<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guru PAUD &#8211; Infofakfak.com</title>
	<atom:link href="https://infofakfak.com/tag/guru-paud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infofakfak.com</link>
	<description>Informasi Seputar Kota Fakfak</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Jun 2026 06:54:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>
	<item>
		<title>Saleh Hindom: Guru PAUD Penentu Kualitas Generasi Masa Depan Fakfak</title>
		<link>https://infofakfak.com/2026/06/saleh-hindom-guru-paud-penentu-kualitas-generasi-masa-depan-fakfak/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2026/06/saleh-hindom-guru-paud-penentu-kualitas-generasi-masa-depan-fakfak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Bro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 06:54:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fakfak News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Masa Depan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Kadisdikpora Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Saleh Hindom]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[Tombor Magh]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=17197</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; &#160; Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, &#8211; Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini melalui penguatan kapasitas dan kompetensi guru serta tenaga kependidikan PAUD di daerah. Komitmen tersebut ditegaskan dalam penutupan Diklat Berjenjang PAUD/TK Tingkat Lanjut Tahun 2026 yang secara resmi ditutup oleh ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/06/saleh-hindom-guru-paud-penentu-kualitas-generasi-masa-depan-fakfak/">Saleh Hindom: Guru PAUD Penentu Kualitas Generasi Masa Depan Fakfak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_17198" aria-describedby="caption-attachment-17198" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/06/20260627_143732-scaled.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-17198 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/06/20260627_143732-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><figcaption id="caption-attachment-17198" class="wp-caption-text">Pemkab Fakfak terus meningkatkan kualitas guru PAUD melalui Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut. Guru PAUD dinilai menjadi kunci dalam mencetak generasi masa depan yang cerdas dan berkarakter. Sabtu, 27 Juni 2026.</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>Reporter: Sri Mariati</p>
<p>INFOFAKFAK.COM, &#8211; Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini melalui penguatan kapasitas dan kompetensi guru serta tenaga kependidikan PAUD di daerah.</p>
<p>Komitmen tersebut ditegaskan dalam penutupan Diklat Berjenjang PAUD/TK Tingkat Lanjut Tahun 2026 yang secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Saleh Hindom, S.KM., di Fakfak, Sabtu 27 Juni 2026.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Papua Barat, para narasumber dan pengajar, pembimbing praktik, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta diklat yang berasal dari berbagai satuan PAUD dan TK se-Kabupaten Fakfak.</p>
<p>Dalam sambutannya, Saleh Hindom menegaskan bahwa guru PAUD memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter, kecerdasan, kreativitas, dan kepribadian anak pada masa emas pertumbuhannya.</p>
<p>&#8220;Guru PAUD tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga membimbing, mengasuh, memotivasi, dan menjadi teladan bagi peserta didik dalam proses tumbuh kembang mereka,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, melalui Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut ini, pemerintah berharap kompetensi para pendidik PAUD semakin meningkat, baik dari aspek pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah pendidikan dan pelatihan tidak hanya diukur dari sertifikat yang diterima peserta, melainkan dari perubahan nyata yang diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.</p>
<p>Karena itu, para peserta didorong mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ke dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari, menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, sekaligus berbagi praktik baik dengan rekan sejawat demi meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Fakfak.</p>
<p>Ia juga mengingatkan pentingnya budaya belajar sepanjang hayat bagi para guru agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang terus berubah. Guru PAUD dituntut menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, aman, nyaman, inklusif, serta berpusat pada kebutuhan dan perkembangan setiap anak.</p>
<p>&#8220;Peningkatan kompetensi guru tidak boleh berhenti setelah mengikuti diklat. Teruslah belajar, berinovasi, dan menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi agar layanan pendidikan yang diberikan semakin berkualitas,&#8221; pesannya.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Fakfak, lanjut Saleh, akan terus memperkuat layanan pendidikan anak usia dini melalui berbagai program peningkatan kompetensi tenaga pendidik, sekaligus mempererat sinergi dengan lembaga penyelenggara diklat, organisasi profesi, satuan pendidikan, dan masyarakat agar layanan PAUD berkualitas dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Fakfak.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah memastikan setiap anak memperoleh pendidikan yang berkualitas sejak usia dini.</p>
<p>&#8220;Kita harus menjadikan anak-anak sebagai prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian. Investasi terbaik bagi masa depan daerah dan bangsa adalah memastikan setiap anak memperoleh pendidikan yang berkualitas sejak usia dini,&#8221; tegasnya.</p>
