<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Budaya Fakfak &#8211; Infofakfak.com</title>
	<atom:link href="https://infofakfak.com/tag/budaya-fakfak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infofakfak.com</link>
	<description>Informasi Seputar Kota Fakfak</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 May 2026 07:34:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>
	<item>
		<title>Ditulis Dua Tahun, Buku ‘Mozaik Budaya Fakfak’ Karya Kapten Cpm Prasetyo Dapat Apresiasi Bupati Fakfak</title>
		<link>https://infofakfak.com/2026/05/ditulis-dua-tahun-buku-mozaik-budaya-fakfak-karya-kapten-cpm-prasetyo-dapat-apresiasi-bupati-fakfak/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2026/05/ditulis-dua-tahun-buku-mozaik-budaya-fakfak-karya-kapten-cpm-prasetyo-dapat-apresiasi-bupati-fakfak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Bro]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 07:34:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[bupati fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Kapten Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Mozaik Budaya Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Samaun dahlan]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Tungku Tiga Batu]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[Tombor Magh]]></category>
		<category><![CDATA[toran beach]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=16087</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Reporter: Amryn Landupa INFOFAKFAK.COM, – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, memberikan apresiasi tinggi kepada Komandan Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak, Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan, atas kontribusinya dalam dunia literasi melalui peluncuran buku berjudul “Mozaik Budaya Fakfak”. Peluncuran buku tersebut digelar di Rumah Jabatan Bupati Fakfak, Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/05/ditulis-dua-tahun-buku-mozaik-budaya-fakfak-karya-kapten-cpm-prasetyo-dapat-apresiasi-bupati-fakfak/">Ditulis Dua Tahun, Buku ‘Mozaik Budaya Fakfak’ Karya Kapten Cpm Prasetyo Dapat Apresiasi Bupati Fakfak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_16091" aria-describedby="caption-attachment-16091" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260519_162853-scaled.jpg"><img decoding="async" class="wp-image-16091 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260519_162853-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><figcaption id="caption-attachment-16091" class="wp-caption-text">Bupati Samaun Dahlan, memberikan apresiasi kepada Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan atas peluncuran buku &#8220;Mozaik Budaya Fakfak&#8221; yang ditulis selama dua tahun sebagai bentuk pelestarian budaya dan literasi Papua. Selasa, 19 Mei 2026.</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Reporter: Amryn Landupa</p>
<p>INFOFAKFAK.COM, – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, memberikan apresiasi tinggi kepada Komandan Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak, Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan, atas kontribusinya dalam dunia literasi melalui peluncuran buku berjudul “Mozaik Budaya Fakfak”.</p>
<p>Peluncuran buku tersebut digelar di Rumah Jabatan Bupati Fakfak, Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Fakfak sebagai bentuk dukungan terhadap lahirnya karya literasi lokal.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi Kapten Cpm Prasetyo yang dinilai mampu memberikan kontribusi positif di luar tugas utama sebagai aparat keamanan.</p>
<p>“Ini adalah kontribusi positif yang luar biasa di luar tugas utama sebagai aparat keamanan. Kehadiran buku ini membuktikan bahwa pengabdian bisa dilakukan di berbagai bidang, termasuk melalui literasi dan pelestarian budaya daerah,” ujar Bupati.</p>
<p>Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan diketahui aktif dalam gerakan literasi nasional. Selain menjabat sebagai Komandan Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak, ia juga mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum Bhumi Literasi Anak Bangsa, organisasi yang fokus pada pengembangan budaya baca masyarakat.</p>
<p>Buku “Mozaik Budaya Fakfak” sendiri mulai ditulis sejak tahun 2024 dan rampung pada 2026. Proses penulisan selama dua tahun tersebut menjadi bukti keseriusan penulis dalam mendokumentasikan nilai-nilai tradisi, sejarah, dan kekayaan budaya masyarakat Fakfak.</p>
<p>Melalui buku ini, berbagai sisi budaya lokal diangkat sebagai upaya menjaga identitas daerah di tengah arus modernisasi. Kehadiran buku tersebut diharapkan dapat menjadi media edukasi sekaligus referensi bagi generasi muda Papua untuk lebih mengenal akar budaya daerahnya.</p>
<p>Kapten Cpm Prasetyo mengatakan, buku tersebut merupakan bentuk persembahan sekaligus jejak pengabdiannya selama bertugas di Tanah Papua.</p>
<p>“Budaya Fakfak itu sangat kaya. Buku ini hadir sebagai media edukasi sekaligus pengingat bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk tidak melupakan sejarah dan identitas daerah di tengah gempuran zaman. Literasi adalah cara paling efektif untuk menjaga ingatan itu,” tutur Kapten Prasetyo.</p>
<p>Peluncuran buku “Mozaik Budaya Fakfak” menjadi momentum penting yang memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat negara, dan pegiat literasi dalam mendorong pelestarian budaya lokal melalui karya tulis. Langkah ini diharapkan mampu memantik semangat menulis serta melahirkan karya-karya literasi baru dari Tanah Papua.***</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/05/ditulis-dua-tahun-buku-mozaik-budaya-fakfak-karya-kapten-cpm-prasetyo-dapat-apresiasi-bupati-fakfak/">Ditulis Dua Tahun, Buku ‘Mozaik Budaya Fakfak’ Karya Kapten Cpm Prasetyo Dapat Apresiasi Bupati Fakfak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2026/05/ditulis-dua-tahun-buku-mozaik-budaya-fakfak-karya-kapten-cpm-prasetyo-dapat-apresiasi-bupati-fakfak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batik Fakfak Lahir dari Tangan Muda: Lomba Desain Motif Daerah Warnai HUT ke-125</title>
		<link>https://infofakfak.com/2025/11/batik-fakfak-lahir-dari-tangan-muda-lomba-desain-motif-daerah-warnai-hut-ke-125/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2025/11/batik-fakfak-lahir-dari-tangan-muda-lomba-desain-motif-daerah-warnai-hut-ke-125/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Bro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 03:29:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ajang Promosi]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[Bangga Batik Sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Desain Batik Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan Tangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Dekranasda Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Kobarkan Cinta Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[Kreasi Anak Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Lewat Lomba Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nurwidayati Samaun Dahlan]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Batik Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Tungku Tiga Batu]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[toran beach]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=12943</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.com, – Sebanyak 63 putra-putri asli Fakfak menampilkan kreativitas terbaik mereka dalam Lomba Desain Batik Khas Fakfak, yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Fakfak pada 5–7 November 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-125 Kota Fakfak. Ketua Dekranasda Kabupaten ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2025/11/batik-fakfak-lahir-dari-tangan-muda-lomba-desain-motif-daerah-warnai-hut-ke-125/">Batik Fakfak Lahir dari Tangan Muda: Lomba Desain Motif Daerah Warnai HUT ke-125</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_12895" aria-describedby="caption-attachment-12895" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251108-WA0023.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-12895 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251108-WA0023-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><figcaption id="caption-attachment-12895" class="wp-caption-text"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua Dekranasda Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, dengan penuh perhatian saat menilai hasil karya peserta Lomba Desain Batik Khas Fakfak. (Foto: Ayu)</span></span></figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Reporter: Sri Mariati</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">INFOFAKFAK.com, – Sebanyak 63 putra-putri asli Fakfak menampilkan kreativitas terbaik mereka dalam Lomba Desain Batik Khas Fakfak, yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Fakfak pada 5–7 November 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-125 Kota Fakfak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ketua Dekranasda Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menjelaskan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menggali potensi kreatif sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami ingin para peserta tidak sekedar menggambar motif, tetapi menanamkan nilai-nilai budaya Fakfak ke dalam setiap goresan. Dari lomba inilah kita bisa melahirkan motif kebanggaan yang mewakili jati diri daerah,” ujar Ibu Nurwidayati.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik, turut memberikan apresiasi atas inisiatif Dekranasda. Ia berharap karya-karya terbaik dari lomba ini dapat menjadi cikal bakal industri kreatif lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Batik Fakfak bukan hanya kain, tetapi simbol cinta tanah air dan kreativitas anak muda Fakfak,” tutur Donatus dalam Berbagainya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ibu Nurwidayati juga menyampaikan bahwa pemenang lomba motif akan diusulkan menjadi motif resmi batik daerah Fakfak, yang nantinya dapat digunakan oleh ASN, pelajar, dan organisasi masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan batik khas Fakfak sebagai identitas dan kebanggaan bersama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tak hanya dari pemerintah, dukungan juga datang dari dunia usaha. Bank Papua Cabang Fakfak ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Motif-motif yang ditampilkan dalam lomba menggabungkan unsur budaya tradisional Fakfak, seperti simbol “Satu Tungku Tiga Batu” dan keindahan alam pesisir, dengan sentuhan desain modern dan dinamis agar lebih dekat dengan selera generasi muda.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Dekranasda berharap akan lahirnya “pembatik muda Fakfak” yang mampu mengangkat batik khas Fakfak menjadi produk unggulan daerah, serta memperkenalkan identitas budaya Papua Barat ke pentas dunia.***</span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2025/11/batik-fakfak-lahir-dari-tangan-muda-lomba-desain-motif-daerah-warnai-hut-ke-125/">Batik Fakfak Lahir dari Tangan Muda: Lomba Desain Motif Daerah Warnai HUT ke-125</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2025/11/batik-fakfak-lahir-dari-tangan-muda-lomba-desain-motif-daerah-warnai-hut-ke-125/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
