<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fakfaklistrik &#8211; Infofakfak.com</title>
	<atom:link href="https://infofakfak.com/tag/fakfaklistrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infofakfak.com</link>
	<description>Informasi Seputar Kota Fakfak</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Nov 2017 12:19:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>
	<item>
		<title>First Synchron PLTMG MPP 50 MW</title>
		<link>https://infofakfak.com/2017/11/first-synchron-pltmg-mpp-50-mw/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2017/11/first-synchron-pltmg-mpp-50-mw/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2017 12:19:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Papua]]></category>
		<category><![CDATA[fakfaklistrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2764</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jayapura_ PLN Wilayah Papua mengoperasikan Pembangkit Listrik Mesin Gas (PTLMG) yang dibangun pada 2017 sebesar 70 MW, masing-masing berlokasi di Holtekam, Kota Jayapura,  sebesar 50 MW dan  di Nabire sebesar 20 MW. &#8220;Hari ini kita melakukan first synchron PLTMG Holtekamp setelah selesai dibangun selama 9 bulan,&#8221; ujar Direktur Bisnis PT PLN Regional Maluku Papua, Ahmad Rofik, usai melaksanakan first ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2017/11/first-synchron-pltmg-mpp-50-mw/">First Synchron PLTMG MPP 50 MW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2765" aria-describedby="caption-attachment-2765" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2765" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/11/fakfaklistrik.jpg" alt="Gunting Pita PLTMG MPP Jayapura oleh Direktur Bisnis Regional Maluku-Papua" width="710" height="473" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/11/fakfaklistrik.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/11/fakfaklistrik-300x199.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2765" class="wp-caption-text">Gunting Pita PLTMG MPP Jayapura oleh Direktur Bisnis Regional Maluku-Papua</figcaption></figure>
<p>Jayapura_ PLN Wilayah Papua mengoperasikan Pembangkit Listrik Mesin Gas (PTLMG) yang dibangun pada 2017 sebesar 70 MW, masing-masing berlokasi di Holtekam, Kota Jayapura,  sebesar 50 MW dan  di Nabire sebesar 20 MW.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita melakukan first synchron PLTMG Holtekamp setelah selesai dibangun selama 9 bulan,&#8221; ujar Direktur Bisnis PT PLN Regional Maluku Papua, Ahmad Rofik, usai melaksanakan first Synchron PLTMG MPP 50 MW di Jayapura, pada Kamis (26/10) lalu.</p>
<p>Menurut Ahmad Rofik, PLTMG Holtekamp merupakan satu dari program Presiden Joko Widodo untuk pembangun pembangkit listrik 35.000 MW di seluruh Indonesia. Sesuai program PLN Regional Maluku dan Papua, yaitu Papua terang pada tahun 2020, di mana rasio elektrifikas khususnya di Papua di harapkan diatas 85, 96 peraen, maka pembangunan infrastuktur tenaga listrik pada beberapa desa, kecamatan (Distrik) dan kabupaten yang belum berlistrik telah dibangun sehingga 2020.</p>
<p>&#8220;Kita harapkan semua desa, kecamatan (Distrik) dan Kabupaten di Papua sudah teraliri listrik hingga 2020,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kata Ahmad Rofik, di wilayah Papua telah dibangun beberapa pembangkit PLTMG yang akan operasi tahun 2017 sebesar 70 MW di Provinsi Papua, yaitu di Jayapura 50 MW dan Nabire 20 MW. Tahun 2018 sebesar 205 MW yakni di Provinsi Papua, Merauke 40 MW, Biak 15 MW, Serui 10 MW, Timika 10 MW, dan Papua Barat,di  Manokwari 20 MW, Raja Ampat 10 MW, Sorong 30 MW , Fakfak 10 MW, Jayapura peaker 40 MW, dan Kaimana 10 MW. Untuk operasi pada tahun 2019 dibangun sebesar 120 MW di beberapa daerah lainnya di Papua.</p>