<p><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260627-WA0087.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-17201" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260627-WA0087-300x135.jpg" alt="" width="300" height="135" /></a></p>
<p>Di akhir kegiatan, seluruh peserta yang telah menyelesaikan Diklat Berjenjang PAUD/TK Tingkat Lanjut Tahun 2026 menerima ucapan selamat dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam meningkatkan kompetensi sebagai pendidik profesional.</p>
<p>Saleh berharap pengalaman selama mengikuti pelatihan menjadi bekal untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi penerus di Tanah Mbaham Matta.</p>
<p>Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak secara resmi menutup Diklat Berjenjang PAUD/TK Tingkat Lanjut Tahun 2026.</p>
<p>Menutup sambutannya, Saleh Hindom menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak akan pernah melampaui kualitas gurunya. Karena itu, guru PAUD harus terus menjadi penggerak perubahan dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, dan berdaya saing.</p>
<p>&#8220;Guru PAUD bukan hanya pendidik, tetapi penentu kualitas generasi masa depan. Ketika guru terus meningkatkan kompetensi dan memberikan layanan terbaik, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi kemajuan Kabupaten Fakfak dan masa depan Indonesia,&#8221; pungkasnya.***</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/06/saleh-hindom-guru-paud-penentu-kualitas-generasi-masa-depan-fakfak/">Saleh Hindom: Guru PAUD Penentu Kualitas Generasi Masa Depan Fakfak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2026/06/saleh-hindom-guru-paud-penentu-kualitas-generasi-masa-depan-fakfak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Abaikan PAUD, Bunda PAUD Fakfak Sentil Rendahnya Honor Guru dan Keterbatasan Fasilitas</title>
		<link>https://infofakfak.com/2026/06/jangan-abaikan-paud-bunda-paud-fakfak-sentil-rendahnya-honor-guru-dan-keterbatasan-fasilitas/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2026/06/jangan-abaikan-paud-bunda-paud-fakfak-sentil-rendahnya-honor-guru-dan-keterbatasan-fasilitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Bro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 10:43:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda PAUD Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Guru PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Porum]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Nurwidayati Samaun Dahlan]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Anak Usia Dini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Untuk Semua]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Tungku Tiga Batu]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[Tombor Magh]]></category>
		<category><![CDATA[toran beach]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=16994</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; &#160; Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, &#8211; Rendahnya guru kehormatan dan batasan fasilitas pendidikan anak usia dini menjadi Bunda sorotan PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, saat menghadiri acara pelepasan dan pelepasan peserta didik PAUD Mahkota Kampung Porum Tahun Ajaran 2025/2026 di Kampung Porum. Sabtu, 20 Juni 2026. Kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Fakfak menjadi ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/06/jangan-abaikan-paud-bunda-paud-fakfak-sentil-rendahnya-honor-guru-dan-keterbatasan-fasilitas/">Jangan Abaikan PAUD, Bunda PAUD Fakfak Sentil Rendahnya Honor Guru dan Keterbatasan Fasilitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_16997" aria-describedby="caption-attachment-16997" style="width: 178px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260620-WA0059.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-16997 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260620-WA0059-178x300.jpg" alt="" width="178" height="300" /></a><figcaption id="caption-attachment-16997" class="wp-caption-text"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bunda PAUD Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menyoroti rendahnya honor guru dan keterbatasan fasilitas saat mengunjungi PAUD Mahkota Kampung Porum. Sabtu, 20 Juni 2026.</span></span></figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Reporter: Sri Mariati</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">INFOFAKFAK.COM, &#8211; Rendahnya guru kehormatan dan batasan fasilitas pendidikan anak usia dini menjadi Bunda sorotan PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, saat menghadiri acara pelepasan dan pelepasan peserta didik PAUD Mahkota Kampung Porum Tahun Ajaran 2025/2026 di Kampung Porum. Sabtu, 20 Juni 2026.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Fakfak menjadi perhatian masyarakat setempat. Di tengah kondisi sekolah yang masih membutuhkan perhatian serius, ia hadir langsung untuk memberikan motivasi kepada para guru, orang tua, dan peserta didik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mengusung tema “Ilmu yang Diperoleh Mendapat Ridho dari Allah SWT dan Bermanfaat untuk Masa Depan”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai landasan terbentuknya generasi masa depan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam Perayaannya, Ibu Nurwidayati menyoroti kondisi kesejahteraan guru PAUD setelah menerima informasi bahwa kehormatan tenaga pendidik di sekolah tersebut hanya sekitar Rp150 ribu.