<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lingkungan &#8211; Infofakfak.com</title>
	<atom:link href="https://infofakfak.com/tag/lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infofakfak.com</link>
	<description>Informasi Seputar Kota Fakfak</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2026 12:14:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.14</generator>
	<item>
		<title>AMDAL Jadi Landasan Investasi Berkelanjutan, Konsultan Apresiasi Komitmen Pemkab Fakfak Lindungi Lingkungan dan Masyarakat Adat</title>
		<link>https://infofakfak.com/2026/07/amdal-jadi-landasan-investasi-berkelanjutan-konsultan-apresiasi-komitmen-pemkab-fakfak-lindungi-lingkungan-dan-masyarakat-adat/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2026/07/amdal-jadi-landasan-investasi-berkelanjutan-konsultan-apresiasi-komitmen-pemkab-fakfak-lindungi-lingkungan-dan-masyarakat-adat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Landupa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 12:14:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Fakfak News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[AMDAL]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Adat]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Tungku Tiga Batu]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[Tombor Magh]]></category>
		<category><![CDATA[toran beach]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=17547</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; &#160; Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, &#8211; Penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk rencana investasi perkebunan di Kabupaten Fakfak mendapat apresiasi dari Direktur Utama Konsultan CV Wahana Waraka Resource, Ir. Dasa Iskandar Ogo. Menurutnya, komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mengawal investasi yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta menghormati hak-hak masyarakat adat menjadi bukti ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/07/amdal-jadi-landasan-investasi-berkelanjutan-konsultan-apresiasi-komitmen-pemkab-fakfak-lindungi-lingkungan-dan-masyarakat-adat/">AMDAL Jadi Landasan Investasi Berkelanjutan, Konsultan Apresiasi Komitmen Pemkab Fakfak Lindungi Lingkungan dan Masyarakat Adat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_17549" aria-describedby="caption-attachment-17549" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260709-WA0119.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-17549 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260709-WA0119-300x135.jpg" alt="" width="300" height="135" /></a><figcaption id="caption-attachment-17549" class="wp-caption-text">Ir. Dasa Iskandar Ogo menilai AMDAL menjadi kunci investasi berkelanjutan yang tetap menjaga lingkungan dan menghormati hak-hak masyarakat adat di Kabupaten Fakfak. Kamis, 9 Juli 2026.</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Reporter: Sri Mariati</p>
<p>INFOFAKFAK.COM, &#8211; Penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk rencana investasi perkebunan di Kabupaten Fakfak mendapat apresiasi dari Direktur Utama Konsultan CV Wahana Waraka Resource, Ir. Dasa Iskandar Ogo.</p>
<p>Menurutnya, komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mengawal investasi yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta menghormati hak-hak masyarakat adat menjadi bukti keseriusan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Ir. Dasa usai mengikuti konsultasi publik penyusunan dokumen AMDAL di Kabupaten Fakfak, Kamis 9 Juli 2026.</p>
<p>Ia menegaskan, AMDAL bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap kegiatan investasi berjalan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita menghasilkan sebuah dokumen lingkungan yang nantinya menjadi panduan bagi investor agar memperhatikan seluruh aspek lingkungan, baik lingkungan ekologis maupun lingkungan sosial ekonomi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebagai konsultan yang telah menangani penyusunan AMDAL di berbagai daerah di Indonesia, Ir. Dasa mengaku melihat adanya dukungan kuat dari Pemerintah Kabupaten Fakfak selama proses penyusunan dokumen lingkungan tersebut.</p>
<p>Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan iklim investasi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan perlindungan lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Ia juga menilai semangat pembangunan yang diusung Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui slogan &#8220;Membara&#8221; (Membangun Bersama Rakyat) telah tercermin dalam proses penyelenggaraan pembangunan.</p>
<p>&#8220;Fakfak bukan hanya ramah investasi, tetapi juga ramah lingkungan. Itu yang saya lihat secara langsung. Komitmen pemerintah daerah terhadap perlindungan lingkungan sangat luar biasa,&#8221; katanya.</p>
<p>Ir. Dasa menjelaskan, dokumen AMDAL telah mengakomodasi berbagai aspek strategis, mulai dari perlindungan ekosistem, pelestarian sosial budaya masyarakat adat, pengelolaan dampak lingkungan, hingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan investasi.</p>
<p>Dengan demikian, aktivitas investasi diharapkan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.</p>
<p>Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif mengawal setiap tahapan investasi. Menurutnya, masukan yang disampaikan dalam konsultasi publik menjadi bagian penting dalam penyempurnaan dokumen AMDAL.</p>
<p>&#8220;Dokumen lingkungan ini nantinya menjadi pegangan bersama. Masyarakat dapat mengawasi pelaksanaannya sehingga seluruh komitmen lingkungan benar-benar dijalankan,&#8221; jelasnya.</p>
<p><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260709-WA0118.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-17550" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260709-WA0118-300x135.jpg" alt="" width="300" height="135" /></a></p>
<p>Selain masyarakat, Ir. Dasa berharap media massa dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal implementasi investasi berkelanjutan di Kabupaten Fakfak.</p>
<p>Menurutnya, peran media tidak hanya sebatas memberitakan proses penyusunan AMDAL, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pelaksanaan seluruh komitmen yang telah disepakati dalam dokumen lingkungan.</p>
<p>&#8220;Media memiliki peran penting untuk memastikan seluruh komitmen dalam dokumen lingkungan benar-benar dilaksanakan. Dokumen ini terbuka untuk diawasi bersama demi kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Di akhir keterangannya, Ir. Dasa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilainya memberikan dukungan terhadap investasi yang bertanggung jawab.</p>
<p>Ia berharap pola kolaborasi yang diterapkan di Kabupaten Fakfak dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian hutan, lingkungan hidup, nilai-nilai budaya, serta hak-hak masyarakat adat sebagai bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.***</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/07/amdal-jadi-landasan-investasi-berkelanjutan-konsultan-apresiasi-komitmen-pemkab-fakfak-lindungi-lingkungan-dan-masyarakat-adat/">AMDAL Jadi Landasan Investasi Berkelanjutan, Konsultan Apresiasi Komitmen Pemkab Fakfak Lindungi Lingkungan dan Masyarakat Adat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2026/07/amdal-jadi-landasan-investasi-berkelanjutan-konsultan-apresiasi-komitmen-pemkab-fakfak-lindungi-lingkungan-dan-masyarakat-adat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Uji Kelayakan Mega Sawit Fakfak Dimulai, 15.960 Hektare Proyek PT STM di Persimpangan Ekonomi dan Lingkungan</title>
		<link>https://infofakfak.com/2026/04/uji-kelayakan-mega-sawit-fakfak-dimulai-15-960-hektare-proyek-pt-stm-di-persimpangan-ekonomi-dan-lingkungan/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2026/04/uji-kelayakan-mega-sawit-fakfak-dimulai-15-960-hektare-proyek-pt-stm-di-persimpangan-ekonomi-dan-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Landupa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 07:41:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[AMDAL]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Adat]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Tungku Tiga Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[Tombor Magh]]></category>
		<category><![CDATA[toran beach]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=15497</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, &#8211; Rencana investasi perkebunan kelapa sawit berskala besar di Kabupaten Fakfak memasuki tahap krusial. Pemerintah daerah melalui tim teknis resmi menggelar rapat pemeriksaan dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL) untuk proyek PT STM Agro Energi yang mencakup area sekitar 15.960 hektare. Tahapan ini menjadi pintu awal dalam menentukan kelayakan ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/04/uji-kelayakan-mega-sawit-fakfak-dimulai-15-960-hektare-proyek-pt-stm-di-persimpangan-ekonomi-dan-lingkungan/">Uji Kelayakan Mega Sawit Fakfak Dimulai, 15.960 Hektare Proyek PT STM di Persimpangan Ekonomi dan Lingkungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_15499" aria-describedby="caption-attachment-15499" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260424-WA0049.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-15499 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260424-WA0049-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><figcaption id="caption-attachment-15499" class="wp-caption-text">Rapat teknis pemeriksaan dokumen KA-ANDAL proyek perkebunan sawit PT STM Agro Energi di Fakfak sebagai tahap awal penilaian kelayakan lingkungan. Jumat, 24 April 2026.</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Reporter: Sri Mariati</p>
<p>INFOFAKFAK.COM, &#8211; Rencana investasi perkebunan kelapa sawit berskala besar di Kabupaten Fakfak memasuki tahap krusial. Pemerintah daerah melalui tim teknis resmi menggelar rapat pemeriksaan dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan (KA-ANDAL) untuk proyek PT STM Agro Energi yang mencakup area sekitar 15.960 hektare.</p>
<p>Tahapan ini menjadi pintu awal dalam menentukan kelayakan lingkungan proyek sebelum berlanjut ke penyusunan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) sebagai bagian dari proses AMDAL.</p>
<p>Pemeriksaan KA-ANDAL dinilai sebagai fondasi penting dalam mengidentifikasi ruang lingkup kajian dampak. Dalam forum tersebut, tim teknis mengevaluasi potensi dampak ekologis, sosial, dan ekonomi yang mungkin timbul dari aktivitas perkebunan sawit skala besar.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan bahwa proses ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan mekanisme utama untuk memastikan setiap rencana investasi berjalan sesuai regulasi dan prinsip pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>Di sisi lain, proyek yang berlokasi di Distrik Tomage dan Bomberay ini diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru di Fakfak. Investasi tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi masyarakat lokal.</p>
<p>Pemerintah juga mendorong agar pengembangan sektor sawit tidak berhenti pada produksi bahan mentah, melainkan diarahkan pada hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah komoditas di tingkat daerah.</p>
<p>Diketahui, PT STM Agro Energi telah memulai penjajakan investasi sejak 2025. Setelah melalui sejumlah tahapan awal, proyek kini memasuki fase penilaian dokumen lingkungan yang menjadi syarat wajib sebelum kegiatan operasional dimulai.</p>
<p>Namun demikian, rencana ini juga memunculkan kekhawatiran dari masyarakat adat dan pegiat lingkungan. Mereka menyoroti pentingnya pelibatan pemilik hak ulayat dalam setiap proses pengambilan keputusan, serta mengingatkan potensi risiko ekologis akibat pembukaan lahan dalam skala besar.</p>
<p>Isu daya dukung lingkungan di kawasan Bomberay menjadi salah satu perhatian utama. Potensi degradasi hutan, gangguan tata air, hingga risiko bencana ekologis dinilai perlu diantisipasi melalui perencanaan yang matang dan berbasis kajian ilmiah.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk mengedepankan transparansi, keterbukaan informasi, serta partisipasi publik dalam seluruh tahapan AMDAL. Sejumlah aspek penting yang menjadi perhatian meliputi kepastian status lahan, perlindungan hak masyarakat adat, kesiapan infrastruktur, hingga komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial.</p>
<p>Rapat teknis KA-ANDAL ini menjadi momentum strategis yang akan menentukan arah pembangunan Fakfak ke depan. Di satu sisi, investasi besar menawarkan peluang percepatan ekonomi. Di sisi lain, perlindungan lingkungan dan keberlanjutan sosial tetap menjadi faktor utama yang tidak dapat diabaikan.</p>
<p>Keberhasilan proyek ini pada akhirnya akan sangat bergantung pada kualitas kajian AMDAL, integritas proses pengambilan keputusan, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pihak investor.***</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/04/uji-kelayakan-mega-sawit-fakfak-dimulai-15-960-hektare-proyek-pt-stm-di-persimpangan-ekonomi-dan-lingkungan/">Uji Kelayakan Mega Sawit Fakfak Dimulai, 15.960 Hektare Proyek PT STM di Persimpangan Ekonomi dan Lingkungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2026/04/uji-kelayakan-mega-sawit-fakfak-dimulai-15-960-hektare-proyek-pt-stm-di-persimpangan-ekonomi-dan-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