<p>&#8220;Pembangunan pembangkit listrik ini telah selaras dengan program Indonesia terang di Papua dan mendukung rencana penyelenggaraan PON XX di Papua termasuk di beberapa kabupaten yang ada Venue PON 2020,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sementara itu General Manager PT PLN Unit Induk Pembangunan Papua, Henrison A. Lumbanraja mengatakan, momen dan hadiah pada Peringatan Hari Listrik Nasional yang ke-72 untuk Papua.</p>
<p>&#8220;Pembangunan PLTMG 50 MW Jayapura ini dimulai awal tahun 2017. Pembangkit ini dikerjakan oleh konsorsium PP (Pembangunan Perumahan) dan Wartsila pekerjaan konstruksi ini termasuk pembangkit yang dibangun dengan 50 Megawatt yang sangat singkat sekitar 9 bulan dan ini juga sebagai sinergi antar BUMN. Dalam waktu dekat yaitu pada minggu ke-2 November 2017, PLTMG Nabire yang berkapasitas 20 MW akan dioperasikan,&#8221; kata Henrison.</p>
<p>Saat ini, daya mampu Jayapura mencapai 83 MW dan dengan masuknya tambahan sebesar 50 MW listrik yang tersedia dalam sistem Jayapura mencapai 133 MW dengan penambahan sekitar 60% dari daya saat ini. Dengan meningkatnya pasokan listrik, pemadaman akibat neraca daya defisit dapat diminimalisir dan membuka peluang baru bagi investor-investor untuk menjalankan perekonomian di Jayapura (pln/wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2017/11/first-synchron-pltmg-mpp-50-mw/">First Synchron PLTMG MPP 50 MW</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2017/11/first-synchron-pltmg-mpp-50-mw/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>13 Tahun Menunggu Listrik, Kini Teraliri 18 Jam Perhari</title>
		<link>https://infofakfak.com/2017/10/13-tahun-menunggu-listrik-kini-teraliri-18-jam-perhari/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2017/10/13-tahun-menunggu-listrik-kini-teraliri-18-jam-perhari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2017 11:23:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[fakfaklistrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2754</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Setelah menunggu tiga belas tahun, akhirnya masyarakat di dua distrik, yakni Distrik Bomberay dan Distrik Tomage, Kabupaten FakFak, Papua Barat, bisa menikmati listrik PLN yang menyala delapan belas jam setiap harinya. Sebelumnya, mereka mendapatkan aliran listrik paling lama dua belas jam perhari. Itupun, jika pasokan solar ada. Jika solar habis, sering mereka beraktivitas malam ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2017/10/13-tahun-menunggu-listrik-kini-teraliri-18-jam-perhari/">13 Tahun Menunggu Listrik, Kini Teraliri 18 Jam Perhari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2755" aria-describedby="caption-attachment-2755" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-2755" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/10/fakfakpln1.jpg" alt="Wakil Bupati Fakfak, Abaraham Sopaheluwakan menggunting pita ruang genset didampingi Manager Area Sorong dan Manager SDM dan Administrasi Wilayah Papua dan Papua Barat" width="710" height="400" /><figcaption id="caption-attachment-2755" class="wp-caption-text">Wakil Bupati Fakfak, Abaraham Sopaheluwakan menggunting pita ruang genset didampingi Manager Area Sorong dan Manager SDM dan Administrasi Wilayah Papua dan Papua Barat (dok: wahyu)</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Setelah menunggu tiga belas tahun, akhirnya masyarakat di dua distrik, yakni Distrik Bomberay dan Distrik Tomage, Kabupaten FakFak, Papua Barat, bisa menikmati listrik PLN yang menyala delapan belas jam setiap harinya. Sebelumnya, mereka mendapatkan aliran listrik paling lama dua belas jam perhari. Itupun, jika pasokan solar ada. Jika solar habis, sering mereka beraktivitas malam dalam kegelapan.</p>
<p>Kini, setelah PLN Area Sorong melaunching program listrik desa pada Rabu (25/10) malam lalu, keadaan keadaan masyarakat Distrik Bomberay dan Distrik Tomage diharapkan menjadi lebih baik.</p>
<p>PLN Area Sorong, menjadikan Bomberay sebagai pusat melaunching 16 lokasi listrik desa yang merupakan program dari program Papua Terang. Dengan kekuatan genset sebesar 200 kw, PLN bakal memberikan sumbangsih perubahan positif bagi daerah.</p>
