<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Janji Bupati &#8211; Infofakfak.com</title>
	<atom:link href="https://infofakfak.com/tag/janji-bupati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infofakfak.com</link>
	<description>Informasi Seputar Kota Fakfak</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Oct 2025 15:50:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.15</generator>
	<item>
		<title>Suara Mama-Mama Papua Didengar, Bupati Fakfak Janji Tinjau Ulang Penataan Pasar Thumburuni</title>
		<link>https://infofakfak.com/2025/10/suara-mama-mama-papua-didengar-bupati-fakfak-janji-tinjau-ulang-penataan-pasar-thumburuni/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2025/10/suara-mama-mama-papua-didengar-bupati-fakfak-janji-tinjau-ulang-penataan-pasar-thumburuni/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Landupa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 15:50:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[30 Orang Mama Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi Pedagang Lapak]]></category>
		<category><![CDATA[bupati fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Janji Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[Kemajuan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan Penjual]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[Komitmen Perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[Para Pengunjuk Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Lapak]]></category>
		<category><![CDATA[Penataan Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Putaran Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Samaun dahlan]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Tungku Tiga Batu]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Tatap Muka Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau Ulang]]></category>
		<category><![CDATA[toran beach]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=12139</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.com, —sekitar tiga puluh orang mama-mama Papua yang sehari-hari berdagang di Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, mendatangi Kantor Bupati Fakfak. Dengan tenang dan tertib, mereka menggelar aksi damai untuk menyampaikan aspirasi terkait pembongkaran lapak dagangan yang dilakukan oleh Satpol PP bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Fakfak. Rabu, 8 Oktober 2025. ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2025/10/suara-mama-mama-papua-didengar-bupati-fakfak-janji-tinjau-ulang-penataan-pasar-thumburuni/">Suara Mama-Mama Papua Didengar, Bupati Fakfak Janji Tinjau Ulang Penataan Pasar Thumburuni</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_12141" aria-describedby="caption-attachment-12141" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251008-WA0027.jpg"><img decoding="async" class="wp-image-12141 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251008-WA0027-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" /></a><figcaption id="caption-attachment-12141" class="wp-caption-text">Saat bertemu dan mendengar secara langsung aspirasi dari mama-mama pedagang, Bupati Samaun Dahlan berjanji akan meninjau ulang penataan pasar Thumburuni. Rabu, 8 Oktober 2025. (Foto: Ayu).</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Reporter: Sri Mariati</p>
<p>INFOFAKFAK.com, —sekitar tiga puluh orang mama-mama Papua yang sehari-hari berdagang di Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak, mendatangi Kantor Bupati Fakfak. Dengan tenang dan tertib, mereka menggelar aksi damai untuk menyampaikan aspirasi terkait pembongkaran lapak dagangan yang dilakukan oleh Satpol PP bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Fakfak. Rabu, 8 Oktober 2025.</p>
<p>Dalam dialog terbuka bersama Bupati Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., para pedagang menyampaikan keprihatinan mereka atas pembongkaran lapak yang dinilai terjadi secara mendadak, tanpa penjelasan yang memadai tentang lokasi pengganti.</p>
<p>Salah satu perwakilan pedagang mengungkapkan harapannya dengan nada penuh ketulusan:</p>
<p>“Kami tidak menolak penataan, tapi kami ingin diberi tempat yang layak untuk tetap bisa berjualan. Kami hanya ingin mencari nafkah untuk keluarga dan menyekolahkan anak-anak,” ujarnya.</p>
<p>Aspirasi Mama-Mama Papua</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, para pedagang mengajukan beberapa harapan kepada pemerintah daerah, di antaranya:</p>
<p>1. Ditempatkan di lokasi yang strategis  seperti lantai satu atau area dekat pintu masuk pasar agar tetap mudah dijangkau pembeli.</p>
<p>2. Diberikan kejelasan dan transparansi dalam proses penataan ulang pasar.</p>
<p>3. Adanya sosialisasi terlebih dahulu sebelum penataan dilakukan, agar pedagang bisa menyesuaikan diri dengan baik.</p>
<p>Respons Bupati: Komitmen untuk Perbaikan</p>
<p>Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Samaun Dahlan menyampaikan apresiasinya atas sikap damai para pedagang. Ia mengakui bahwa dalam proses penataan pasar masih terdapat kekeliruan dalam komunikasi dan koordinasi di lapangan.</p>
<p>“Saya tidak ingin ada pedagang yang kehilangan tempat berjualan. Semua harus diatur dengan adil dan manusiawi,” ujar Bupati Samaun Dahlan.</p>
<p>Bupati juga menegaskan bahwa penataan Pasar Rakyat Thumburuni bertujuan menciptakan lingkungan pasar yang tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak — baik pedagang maupun pembeli. Ia berjanji akan meninjau kembali penempatan pedagang, terutama mama-mama Papua, agar bisa berjualan di tempat yang strategis dan layak.</p>
<p>Langkah Lanjutan</p>
<p>Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan menggelar rapat bersama Dinas Perindag, Satpol PP, dan perwakilan pedagang untuk membahas penyesuaian rencana penataan pasar. Bupati menegaskan bahwa dirinya akan memantau langsung proses ini agar berjalan dengan baik dan tanpa menimbulkan keresahan baru.</p>
<p>Penataan pasar diharapkan tidak hanya memperbaiki tata ruang dan kebersihan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pedagang kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.***</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2025/10/suara-mama-mama-papua-didengar-bupati-fakfak-janji-tinjau-ulang-penataan-pasar-thumburuni/">Suara Mama-Mama Papua Didengar, Bupati Fakfak Janji Tinjau Ulang Penataan Pasar Thumburuni</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2025/10/suara-mama-mama-papua-didengar-bupati-fakfak-janji-tinjau-ulang-penataan-pasar-thumburuni/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