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">&#8220;Saya sangat terpukul mendengar kondisi ini. Guru PAUD memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak kita. Persoalan ini akan menjadi perhatian dan akan kami tindak lanjuti untuk pembenahan ke depan,&#8221; ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, pendidikan anak usia dini masih sering dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat yang menganggap anak tidak perlu mengikuti PAUD dan dapat langsung masuk ke sekolah dasar.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Padahal, kata dia, anak-anak yang mengikuti PAUD memiliki bekal dasar yang sangat penting sebelum memasuki pendidikan formal.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Mungkin masih ada yang berpikir kenapa harus masuk PAUD, kenapa tidak langsung SD saja. Padahal sangat berbeda. Di PAUD anak-anak dikenalkan dengan guru, warna, lingkungan belajar, pendidikan agama, etika, sopan santun, dan berbagai hal mendasar yang akan membentuk karakter mereka,” jelasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia menegaskan bahwa usia satu hingga lima tahun merupakan masa emas perkembangan anak yang tidak boleh diabaikan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Anak usia dini sangat cepat menyerap pelajaran dan nilai-nilai yang diajarkan. Ketika mereka sudah lebih besar, proses pembentukan karakter akan menjadi lebih sulit. Karena itu pendidikan usia dini sangat penting,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, Ibu Nurwidayati menegaskan bahwa anak-anak saat ini merupakan calon penerus pembangunan Kabupaten Fakfak di masa mendatang.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kelak bukan kita lagi yang membangun Fakfak. Anak-anak inilah yang akan melanjutkan pembangunan daerah ini. Karena itu kita harus memberikan dasar yang baik sejak usia dini,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih bijak dalam memberikan telepon genggam kepada anak-anak. Menurutnya, penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat berdampak pada tumbuh kembang dan proses belajar anak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saya mohon kepada bapak dan ibu, penggunaan HP untuk anak-anak harus dibatasi dan dilindungi. Jangan sampai waktu mereka habis hanya untuk bermain HP. Anak-anak harus lebih banyak belajar, bermain, membaca, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar,” tegasnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk membangun budaya literasi di lingkungan keluarga dengan membiasakan anak gemar membaca dan mendengarkan cerita sejak usia dini.</span></span></p>
<p><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/06/20260620_194307-scaled.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-16998" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/06/20260620_194307-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, setiap PAUD idealnya memiliki pojok baca atau pondok membaca sebagai sarana menumbuhkan minat baca anak-anak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Setiap sudut PAUD harus ada pondok membaca. Anak-anak harus dibiasakan dekat dengan buku sejak kecil agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berwawasan,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ibu Nurwidayati mengaku senang bisa hadir langsung di Kampung Porum meski kondisi sekolah masih sangat sederhana. Menurutnya, sekolah-sekolah seperti inilah yang perlu mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Saya sangat ingin hadir di PAUD-PAUD yang masih sederhana dan membutuhkan perhatian serius. Kehadiran saya di sini untuk melihat langsung kondisi yang ada dan mendengar kebutuhan masyarakat,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Sementara itu, Kepala Kampung Porum menyampaikan penghargaan dan rasa hormat atas kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Fakfak yang telah meluangkan waktunya untuk melihat langsung kondisi pendidikan di kampung tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia berharap perhatian yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk terus mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini di Kampung Porum.***</span></span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/06/jangan-abaikan-paud-bunda-paud-fakfak-sentil-rendahnya-honor-guru-dan-keterbatasan-fasilitas/">Jangan Abaikan PAUD, Bunda PAUD Fakfak Sentil Rendahnya Honor Guru dan Keterbatasan Fasilitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2026/06/jangan-abaikan-paud-bunda-paud-fakfak-sentil-rendahnya-honor-guru-dan-keterbatasan-fasilitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Balik Sekolah Sederhana di Tomage, Guru PAUD Tetap Bertahan dengan Honor Minim</title>
		<link>https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Bro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 00:39:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Usia Dini]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Honorer]]></category>
		<category><![CDATA[Guru PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Human Interest]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[Nurwidayati Samaun Dahlan]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Tungku Tiga Batu]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[Tomage]]></category>
		<category><![CDATA[Tombor Magh]]></category>