<p>Manager Area Sorong, Aep Saifudin, dalam keterangannya kepada wartawan menyampaikan bahwa, untuk tahap awal, pihaknya menyediakan satu genset berkekuatan 200 kw. Namun jika terjadi pertambahan pelanggan, maka pihaknya akan menambah dengan satu genset lagi.</p>
<p>“Jadi Bomberay kami jadikan sebagai pusat launching 16 lokasi program listrik desa yang merupakan salah satu program dari Papua Terang. Untuk saat ini sudah ada 465 pelanggan yang terdaftar. Tentu jumlah pelanggan ini akan bertambah. Dengan demikian, kami akan menambah satu genset lagi dengan kekuatan yang sama,” jelas Aep. “Listrik akan menyala dari jam 6 sore hingga besok jam 12 siang,” tambahnya.</p>
<p>Manager Rayon Fakfak, Muhammad Puarada menjelaskan, waktu jedah selama enam jam akan dipergunakan untuk perawatan dan pemeriksaan rutin.</p>
<p>“Karena genset masih satu unit, maka listrik menyala selama 18 jam perhari. Yang 6 jam akan dipergunakan untuk perawatan rutin. Jika nantinya genset sudah ada dua unit, maka listrik bisa menyala 24 jam,” ujar Puarada.</p>
<p>Sementara itu, usai meresmikan launching listrik desa, Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abaraham Sopaheluwakan, M.Si., didampingi Manager PLN Area Sorong, Aep Saifudin dan Manager SDM dan Administrasi Wilayah Papua dan Papua Barat, Lukas Tarigan, menggunting pita ruang genset.</p>
<p>Dalam sambutannya, Abraham menyampaikan terima kasih kepada PT. PLN, serta harapan bahwa setelah adanya listrik selama delapan belas jam ini, bisa menggerakkan perekonomian masyarakat Bomberay dan Tomage.</p>
<p>Usai itu, Wakil Bupati dan rombongan meninjau langsung satu rumah penduduk yang  telah mendapat aliran listrik PLN. Wakil Bupati menyalakan listrik dengan membuka switch pada meteran.</p>
<p>Hal penting lainnya ialah, dengan berlangganan listrik PLN ini, maka setiap keluarga dapat menghemat pengeluaran untuk biaya penerangan hingga 1 juta rupiah lebih, setiap bulannya. Sebelumnya, warga harus menyediakan solar minimal 5 liter per hari. Dengan harga solar 10.000/liternya, maka biaya listrik sebesar 1,5 juta.</p>
<p>Elin Ismaya, pegawai Kantor Distrik Bomberay merasa senang dengan adanya listrik desa dari PLN ini. Baginya, pekerjaan kantor akan sangat terbantu dengan adanya listrik yang akan menyala hingga jam 12 siang ini.</p>
<p>“Senang sekali. Listrik ini, meski menyala hingga jam 12 siang, tentu akan sangat membantu pekerjaan kantor menjadi lebih cepat,” kata Elin.</p>
<p>Setelah launching listrik desa untuk Distrik Bomberay dan Distrik Tomage, PLN diharapkan segera menuntaskan masalah listrik di Distrik Kokas. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2017/10/13-tahun-menunggu-listrik-kini-teraliri-18-jam-perhari/">13 Tahun Menunggu Listrik, Kini Teraliri 18 Jam Perhari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2017/10/13-tahun-menunggu-listrik-kini-teraliri-18-jam-perhari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Program Utama PLN Akan Diterapkan di Fakfak Hingga 2018</title>
		<link>https://infofakfak.com/2017/03/3-program-utama-pln-akan-diterapkan-di-fakfak-hingga-2018/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2017/03/3-program-utama-pln-akan-diterapkan-di-fakfak-hingga-2018/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Mar 2017 11:53:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Papua]]></category>
