krisis air bersih, kita tidak bisa tinggal diam. Ini tanggung jawab moral kita untuk saling bantu,” tegas Widhi kepada Infofakfak.com.
Widhi menambahkan, pendistribusian air difokuskan ke titik-titik pemukiman yang paling parah terdampak agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan merata.
Pihaknya berharap penyaluran air bersih ini dapat meredakan krisis air di rumah tangga warga sekaligus menjaga kebersamaan masyarakat Fakfak dalam menghadapi badai kemarau dan dampak fenomena El Nino saat ini.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak