<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Guru Honorer &#8211; Infofakfak.com</title>
	<atom:link href="https://infofakfak.com/tag/guru-honorer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infofakfak.com</link>
	<description>Informasi Seputar Kota Fakfak</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 May 2026 00:46:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>
	<item>
		<title>Di Balik Sekolah Sederhana di Tomage, Guru PAUD Tetap Bertahan dengan Honor Minim</title>
		<link>https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Bro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 00:39:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Usia Dini]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Honorer]]></category>
		<category><![CDATA[Guru PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Human Interest]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[Nurwidayati Samaun Dahlan]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Tungku Tiga Batu]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[Tomage]]></category>
		<category><![CDATA[Tombor Magh]]></category>
		<category><![CDATA[toran beach]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=16005</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; &#160; Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.COM, &#8211; Langkah kaki Ketua TP-PKK Kabupaten Fakfak sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menelusuri jalan kampung sejauh kurang lebih 300 meter menuju TK PAUD Kartika Tomage, Jumat 15 Mei 2026, bukan sekedar kunjungan biasa. Di balik perjalanan sederhana itu, tersimpan potret pilu dunia pendidikan anak usia ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/">Di Balik Sekolah Sederhana di Tomage, Guru PAUD Tetap Bertahan dengan Honor Minim</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_16007" aria-describedby="caption-attachment-16007" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260516_093231-scaled.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-16007 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260516_093231-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><figcaption id="caption-attachment-16007" class="wp-caption-text"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bunda PAUD, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, mendengarkan langsung keluhan guru PAUD di Distrik Tomage yang tetap mengabdi meski menerima honor minim.</span></span></figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Reporter: Sri Mariati</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">INFOFAKFAK.COM, &#8211; Langkah kaki Ketua TP-PKK Kabupaten Fakfak sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan, menelusuri jalan kampung sejauh kurang lebih 300 meter menuju TK PAUD Kartika Tomage, Jumat 15 Mei 2026, bukan sekedar kunjungan biasa. Di balik perjalanan sederhana itu, tersimpan potret pilu dunia pendidikan anak usia dini di pelosok Fakfak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Usai menghadiri kegiatan pencanangan di Distrik Tomage, Ibu Nurwidayati yang didampingi ajudan, Kepala Dinas Kesehatan, Kapus Tomage, serta sejumlah pendamping langsung berjalan kaki menuju lokasi PAUD untuk melihat langsung kondisi pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kedatangan Bunda PAUD disambut hangat oleh kepala sekolah dan para guru dari tujuh lembaga PAUD yang hadir dalam pertemuan tersebut. Namun suasana haru perlahan-lahan memecahkan ruangan ketika satu per satu guru mulai menyampaikan kenyataan pahit yang mereka alami selama ini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Mulai dari minimnya perhatian yayasan, pendanaan fasilitas belajar, hingga guru kehormatan yang dinilai sangat tidak layak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Honor kami sekarang hanya Rp200 ribu per bulan,” ungkap salah satu guru PAUD dengan nada lirih di hadapan Bunda PAUD.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pernyataan itu langsung secara rahasia mendalam. Para guru mengaku sebelumnya honor sempat berada di angka Rp500 ribu, namun kemudian menurun tanpa kejelasan yang pasti.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Meski hidup dalam keterbatasan, para guru tetap bertahan mengajar dengan penuh semangat demi anak-anak kampung.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam dialog tersebut, kepala sekolah menjelaskan bahwa seluruh PAUD di Distrik Tomage telah membentuk gugus bersama yang rutin melakukan pertemuan setiap bulan untuk membahas program pendidikan, berbagi informasi kegiatan, hingga menyampaikan hasil sosialisasi dari tingkat kabupaten kepada seluruh tenaga pendidik.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Alhamdulillah gugus kami berjalan dengan baik. Semua lembaga PAUD di Distrik Tomage bergabung menjadi satu. Ada tujuh PAUD yang aktif dan kami pertemuan rutin setiap bulan,” ujar kepala sekolah.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Ia juga menyampaikan bahwa dukungan pemerintah kampung dan Dinas Pendidikan selama ini cukup membantu keberlangsungan pendidikan di wilayah tersebut. Namun persoalan kesejahteraan guru masih menjadi pekerjaan besar yang belum terselesaikan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, saat Musrenbang kampung berlangsung, persoalan kehormatan guru PAUD juga sempat disampaikan langsung kepada Bupati Fakfak.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami pernah sampaikan ke bapak bupati soal kehormatan guru PAUD. Kami berharap jangan hanya Rp200 ribu karena sebelumnya Rp500 ribu,” katanya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kondisi itu membuat Ibu Nurwidayati Samaun Dahlan tampak terpesona. Ia memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh guru PAUD yang tetap bertahan mengabdi meski dengan penghasilan yang sangat minim.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Bunda PAUD menilai semangat para guru di kampung merupakan bentuk pengabdian luar biasa yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun yayasan.</span></span></p>
<p><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260516_094504-scaled.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-16011" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2026/05/20260516_094504-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam pertemuan tersebut, Ibu Nurwidayati juga berjanji akan melakukan koordinasi langsung dengan pihak yayasan serta menyampaikan kondisi para guru kepada Bupati Fakfak agar permasalahan kesejahteraan guru PAUD bisa menjadi perhatian bersama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Fakfak, sehingga para guru PAUD tidak boleh terus berjuang sendiri tanpa dukungan yang memadai.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Di tengah keterbatasan itu, semangat para guru PAUD Tomage justru menjadi cahaya harapan bagi masa depan anak-anak kampung. Dengan kehormatan yang bahkan jauh dari kata cukup, mereka tetap datang mengajar, mendidik, dan menjaga mimpi generasi kecil di ujung negeri.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dan di hari itu, langkah kaki seorang Bunda PAUD sekolah menuju sederhana di Tomage menjadi Saksi bahwa masih ada suara-suara kecil yang menunggu untuk benar-benar didengar.***</span></span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/">Di Balik Sekolah Sederhana di Tomage, Guru PAUD Tetap Bertahan dengan Honor Minim</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2026/05/di-balik-sekolah-sederhana-di-tomage-guru-paud-tetap-bertahan-dengan-honor-minim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
