Home / Headline / Calon Ibu Tiri Diduga Aniaya Balita

Calon Ibu Tiri Diduga Aniaya Balita

Riri, saat pertama kali diselamatkan keluarga
Riri, saat pertama kali diselamatkan keluarga

Fakfak_ Hanifah Rifda Azizah Bauw, balita berusia 2 tahun 9 bulan ini, menjadi korban kekerasan terhadap anak, yang diduga dilakukan oleh Yt, calon ibu tirinya. Wajah Riri, panggilan balita itu, bengkak dengan kedua mata membiru. Tak hanya itu, di sekujur tubuh mungkilnya, nampak bekas luka dan lebam.

 

Sementara itu, entah apa yang dilakukan oleh Ismk, bapak kandung Riri yang bekerja sebagai guru olahraga honorer di SD Yapis Fakfak ini, hingga ‘kabarnya’ tidak mengetahui penyebab bengkaknya mata anak pertamanya tersebut. Menurut pengakuan Ismk, Riri terjatuh sehingga matanya lebam dan bengkak.

 

Penderitaan Riri akhirnya berakhir, ketika tante dari pihak almarhumah mamanya, bertandang ke rumah Ismk yang berada di belakang GOR Krapangit Gewap. Kedatangan Farah bersama beberapa saudaranya ini, menyudahi drama yang dimainkan pasangan yang bisa dikatakan kumpul kebo tersebut.

 

“Saya kaget, ketika mendapati Riri seperti itu. Matanya bengkak membiru. Dia tidak bisa berbicara, mungkin takut bapaknya,” ujar Farah.

 

Uniknya, kedatangan Farah untuk melihat kondisi Riri, adalah atas permintaan kakak kandung perempuan Ismk di Wonogiri, Jawa Tengah. Kepada Farah, Mulyanti kakak Ismk, meminta agar keluarga almarhumah mamanya Riri melihat kondisi Riri. Sebab, Mulyanti mendapat informasi bahwa, wajah dan badan Riri gosong-gosong. Dan ternyata, informasi ini benar.

 

Tidak terima dengan kondisi Riri, keluarga melaporkan kejadian ini ke polisi. Polisi akhirnya datang dan mengamankan pasangan yang sama-sama memiliki 2 anak kecil tersebut.

 

Kemarin siang, Kamis (27/11), polisi terpaksa mengamankan Ismk dan Yt di sel Polres Fakfak, lantaran keluarga besar mamanya Riri mencari mereka berdua. Ismk bahkan nyaris dihakimi keluarga Riri yang menunggu kedatangannya di Mapolres. Sementara itu, Yt masuk sel bersebelahan dengan sel moko dari belakang Mapolres.

 

Kapolres Fakfak, AKBP. H. Drs. Muhammad Yusuf Th, SH. MH. menjadi trenyuh saat melihat kondisi Riri, balita yang akan genap berusia 3 tahun pada 2 Pebruari mendatang itu. Bahkan Kapolres membawa Riri ke RSUD Fakfak dengan mobil dinasnya.

 

“Kita masih perlu alat bukti lagi untuk mengungkap kasus kekerasan terhadap anak ini. Dalam beberapa hari kami akan sampaikan kepada wartawan,” ujar Kapolres.

 

Menurut penuturan keluarga, luka dan lebam membiru pada tubuh Riri, bukan hanya terjadi kali ini. Bahkan setiap Riri diantar ke rumah tantenya, bisa dipastikan selalu ada luka baru. Biasanya, jika Riri mengalami luka baru, Riri lama tidak diantar mengunjungi tantenya, hingga lukanya sembuh. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Kondisi Riri, Balita Korban Kekerasan Anak Mulai Membaik, Namun Masih Trauma

Fakfak_ Kondisi Hanifah Rifda Azizah Bauw, balita berusia 2 tahun 9 bulan korban kekerasan anak ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *