<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fakfakpolisi &#8211; Infofakfak.com</title>
	<atom:link href="https://infofakfak.com/tag/fakfakpolisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infofakfak.com</link>
	<description>Informasi Seputar Kota Fakfak</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Sep 2016 11:01:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>
	<item>
		<title>Polres Bangun Jaringan Komunikasi Dengan Wartawan</title>
		<link>https://infofakfak.com/2016/09/polres-bangun-jaringan-komunikasi-dengan-wartawan/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2016/09/polres-bangun-jaringan-komunikasi-dengan-wartawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2016 11:01:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[fakfakpolisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Setelah sekian lama mengalami kebuntuan komunikasi, akhirnya pihak Polres dan wartawan menemukan titik temu,  ingin mencairkan suasana yang kurang kondusif selama ini. Wakapolres Fakfak, Kompol. Abd. T Ayuba dalam pertemuan dengan beberapa wartawan, menyatakan keinginannya untuk membangun komunikasi positif, sehingga terbentuk jaringan informasi yang saling bermanfaat, utamanya bermanfaat bagi masyarakat. “Kita bangun jaringan komunikasi ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/09/polres-bangun-jaringan-komunikasi-dengan-wartawan/">Polres Bangun Jaringan Komunikasi Dengan Wartawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2082" aria-describedby="caption-attachment-2082" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2082" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/09/fakfakpolisi1.jpg" alt="Wakapolres silaturohim ke secretariat DPC Aliansi Wartawan Indonesia Kabupaten Fakfak" width="710" height="532" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/09/fakfakpolisi1.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/09/fakfakpolisi1-300x224.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2082" class="wp-caption-text">Wakapolres silaturohim ke secretariat DPC Aliansi Wartawan Indonesia Kabupaten Fakfak</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Setelah sekian lama mengalami kebuntuan komunikasi, akhirnya pihak Polres dan wartawan menemukan titik temu,  ingin mencairkan suasana yang kurang kondusif selama ini.</p>
<p>Wakapolres Fakfak, Kompol. Abd. T Ayuba dalam pertemuan dengan beberapa wartawan, menyatakan keinginannya untuk membangun komunikasi positif, sehingga terbentuk jaringan informasi yang saling bermanfaat, utamanya bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>“Kita bangun jaringan komunikasi yang bermanfaat bagi kita dan masyarakat, tentunya. Untuk itu, kita akan membentuk grup komunikasi melalui media sosial yang cepat, semisal whatsapp,” ajak Wakapolres.</p>
<p>Keseriusan Wakapolres ditindalanjuti dengan silaturohim ke sekretariat organisasi wartawan, DPD Aliansi Wartawan Indonesia Kabupaten Fakfak, yang berlokasi di Jl. R A Kartini, Fakfak. Dalam kunjungannya tersebut, Wakapolres didampingi oleh Kasat Lantas dan beberapa anggotanya.</p>
<p>Sebelum Polres Fakfak, Kodim 1706/Fakfak, telah mendahului membangun jaringan komunikasi berupa grup whatsapp. Dan hingga saat ini, komunikasi dengan jajaran pimpinan Kodim termasuk Komandan Kodim 1706/Fakfak, Letkol Inf. Andi Gus Wulandri, terbina dengan baik.</p>
<p>Adanya jaringan komunikasi ini, tentunya akan bermanfaat dalam saling memberi informasi. Sehingga, informasi penting dua arah, akan selalu didapat dengan baik dan cepat. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/09/polres-bangun-jaringan-komunikasi-dengan-wartawan/">Polres Bangun Jaringan Komunikasi Dengan Wartawan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2016/09/polres-bangun-jaringan-komunikasi-dengan-wartawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tindaklanjut Penemuan Bom Masih Tunggu Tindaklanjut Polda</title>
		<link>https://infofakfak.com/2016/09/tindaklanjut-penemuan-bom-masih-tunggu-tindaklanjut-polda/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2016/09/tindaklanjut-penemuan-bom-masih-tunggu-tindaklanjut-polda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2016 10:50:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[HukRim]]></category>