		<category><![CDATA[fakfaklistrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2438</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ General Manager PT. PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B), Yohanis Sukrilismono, didampingi Manager PLN Cabang Sorong dan Manager PLN Rayon Fakfak beserta stafnya, Kamis sore (9/3), berkunjung ke Kantor Bupati Fakfak. Dalam kunjungan itu, mereka diterima Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Charles Kambu, S.Sos. M.Si., yang  didampingi Asisten Bidang Pemerintahan ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2017/03/3-program-utama-pln-akan-diterapkan-di-fakfak-hingga-2018/">3 Program Utama PLN Akan Diterapkan di Fakfak Hingga 2018</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2439" aria-describedby="caption-attachment-2439" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-2439" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/03/fakfaklistrik.jpg" alt="GM PLN WP2B bersama rombongan tatap muka dengan Pemda Kabupaten Fakfak" width="710" height="400" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/03/fakfaklistrik.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/03/fakfaklistrik-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2439" class="wp-caption-text">GM PLN WP2B bersama rombongan tatap muka dengan Pemda Kabupaten Fakfak</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ General Manager PT. PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B), Yohanis Sukrilismono, didampingi Manager PLN Cabang Sorong dan Manager PLN Rayon Fakfak beserta stafnya, Kamis sore (9/3), berkunjung ke Kantor Bupati Fakfak.</p>
<p>Dalam kunjungan itu, mereka diterima Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Charles Kambu, S.Sos. M.Si., yang  didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Fakfak, Joko Purnomo, serta Widi Asmorojati, yang mewakili Kepala Bappeda.</p>
<p>Kunjungan para petingga PLN di wilayah Papua dan Papua Barat yang dilangsungkan di ruang rapat Kantor Bupati Fakfak ini, membicarakan program pemerintah pusat, yakni Indonesia Terang dan beberapa isu penting lainnya.</p>
<p>“Ada tiga program utama, yang dalam waktu dekat ini akan kami laksanakan di Kabupaten Fakfak hingga 2018,” jelas Yohanis.</p>
<p>Dijelaskan Yohanis, salah satu dari tiga program utama itu ialah, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang kapasitasnya 20 x 10 megawatt (MW) di Kabupaten Fakfak.</p>
<p>“Ini kapasitasnya besar sekali, jika dibandingkan dengan beban puncak saat ini di Fakfak hanya 5 MW. Untuk itu, yang kami harapkan kapasitas yang besar ini bisa menjangkau sampai ke desa-desa,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, lanjut Yohanis, PLN akan menambah pembangkit listrik di Distrik Bomberay dan Distrik Kokas, namun belum melayani pelanggan hingga 24 jam seperti di Kota Fakfak.</p>
<p>“Terima kasih, karena masyarakat Bomberay menghibahkan tanah mereka, untuk pembangunan pembangkit listrik. Dengan pembangkit ini, bila semula listrik hanya menyala 6 jam, akan bertambah menjadi 18 jam melayani masyarakat,” lanjut Yohanis.</p>
<p>Lebih lanjut Yohanis menjelaskan, untuk Distrik Kokas, pembangunan pembangkit listrik terkendala pada lahan, sehingga dia mengharapkan Pemerintah Daerah dapat mengatasi hal tersebut, agar pembangkit lsitrik bisa dibangun di daerah itu.</p>
<p>“Kami berharap, Distrik Kokas akan terang 24 jam sama seperti di Kota Fakfak, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar,” harap Yahonis.</p>
<p>Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Charles Kambu, S.Sos. M.Si., menjelaskan bahwa, program PLN sevisi dengan visi dan misi Bupati Fakfak, yakni Gerakan Membangun Kampung Bercahaya atau Gerbang Kaca.</p>
<p>“Terkait dengan persoalan pembebasan lahan untuk pembangkit listrik di Distrik Kokas, saya akan sampaikan kepada Pak Bupati,” ujar Charles Kambu.</p>
<p>GM PLN WP2B berharap adanya dukungan pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Fakfak, agar program pemerintah pusat yang baik tersebut, bisa dilaksanakan dengan baik. (*)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Reporter : Salter</p>
<p>Editor : Wahyu</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2017/03/3-program-utama-pln-akan-diterapkan-di-fakfak-hingga-2018/">3 Program Utama PLN Akan Diterapkan di Fakfak Hingga 2018</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2017/03/3-program-utama-pln-akan-diterapkan-di-fakfak-hingga-2018/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stok Daya Ideal Kurang 500 kW, Kondisi Listrik Fakfak Masih Kritis</title>
		<link>https://infofakfak.com/2016/11/stok-daya-ideal-kurang-500-kw-kondisi-listrik-fakfak-masih-kritis/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2016/11/stok-daya-ideal-kurang-500-kw-kondisi-listrik-fakfak-masih-kritis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2016 08:47:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[fakfaklistrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2213</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Kepala PLN Unit Fakfak, Muhammad Puarada, Rabu (9/11) pagi menjelaskan bahwa, kondisi listrik di Fakfak untuk saat ini masih dalam kondisi kritis. Hal ini, jika dilihat dari cadangan daya yang seharusnya 800 kW, tetapi baru tersedia 300 Kw. Akibatnya, kekurangan cadangan daya sebesar 500 Kw ini akan menyebabkan adanya pemadaman listrik, jika salah satu ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/11/stok-daya-ideal-kurang-500-kw-kondisi-listrik-fakfak-masih-kritis/">Stok Daya Ideal Kurang 500 kW, Kondisi Listrik Fakfak Masih Kritis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2214" aria-describedby="caption-attachment-2214" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-2214" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/11/fakfaklistrik.jpg" alt="Kepala PLN Unit Fakfak, Muhammad Puarada" width="710" height="399" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/11/fakfaklistrik.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/11/fakfaklistrik-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2214" class="wp-caption-text">Kepala PLN Unit Fakfak, Muhammad Puarada</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Kepala PLN Unit Fakfak, Muhammad Puarada, Rabu (9/11) pagi menjelaskan bahwa, kondisi listrik di Fakfak untuk saat ini masih dalam kondisi kritis. Hal ini, jika dilihat dari cadangan daya yang seharusnya 800 kW, tetapi baru tersedia 300 Kw. Akibatnya, kekurangan cadangan daya sebesar 500 Kw ini akan menyebabkan adanya pemadaman listrik, jika salah satu unit pembangkit mengalami gangguan.</p>
<p>“Kebutuhan pasokan daya listrik untuk Fakfak, adalah 4,7 hingga 5 MW. Saat ini memang kelebihan atau surplus 300 kW. Tetapi seharusnya, cadangan ideal adalah 800 kW, sehingga masih kurang 500kW,” jelas Muhammad Puarada.</p>
<p>Lebih jauh dijelaskan, angka 800 kW merupakan besar daya dari unit terbesar, seperti unit pembangkit PLTA di Werbah. Untuk diketahui, PLTA Werbah memiliki 2 unit pembangkit dengan daya masing-masing sebesar 1 MW atau daya maksimumnya adalah 800 kw. Sehingga, jika beroperasi semua, PLTA Werbah mampu mensuplai 1,6 MW.</p>
<p>“Saat ini, 1 turbin pembangkit mengalami kerusakan dan sedang dalam perbaikan. Jadi PLTA Werbah hanya mengoperasikan 1 unit pembangkit saja. Jika 2 pembangkit tersebut telah beroperasi, maka kondisi listrik dalam posisi aman dan cukup,” terang Muhammad Puarada.</p>
<p>Sementara itu, 4 genset milik PD Mbiah Pohi, 1 diantaranya sedang dalam perbaikan, dan diharapkan dalam bulan ini sudah bisa beroperasi kembali.</p>
<p>Adanya perbaikan pada 1 genset PD Mbiah Pohi dan 1 pembangkit PLTA Werbah inilah, yang menyebabkan kekurangan pasokan daya listrik. Akibatnya, PLN masih harus melakukan pemadaman.</p>
<p>Pemadaman listrik, selain karena kondisi internal, juga sering diakibatkan adanya gangguang eksternal, antara lain adanya pohon yang mengganggu kabel listrik.</p>
<p>Disisi lain, Teguh Firdaus, General Manager PT. Pelindo IV Cabang Fakfak, selain masalah pemadaman, juga mengeluhkan masalah tegangan listrik yang tidak sampai 220 volt.</p>
<p>“Pemadaman tentu mengganggu. Dan untuk tegangan listrik di Pelabuhan Fakfak, ternyata kurang dari 220 volt. Akibatnya, AC di kantor serta di terminal penumpang, tidak bisa dingin,” jelas Teguh.</p>
<p>Senada dengan Teguh, Mas Prih, guru pada SMK Negeri 1 Fakfak, juga mengeluh dengan pemadaman listrik yang masih sering terjadi.</p>
<p>“Tentu sangat mengganggu. Malah, seringnya pemadaman listrik itu mengakibatkan beberapa power supply komputer rusak. Proses belajar mengajar yang menggunakan peralatan listrik seperti proyektor dan audio, menjadi terkendala. Demikian pula dengan jaringan internet, menjadi mati,” terang Prih.</p>
<p>Banyak pihak berharap, proyek PLTMG atau Pembangkit Listrik Tenaga Minyak dan Gas, yang rencananya dibangun di Kampung Porum, Distrik Fakfak Barat, segera terealisasi. Dengan begitu, maka pasokan listrik di Fakfak akan lebih dari cukup. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/11/stok-daya-ideal-kurang-500-kw-kondisi-listrik-fakfak-masih-kritis/">Stok Daya Ideal Kurang 500 kW, Kondisi Listrik Fakfak Masih Kritis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2016/11/stok-daya-ideal-kurang-500-kw-kondisi-listrik-fakfak-masih-kritis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PLN Akan Tertibkan Penerima Subsidi Listrik 900 Watt</title>
		<link>https://infofakfak.com/2016/04/pln-akan-tertibkan-penerima-subsidi-listrik-900-watt/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2016/04/pln-akan-tertibkan-penerima-subsidi-listrik-900-watt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2016 11:42:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[fakfaklistrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=1671</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Ratusan pelanggan listrik di Fakfak dengan daya 900 watt, yang selama ini menerima subsidi, akan segera dirasionalisasikan. Pihak PLN telah melakukan pendataan ulang, terkait data pelanggan yang berhak menerima subsidi listrik 900 watt. Demikian disampaikan oleh Manager Rayon PLN Fakfak, Simon Rumbino. “Survei telah kami lakukan sejak pertengahan Januari hingga Maret ini, untuk mengecek ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/04/pln-akan-tertibkan-penerima-subsidi-listrik-900-watt/">PLN Akan Tertibkan Penerima Subsidi Listrik 900 Watt</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1668" aria-describedby="caption-attachment-1668" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/03/fakfaklistrik.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-1668" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/03/fakfaklistrik.jpg" alt="Simon Rumbino, Manager Rayon PLN Fakfak" width="710" height="399" /></a><figcaption id="caption-attachment-1668" class="wp-caption-text">Simon Rumbino, Manager Rayon PLN Fakfak</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Ratusan pelanggan listrik di Fakfak dengan daya 900 watt, yang selama ini menerima subsidi, akan segera dirasionalisasikan. Pihak PLN telah melakukan pendataan ulang, terkait data pelanggan yang berhak menerima subsidi listrik 900 watt. Demikian disampaikan oleh Manager Rayon PLN Fakfak, Simon Rumbino.</p>
<p>“Survei telah kami lakukan sejak pertengahan Januari hingga Maret ini, untuk mengecek data pelanggan yang menerima subsidi, khususnya pemakai meteran 900 watt. Mengenai mekanismenya, kami masih menunggu formula dari PLN pusat,” terang Simon.</p>
<p>Dijelaskan Simon, bahwa pendataan tersebut nantinya akan memisahkan pelanggan yang benar-benar berhak menerima subsidi, dan pelanggan mana yang akan dialihkan menjadi pelanggan non subsidi.</p>
<p>“Saat ini, pelanggan 900 watt yang menikmati subsidi diatas 3.000 pelanggan. Nantinya akan dirasionalisasi menjadi 2.486 pelanggan saja. Sisanya akan mengikuti mekanisme yang akan ditentukan oleh pusat,” lanjut Simon.</p>
<p>Kebijakan ini merupakan kebijakan nasional yang berlaku di seluruh Indonesia, sehingga diharapkan, subsidi pemerintah kepada pelanggan 900 watt, diterima oleh pelanggan yang memang berhak menerima subsidi itu. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/04/pln-akan-tertibkan-penerima-subsidi-listrik-900-watt/">PLN Akan Tertibkan Penerima Subsidi Listrik 900 Watt</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2016/04/pln-akan-tertibkan-penerima-subsidi-listrik-900-watt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Stok” Listrik Pas-pasan, Mati Lampu Masih Dimungkinkan</title>