		<category><![CDATA[toran beach]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=16005</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; &#160; Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, &#8211; Langkah kaki Ketua TP-PKK Kabupaten Fakfak sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menelusuri jalan kampung sejauh kurang lebih 300 meter menuju TK PAUD Kartika Tomage, Jumat 15 Mei 2026, bukan sekedar kunjungan biasa. Di balik perjalanan sederhana itu, tersimpan potret pilu dunia pendidikan anak usia ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/">Di Balik Sekolah Sederhana di Tomage, Guru PAUD Tetap Bertahan dengan Honor Minim</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_16007" aria-describedby="caption-attachment-16007" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260516_093231-scaled.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-16007 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260516_093231-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><figcaption id="caption-attachment-16007" class="wp-caption-text"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bunda PAUD, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, mendengarkan langsung keluhan guru PAUD di Distrik Tomage yang tetap mengabdi meski menerima honor minim.</span></span></figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Reporter: Sri Mariati</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">INFOFAKFAK.COM, &#8211; Langkah kaki Ketua TP-PKK Kabupaten Fakfak sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menelusuri jalan kampung sejauh kurang lebih 300 meter menuju TK PAUD Kartika Tomage, Jumat 15 Mei 2026, bukan sekedar kunjungan biasa. Di balik perjalanan sederhana itu, tersimpan potret pilu dunia pendidikan anak usia dini di pelosok Fakfak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Usai menghadiri kegiatan pencanangan di Distrik Tomage, Ibu Nurwidayati yang didampingi ajudan, Kepala Dinas Kesehatan, Kapus Tomage, serta sejumlah pendamping langsung berjalan kaki menuju lokasi PAUD untuk melihat langsung kondisi pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kedatangan Bunda PAUD disambut hangat oleh kepala sekolah dan para guru dari tujuh lembaga PAUD yang hadir dalam pertemuan tersebut. Namun suasana haru perlahan-lahan memecahkan ruangan ketika satu per satu guru mulai menyampaikan kenyataan pahit yang mereka alami selama ini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mulai dari minimnya perhatian yayasan, pendanaan fasilitas belajar, hingga guru kehormatan yang dinilai sangat tidak layak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Honor kami sekarang hanya Rp200 ribu per bulan,” ungkap salah satu guru PAUD dengan nada lirih di hadapan Bunda PAUD.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pernyataan itu langsung secara rahasia mendalam. Para guru mengaku sebelumnya honor sempat berada di angka Rp500 ribu, namun kemudian menurun tanpa kejelasan yang pasti.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski hidup dalam keterbatasan, para guru tetap bertahan mengajar dengan penuh semangat demi anak-anak kampung.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam dialog tersebut, kepala sekolah menjelaskan bahwa seluruh PAUD di Distrik Tomage telah membentuk gugus bersama yang rutin melakukan pertemuan setiap bulan untuk membahas program pendidikan, berbagi informasi kegiatan, hingga menyampaikan hasil sosialisasi dari tingkat kabupaten kepada seluruh tenaga pendidik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Alhamdulillah gugus kami berjalan dengan baik. Semua lembaga PAUD di Distrik Tomage bergabung menjadi satu. Ada tujuh PAUD yang aktif dan kami pertemuan rutin setiap bulan,” ujar kepala sekolah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menyampaikan bahwa dukungan pemerintah kampung dan Dinas Pendidikan selama ini cukup membantu keberlangsungan pendidikan di wilayah tersebut. Namun persoalan kesejahteraan guru masih menjadi pekerjaan besar yang belum terselesaikan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, saat Musrenbang kampung berlangsung, persoalan kehormatan guru PAUD juga sempat disampaikan langsung kepada Bupati Fakfak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami pernah sampaikan ke bapak bupati soal kehormatan guru PAUD. Kami berharap jangan hanya Rp200 ribu karena sebelumnya Rp500 ribu,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kondisi itu membuat Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan tampak terpesona. Ia memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh guru PAUD yang tetap bertahan mengabdi meski dengan penghasilan yang sangat minim.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bunda PAUD menilai semangat para guru di kampung merupakan bentuk pengabdian luar biasa yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun yayasan.</span></span></p>
<p><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260516_094504-scaled.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-16011" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260516_094504-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam pertemuan tersebut, Ibu Nurwidayati juga berjanji akan melakukan koordinasi langsung dengan pihak yayasan serta menyampaikan kondisi para guru kepada Bupati Fakfak agar permasalahan kesejahteraan guru PAUD bisa menjadi perhatian bersama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Fakfak, sehingga para guru PAUD tidak boleh terus berjuang sendiri tanpa dukungan yang memadai.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di tengah keterbatasan itu, semangat para guru PAUD Tomage justru menjadi cahaya harapan bagi masa depan anak-anak kampung. Dengan kehormatan yang bahkan jauh dari kata cukup, mereka tetap datang mengajar, mendidik, dan menjaga mimpi generasi kecil di ujung negeri.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dan di hari itu, langkah kaki seorang Bunda PAUD sekolah menuju sederhana di Tomage menjadi Saksi bahwa masih ada suara-suara kecil yang menunggu untuk benar-benar didengar.***</span></span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/">Di Balik Sekolah Sederhana di Tomage, Guru PAUD Tetap Bertahan dengan Honor Minim</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