		<category><![CDATA[fakfakpolisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2071</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Wakapolres Fakfak, Kompol. Abd T Ayuba, menjelaskan bahwa, nasib 3 buah bom yang diidentifikasi pada Jumat (16/9) lalu di Kampung Kampung Batu Viafas, Distrik Kokas, masih menunggu perintah dari Polda Papua Barat. Saat ini, di lokai penemuan bom tersebut, masih dipasang garis polisi. “Saya berharap, masyarakat melapor jika menemukan barang yang dicurigai bisa membahayakan. ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/09/tindaklanjut-penemuan-bom-masih-tunggu-tindaklanjut-polda/">Tindaklanjut Penemuan Bom Masih Tunggu Tindaklanjut Polda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2072" aria-describedby="caption-attachment-2072" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-2072" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/09/fakfakpolisi.jpg" alt="Wakapolres Fakfak, Kompol. Abd T Ayuba" width="710" height="399" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/09/fakfakpolisi.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/09/fakfakpolisi-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2072" class="wp-caption-text">Wakapolres Fakfak, Kompol. Abd T Ayuba</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Wakapolres Fakfak, Kompol. Abd T Ayuba, menjelaskan bahwa, nasib 3 buah bom yang diidentifikasi pada Jumat (16/9) lalu di Kampung Kampung Batu Viafas, Distrik Kokas, masih menunggu perintah dari Polda Papua Barat. Saat ini, di lokai penemuan bom tersebut, masih dipasang garis polisi.</p>
<p>“Saya berharap, masyarakat melapor jika menemukan barang yang dicurigai bisa membahayakan. Seperti kita tahu, di Distrik Kokas dulu memang terdapat bunker tentara Jepang, bahkan masih ada sampai saat ini. Jadi diperkirakan, barang peninggalan perang dunia II, bisa ada di sekitar Kokas,” Kata Ayuba.</p>
<p>Ayuba belum bisa memastikan, apakah bom tua yang terpendam dalam air laut itu masih aktif dan bisa meledak atau sudah tidak aktif lagi.</p>
<p>“Kami belum bisa memastikan, sebab Polres Fakfak tidak ada personil yang ahli dalam  bahan peledak atau bom,” kata Ayuba.</p>
<p>Ayuba melanjutkan, biasanya penanganan barang berbahaya seperti bom, akan dimusnahkan oleh ahlinya. Untuk itu, langkah teraman adalah waspada terhadap keberadaan barang yang diduga berbahaya dan segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat, bisa ke Polsek atau Koramil.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat Kokas melaporkan adanya 3 buah benda yang diduga bom jenis meriam. Mendapat laporan tersebut, polisi segera mengidentifikasi benda tersebut dan mengamankannya.</p>
<p>Bom tersebut, selama ini sebenarnya telah diketahui oleh masyarakat. Namun karena jauh dari pemukiman, masyarakat membiarkan saja. Masyarakat baru melaporkan keberadaan bom tersebut, karena lokasi tersebut akan dibangun jalan antar kampung di Distrik Kokas. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/09/tindaklanjut-penemuan-bom-masih-tunggu-tindaklanjut-polda/">Tindaklanjut Penemuan Bom Masih Tunggu Tindaklanjut Polda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2016/09/tindaklanjut-penemuan-bom-masih-tunggu-tindaklanjut-polda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Bom Diperkirakan Bekas PD II Diamankan Polisi</title>
		<link>https://infofakfak.com/2016/09/3-bom-diperkirakan-bekas-pd-ii-diamankan-polisi/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2016/09/3-bom-diperkirakan-bekas-pd-ii-diamankan-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2016 11:58:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[fakfakpolisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2062</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Aparat kepolisian Resort Fakfak, Jumat (16/9) lalu, mengidentifikasi 3 buah “barang antik” yang diduga sebagai bom peninggalan perang dunia II. Ketiganya ditemukan di bibir pantai yang berlokasi di Kampung Batu Viafas, Distrik Kokas. 16 personil Polres Fakfak yang dipimpin oleh Kasatreskrim dan disaksikan Kapolres Fakfak, AKBP. Gazali Ahmad, berhasil mengangkat dan melakukan identifikasi sementara. ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/09/3-bom-diperkirakan-bekas-pd-ii-diamankan-polisi/">3 Bom Diperkirakan Bekas PD II Diamankan Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2063" aria-describedby="caption-attachment-2063" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-2063" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/09/fakfakbom.jpg" alt="Salah satu benda diduga bom yang diidentifikasi aparat Polres Fakfak" width="710" height="399" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/09/fakfakbom.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/09/fakfakbom-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2063" class="wp-caption-text">Salah satu benda diduga bom yang diidentifikasi aparat Polres Fakfak</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Aparat kepolisian Resort Fakfak, Jumat (16/9) lalu, mengidentifikasi 3 buah “barang antik” yang diduga sebagai bom peninggalan perang dunia II. Ketiganya ditemukan di bibir pantai yang berlokasi di Kampung Batu Viafas, Distrik Kokas.</p>
<p>16 personil Polres Fakfak yang dipimpin oleh Kasatreskrim dan disaksikan Kapolres Fakfak, AKBP. Gazali Ahmad, berhasil mengangkat dan melakukan identifikasi sementara.</p>
<p>Dari identifikasi tersebut, tercatat bahwa barang yang diduga bom tersebut, berukuran berbeda-beda. Dugaan bom pertama, memiliki panjang 130 cm dengan diameter 32 cm, dengan posisi saat ditemukan sekitar 1,7 meter dari bibir pantai. Sedangkan diduga bom kedua dan ketiga, ditemukan terkubur pada kedalaman 60 cm saat air laut surut, dengan panjang 135 cm dan 124 cm, dan berdiameter 35 cm serta 32 cm.</p>
<p>Menurut Abu Sit, seorang petani warga Kampung Kinam yang melaporkan keberadaan benda tersebut, masyarakat selama ini sebenarnya mengetahui ketiga benda tersebut, namun tidak dilaporkan karena lokasinya cukup jauh dari pemukiman warga, yakni 4 km.</p>
<p>Abu Sit baru melaporkan ke polisi perihal benda berbahaya tersebut, karena saat ini, di lokasi benda tersebut akan dilewati pembangunan jalan yang menghubungkan Kampung Batu Viafas dan Kampung Kinam. Dikuatirkan, benda tersbut meledak dan membahayakan masyarakat.</p>
<p>Atas penemuan ini, pihak keamanan telah melaporkan hal ini ke Polda Papua Barat dan menunggu perintah selanjutnya. Sebab, Polres Fakfak tidak memiliki satuan EOD atau Jihandak. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/09/3-bom-diperkirakan-bekas-pd-ii-diamankan-polisi/">3 Bom Diperkirakan Bekas PD II Diamankan Polisi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2016/09/3-bom-diperkirakan-bekas-pd-ii-diamankan-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kantin Kejujuran Di Polres Fakfak</title>
		<link>https://infofakfak.com/2016/01/kantin-kejujuran-di-polres-fakfak/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2016/01/kantin-kejujuran-di-polres-fakfak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2016 11:21:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[fakfakpolisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=1474</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Selama ini kita mendengar adanya kantin kejujuran di sekolah sekolah. Tujuannya adalah mendidik dan menanamkan sifat jujur sejak dini kepada siswa. Nah, kalau ada kantin kejujuran di markas polisi, apa tujuannya? Kapolres Fakfak, AKBP. H. Drs. Muhammad Yusuf Th, SH. MH. menjelaskan bahwa, kantin kejujuran yang sedang dibangun di bagian belakang Mapolres Fakfak tersebut, ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/01/kantin-kejujuran-di-polres-fakfak/">Kantin Kejujuran Di Polres Fakfak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1475" aria-describedby="caption-attachment-1475" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/01/fakfakpolisi1.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-1475" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/01/fakfakpolisi1.jpg" alt="Kapolres Fakfak, AKBP. H. Drs. Muhammad Yusuf Th, SH. MH." width="710" height="533" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/01/fakfakpolisi1.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/01/fakfakpolisi1-300x225.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /></a><figcaption id="caption-attachment-1475" class="wp-caption-text">Kapolres Fakfak, AKBP. H. Drs. Muhammad Yusuf Th, SH. MH.</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Selama ini kita mendengar adanya kantin kejujuran di sekolah sekolah. Tujuannya adalah mendidik dan menanamkan sifat jujur sejak dini kepada siswa. Nah, kalau ada kantin kejujuran di markas polisi, apa tujuannya?</p>
<p>Kapolres Fakfak, AKBP. H. Drs. Muhammad Yusuf Th, SH. MH. menjelaskan bahwa, kantin kejujuran yang sedang dibangun di bagian belakang Mapolres Fakfak tersebut, dimaksudkan juga untuk menanamkan sifat kejujuran bagi anggota bhayangkara tersebut.</p>
<p>“Kepada polisi sekalipun, sifat jujur harus ditanamkan dengan kuat, agar menjadi kebiasaan dan dasar dalam bekerja. Kalau polisinya jujur, tentu masyarakat akan dapat mencontoh. Sebaliknya, kalau polisinya saja sudah tidak jujur, masyarakat bisa kacau,” ujar Kapolres.</p>
<p>Rencananya, Kapolres akan mengoperasikan kantin kejujuran setelah kesibukan Pilkada mereda.</p>
<p>“Kita tunggu proses Pilkada ini usai dulu, baru kantinnya bisa dibuka,” tambahnya.</p>
<p>Menurut polisi yang bercita-cita menjadi pengacara atau penasehat hukum jika pensiun ini, mekanisme berbelanja di kantin kejujuran, sama dengan kantin kejujuran yang ada selama ini. Pembeli membeli barang, lalu memasukkan uangnya ke dalam kotak. Tidak ada pengawasan, sehingga yang berbicra adalah hati nurani.</p>
<p>Mudah-mudahan kantin kejujuran yang digagas ini bisa berumur panjang. Jangan sampai hanya bertahan beberapa waktu saja, karena modal menguap entah kemana. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/01/kantin-kejujuran-di-polres-fakfak/">Kantin Kejujuran Di Polres Fakfak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2016/01/kantin-kejujuran-di-polres-fakfak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satlantas Terapkan Uji SIM Dengan Komputerisasi</title>
		<link>https://infofakfak.com/2015/03/satlantas-terapkan-uji-sim-dengan-komputerisasi/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2015/03/satlantas-terapkan-uji-sim-dengan-komputerisasi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2015 10:39:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[HukRim]]></category>
		<category><![CDATA[fakfakpolisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Ujian untuk mendapatkan Surat Ijin Mengemudi atau SIM di Satlantas Polres Fakfak, kini menerapkan uji terkomputerisasi. Dengan sistem lumayan canggih ini, peserta ujian SIM menjawab ujian yang diujiikan melalui visual dan sound. Meski demikian, dengan jujur Kasat Lantas Polres Fakfak, AKP Haris Darma Sucipto, SH. menjelaskan bahwa, petugas masih memberikan bimbingan kepada peserta ujian, ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2015/03/satlantas-terapkan-uji-sim-dengan-komputerisasi/">Satlantas Terapkan Uji SIM Dengan Komputerisasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_619" aria-describedby="caption-attachment-619" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2015/03/fakfakpolisi1.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-619" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2015/03/fakfakpolisi1.jpg" alt="Suasana ujian SIM di Satlantas Polres Fakfak" width="710" height="533" /></a><figcaption id="caption-attachment-619" class="wp-caption-text">Suasana ujian SIM di Satlantas Polres Fakfak</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Ujian untuk mendapatkan Surat Ijin Mengemudi atau SIM di Satlantas Polres Fakfak, kini menerapkan uji terkomputerisasi. Dengan sistem lumayan canggih ini, peserta ujian SIM menjawab ujian yang diujiikan melalui visual dan sound.</p>
<p>Meski demikian, dengan jujur Kasat Lantas Polres Fakfak, AKP Haris Darma Sucipto, SH. menjelaskan bahwa, petugas masih memberikan bimbingan kepada peserta ujian, karena masih banyak yang belum mengerti teknologi ini.</p>
<p>“Kalau dibiarkan, tentu akan memakan waktu lama. Sebab, banyak peserta ujian yang masih bingung dengan sistim ini. Jadi masih dibimbing petugas,” kata Kasat Lantas asal Sidoarjo ini.</p>
<p>Sementara itu, Annisa Shafira, siswi SMA Negeri I Fakfak yang mengikuti ujian terkomputerisasi ini, mengaku awalnya kesulitan.</p>
<p>“Awalnya kesulitan, tapi akhirnya bisa, setelah diberi arahan petugas,” kata Annnisa yang mengambil SIM C ini.</p>
<p>Kasat Lantas menyinggung masih banyaknya motor yang menggunakan knalpot racing yang menimbulkan suara bising. Untuk itu, pihaknya akan terus merazia motor-motor yang tidak dilengkapi dengan peralatan standar, agar mengurangi resiko kecelakaan di jalan.</p>
<p>Saat ini, seratrus lebih knalpot racing berahasil diamankan di Satlantas. Knalpot knalpot ini nantinya akan dimusnahkan dengan cara dipotong-potong, seperti yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu. (wah)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2015/03/satlantas-terapkan-uji-sim-dengan-komputerisasi/">Satlantas Terapkan Uji SIM Dengan Komputerisasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2015/03/satlantas-terapkan-uji-sim-dengan-komputerisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1 Bulan Polantas Gelar Razia Jaring Kendaraan Bodong</title>
		<link>https://infofakfak.com/2015/03/1-bulan-polantas-gelar-razia-jaring-kendaraan-bodong/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2015/03/1-bulan-polantas-gelar-razia-jaring-kendaraan-bodong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2015 12:22:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[HukRim]]></category>
		<category><![CDATA[fakfakpolisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=608</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Kasat Lantas Polres Fakfak, AKP. Haris Darma Sucipto, SH. menjelaskan bahwa, pihaknya dalam 1 bulan kedepan, akan mengintensifkan razia kendaraan bermotor, dengan sasaran menjaring keberadaan kendaraan bodong, alias tidak dilengkapi surat resmi, yang disinyalir telah banyak masuk Fakfak. “Razia dengan sasaran menjaring motor bodong, akan kami lakukan selama 1 bulan ini. Hal ini dilakukan, ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2015/03/1-bulan-polantas-gelar-razia-jaring-kendaraan-bodong/">1 Bulan Polantas Gelar Razia Jaring Kendaraan Bodong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_609" aria-describedby="caption-attachment-609" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2015/03/fakfakpolisi.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-609" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2015/03/fakfakpolisi.jpg" alt="Kasat Lantas Polres Fakfak, kini AKP. Haris Darma Sucipto, SH." width="710" height="533" /></a><figcaption id="caption-attachment-609" class="wp-caption-text">Kasat Lantas Polres Fakfak, kini AKP. Haris Darma Sucipto, SH.</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Kasat Lantas Polres Fakfak, AKP. Haris Darma Sucipto, SH. menjelaskan bahwa, pihaknya dalam 1 bulan kedepan, akan mengintensifkan razia kendaraan bermotor, dengan sasaran menjaring keberadaan kendaraan bodong, alias tidak dilengkapi surat resmi, yang disinyalir telah banyak masuk Fakfak.</p>
<p>“Razia dengan sasaran menjaring motor bodong, akan kami lakukan selama 1 bulan ini. Hal ini dilakukan, sebab disinyalir saat ini sudah cukup banyak motor bodong yang telah masuk ke Fakfak,” ujar Kasat lantas, yang naik pangkat Januari lalu itu.</p>
<p>Diakuinya, keberadaan kendaraan, utamanya motor bodong ini, untuk saat ini masih sulit didapat. Sebab, motor motor tersebut saat ini masih dilengkapi STNK yang masih hidup. Sedangkan BPKB biasanya tidak ada. Motor motor tersebut akan mulai bermasalah, ketika STNK bawaan dari luar Fakfak tersebut telah habis masa berlakunya.</p>
<p>Menurut Kasat lantas asal Sidoarjo Jatim ini, dengan razia ini dimaksudkan, agar pihak yang akan mendatangkan motor bodong berpikir dua kali. Selain merugikan negara karena tidak membayar pajak, motor bodong tentu rawan berhubungan dengan tindak kriminal di laur Fakfak, baik itu pencurian ranmor,ataupun penipuan dan penggelapan motor kredit.</p>
<p>Jika masyarakat menduga ada kendaraan mencurikan, bisa mengecek keabsahan identitas kendaraan tersebut dengan SMS ke 7070. Misalnya, ada kendaraan bernopol L 1111 AA, maka ketik; Jatim L 1111 AA, dan kirim ke 7070. Tak lama kemudia akan didapat balasan otomatis, yang berisi data kendaraan tersebut. Jika data tidak sesuai dengan kondisi kendaraan, maka kemungkinan kendaraan tersebut adalah kendaraan bermasalah. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2015/03/1-bulan-polantas-gelar-razia-jaring-kendaraan-bodong/">1 Bulan Polantas Gelar Razia Jaring Kendaraan Bodong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2015/03/1-bulan-polantas-gelar-razia-jaring-kendaraan-bodong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