		<link>https://infofakfak.com/2016/03/stok-listrik-pas-pasan-mati-lampu-masih-dimungkinkan/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2016/03/stok-listrik-pas-pasan-mati-lampu-masih-dimungkinkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2016 08:59:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[fakfaklistrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=1667</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Fakfak_ Manager Rayon PLN Fakfak, Simon Rumbino, tak menampik kemungkinan listrik di Fakfak masih akan mengalami pemadaman. Sebab, daya listrik di Fakfak untuk saat ini, masih terbilang pas-pasan. “Daya listrik saat ini pas-pasan. Hal ini disebabkan dari rusaknya mesin pembangkit milik P3 dan Mbiah Pohi,” jelas Simon. Dikatakan, dari 4 genset milik PD Mbiah ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/03/stok-listrik-pas-pasan-mati-lampu-masih-dimungkinkan/">“Stok” Listrik Pas-pasan, Mati Lampu Masih Dimungkinkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_1668" aria-describedby="caption-attachment-1668" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-1668" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/03/fakfaklistrik.jpg" alt="Simon Rumbino, Manager Rayon PLN Fakfak" width="710" height="399" /><figcaption id="caption-attachment-1668" class="wp-caption-text">Simon Rumbino, Manager Rayon PLN Fakfak</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Manager Rayon PLN Fakfak, Simon Rumbino, tak menampik kemungkinan listrik di Fakfak masih akan mengalami pemadaman. Sebab, daya listrik di Fakfak untuk saat ini, masih terbilang pas-pasan.</p>
<p>“Daya listrik saat ini pas-pasan. Hal ini disebabkan dari rusaknya mesin pembangkit milik P3 dan Mbiah Pohi,” jelas Simon.</p>
<p>Dikatakan, dari 4 genset milik PD Mbiah Pohi dengan daya masing-masing genset sebesar 500 Kw, 1 genset rusak parah sehingga masih dalam pembongkaran dan 1 genset hanya bisa dimanfaatkan maksimal 50% daya. Sehingga, praktis genset Mbiah Pohi hanya mampu mensuplai 1.250 Kw.</p>
<p>Sedangkan dari 6 genset milik P3 yang disewa PLN, 1 genset mengalami kerusakan, sehingga menyisakan 5 genset yang masih beroperasi, itupun 1 genset hanya mampu menyumbang 50% daya.</p>
<p>“Saat ini sebenarnya tidak ada pemadaman berrgilir, sebab pembangkit PLTA masih tersuplai air dengan cukup. Pemadaman baru dilaksanakan bila air untuk menggerakkan mesin pembangkit, kurang,” tambah Simon.</p>
<p>Mengenai pemadaman pada Rabu (30/3) kemarin, Simon menjelaskan bahwa, hal itu terjadi karena jebolnya kabel tanah di PLTD Kebun Kapas.</p>
<p>“Kabel di atas Kodim yang menuju seberang mengalami gangguan, hingga menyebabkan kebakaran. Bahkan salah satu rumah, tiangnya turut terbakar. Karena peristiwa yang terjadi pada 24 Maret lalu itu, rupanya menyebabkan kabel tanah kami rusak. Saat ini, kami masih menyambung secara darurat, menunggu kabel pengganti dari Sorong. Makanya, pemadaman listrik bisa terjadi sewaktu-waktu,” ulas Simon.</p>
<p>Terkait pelaksanaan Sertijab dari Penjabat Bupati kepada Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2016-2021 yang akan dilaksanakan malam ini (31/3), Simon menjamin ketersediaan pasokan listrik.</p>
<p>Nampaknya, mengantisipasi listrik mati, panitia sertijab telah menyiapkan genset untuk mensuplai kebutuhan listrik di Lapangan Basket yang menjadi lokasi sertijab tersebut. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/03/stok-listrik-pas-pasan-mati-lampu-masih-dimungkinkan/">“Stok” Listrik Pas-pasan, Mati Lampu Masih Dimungkinkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2016/03/stok-listrik-pas-pasan-mati-lampu-masih-dimungkinkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
