
Reporter: Sri Mariati
INFOFAKFA.com — Rapat Kerja Pendidikan (Rakerdik) Kabupaten Fakfak Tahun 2025 yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Desember 2025, resmi ditutup oleh Wakil Bupati Fakfak. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Daerah dalam merumuskan arah kebijakan pendidikan demi mewujudkan pendidikan gratis, sumber daya manusia unggul, serta generasi cerdas menuju Fakfak Membara.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Muhammad Tahir Patiran, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa Rakerdik 2025 merupakan amanah langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Fakfak. Forum ini tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga wadah perumusan kebijakan pendidikan daerah ke depan.
“Alhamdulillah, selama dua hari Rakerdik dapat terlaksana sesuai arahan pimpinan daerah dan hari ini resmi ditutup oleh Wakil Bupati. Kami berharap seluruh masukan serta kritik konstruktif dari para guru dan pemangku kepentingan pendidikan dapat menjadi bahan penting dalam perbaikan penyelenggaraan pendidikan di Fakfak,” ujarnya.
Ia menegaskan, terdapat dua isu utama yang menjadi fokus Rakerdik 2025, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia guru serta pemenuhan dan pemerataan infrastruktur pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.
Rekomendasi yang dihasilkan melalui pembahasan lima komisi selama Rakerdik, lanjutnya, akan dijadikan rujukan utama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dalam menyusun serta melaksanakan program kerja pendidikan untuk periode 2026–2029.
“Hasil Rakerdik ini akan menjadi kompas atau arah kebijakan kami sebagai dinas teknis yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Fakfak,” jelasnya.
Menurutnya, Rakerdik 2025 memiliki nilai strategis karena forum serupa terakhir kali dilaksanakan beberapa tahun lalu. Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa Rakerdik tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai ruang refleksi dan pemacu perubahan dalam pembangunan pendidikan daerah.
“Rakerdik ini menjadi cambuk bagi kami. Selama forum berlangsung, Dinas Pendidikan menerima banyak kritik dan masukan konstruktif yang sangat penting untuk pembenahan pendidikan Fakfak ke depan,” katanya.
Ia juga mengusulkan agar Rakerdik Pendidikan dapat dilaksanakan secara berkala, idealnya setiap tiga tahun sekali, sehingga rekomendasi yang dihasilkan dapat dievaluasi secara berkelanjutan dan terukur.
“Tidak semua usulan harus dilaksanakan dalam satu tahun. Program dapat dijalankan secara bertahap dan dievaluasi pada periode berikutnya agar hasilnya benar-benar tuntas dan berdampak,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Muhammad Tahir Patiran berharap seluruh hasil dan rekomendasi Rakerdik 2025 dapat diimplementasikan secara konsisten dengan dukungan penuh Pemerintah Daerah dan DPRK Fakfak, demi terwujudnya sistem pendidikan yang lebih berkualitas, merata, dan berkeadilan di Kabupaten Fakfak.***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak