<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fakfakbudaya &#8211; Infofakfak.com</title>
	<atom:link href="https://infofakfak.com/tag/fakfakbudaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infofakfak.com</link>
	<description>Informasi Seputar Kota Fakfak</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Feb 2018 23:43:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>
	<item>
		<title>Bupati Minta Budaya Toleransi Antar Umat Beragama Tetap Dipelihara</title>
		<link>https://infofakfak.com/2018/02/bupati-minta-budaya-toleransi-antar-umat-beragama-tetap-dipelihara/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2018/02/bupati-minta-budaya-toleransi-antar-umat-beragama-tetap-dipelihara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2018 23:43:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[fakfakbudaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2940</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Bupati Fakfak, Drs. Mohamad Uswanas, M.Si., meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak, agar senantiasa menjaga dan memelihara budaya toleransi antar umat beragama yang selama ini terjalin, dengan rukun dan damai di atas tanah Mbaham Matta. &#8220;Budaya Satu Tungku Tiga Batu, sebagai pijakan kehidupan yang aman, rukun dan damai di Kabupaten Fakfak, harus selalu dijaga,&#8221; ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2018/02/bupati-minta-budaya-toleransi-antar-umat-beragama-tetap-dipelihara/">Bupati Minta Budaya Toleransi Antar Umat Beragama Tetap Dipelihara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2941" aria-describedby="caption-attachment-2941" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-2941" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2018/02/fakfakbudaya.jpg" alt="Bupati dan Kapolres Fakfak dalam resepsi Perayaan Imlek" width="710" height="345" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2018/02/fakfakbudaya.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2018/02/fakfakbudaya-300x145.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2941" class="wp-caption-text">Bupati dan Kapolres Fakfak dalam resepsi Perayaan Imlek</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Bupati Fakfak, Drs. Mohamad Uswanas, M.Si., meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak, agar senantiasa menjaga dan memelihara budaya toleransi antar umat beragama yang selama ini terjalin, dengan rukun dan damai di atas tanah Mbaham Matta.</p>
<p>&#8220;Budaya Satu Tungku Tiga Batu, sebagai pijakan kehidupan yang aman, rukun dan damai di Kabupaten Fakfak, harus selalu dijaga,&#8221; kata Bupati dalam sambutannya saat menghadiri resepsi peringatan Tahun Baru Imlek, Kamis (15/2) lalu.</p>
<p>Perayaan Tahun Baru Imlek dilaksanakan di Klenteng, di Jl. Izak Tellusa yang dihadiri oleh ratusan masyarakat Fakfak.</p>
<p>Dikatakan Bupati, peran seluruh tokoh masyarakat dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Fakfak adalah sangat penting, sehingga setiap etnis diharapkan saling menjaga kedamaian diantara sesama etnis lainya.</p>
<p>“Kalau Kamtibmas aman, maka pembangunan lancar. Kalau Kamtibmas tidak aman, maka pembangunan pasti terganggu. Tentu hal ini tidak kita inginkan,&#8221; tambah Bupati.</p>
<p>Dalam moment tersebut, Bupati juga mengharapkan kepada seluruh warga tionghoa yang mayoritas memiliki latar belakang bisnis, untuk membantu pemerintah menekan tingginya harga barang di Kabupaten Fakfak, agar daya beli masyarakat bisa terjangkau.</p>
<p>Hingga saat ini, meski pemerintah pusat telah membantu dengan program tol laut, harga-harga kebutuhan hidup di Fakfak, masih tinggi. Perlu ketegasan dan kebijakan yang ketat, agar harga kebutuhan hidup sama dengan daerah lainnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Fakfak,  AKBP. Deddy Foury Millewa disela sela mengisi acara hiburan tersebut mengingatkan masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan kedamaian di lingkungan masing-masing.</p>
<p>&#8220;Mari kita semua mengambil peran dan bagian dalam rangka menjaga ketertiban dan kedamaian di Kabupaten Kakfak,&#8221;ujar Deddy.</p>
<p>Puncak resepsi diawali dengan berbagai atraksi, termasuk pertunjukan barongsai dari Jawa, serta pembakaran kembang api. Resepsi diakhiri dengan pembagian angpau dari Bupati, Kapolres dan undangan lainya, kepada anak-anak yang meramaikan malam puncak resepsi Imlek tersebut. (rus/wah)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Reporter : Rustam</p>
<p>Editor : Wahyu</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2018/02/bupati-minta-budaya-toleransi-antar-umat-beragama-tetap-dipelihara/">Bupati Minta Budaya Toleransi Antar Umat Beragama Tetap Dipelihara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2018/02/bupati-minta-budaya-toleransi-antar-umat-beragama-tetap-dipelihara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikasuwara Fakfak Kukuhkan KRT Mohammad Uswanas Dipuro Sebagai Sesepuh Warga Jawa</title>
		<link>https://infofakfak.com/2017/08/ikasuwara-fakfak-kukuhkan-krt-mohammad-uswanas-dipuro-sebagai-sesepuh-warga-jawa/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2017/08/ikasuwara-fakfak-kukuhkan-krt-mohammad-uswanas-dipuro-sebagai-sesepuh-warga-jawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Aug 2017 02:53:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[fakfakbudaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2630</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Ikasuwara atau Ikatan Keluarga Sunda Jawa dan Madura di Kabupaten Fakfak, mengukuhkan Bupati Fakfak, Drs. Mohammad Uswanas, M.Si., sebagai sesepuh dan pengayom masyarakat Sunda Jawa dan Madura di Kabupaten Fakfak. Pengukuhan ini dilakukan oleh Ketua Ikasuwara Kabupaten Fakfak, Hanung Sapto Raharjo yang didampingi para ketua paguyuban masyarakat Sunda Jawa dan Madura di Kabupaten Fakfak, ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2017/08/ikasuwara-fakfak-kukuhkan-krt-mohammad-uswanas-dipuro-sebagai-sesepuh-warga-jawa/">Ikasuwara Fakfak Kukuhkan KRT Mohammad Uswanas Dipuro Sebagai Sesepuh Warga Jawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2631" aria-describedby="caption-attachment-2631" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-2631" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/08/fakfakbudaya.jpg" alt="KRT Drs. Mohammad Uswanas Dipuro, M.Si. memberikan sambutan usai pengukuhan" width="710" height="400" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/08/fakfakbudaya.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2017/08/fakfakbudaya-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2631" class="wp-caption-text">KRT Drs. Mohammad Uswanas Dipuro, M.Si. memberikan sambutan usai pengukuhan</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Ikasuwara atau Ikatan Keluarga Sunda Jawa dan Madura di Kabupaten Fakfak, mengukuhkan Bupati Fakfak, Drs. Mohammad Uswanas, M.Si., sebagai sesepuh dan pengayom masyarakat Sunda Jawa dan Madura di Kabupaten Fakfak.</p>
<p>Pengukuhan ini dilakukan oleh Ketua Ikasuwara Kabupaten Fakfak, Hanung Sapto Raharjo yang didampingi para ketua paguyuban masyarakat Sunda Jawa dan Madura di Kabupaten Fakfak, berbarengan dengan perhelatan Pagelaran Budaya dan Kuliner Khas Jawa yang diadakan Lapangan Basket Fakfak pada 20 hingga 21 Agustus 2017.</p>
<p>Tahun 2010 lalu, Bupati Fakfak, Drs. Mohammad Uswanas, M.Si., mendapat gelar kehormatan dari Keraton Surakarta Hadiningrat, Solo, dengan sebutan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Drs. Mohammad Uswanas Dipuro, M.Si.</p>
<p>Dalam sambutannya, KRT Drs. Mohammad Uswanas Dipuro, M.Si. menyampaikan harapannya, agar masyarakat Sunda Jawa dan Madura yang ada di Kabupaten Fakfak, dapat memberikan cotoh dan menurunkan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat Fakfak.</p>
<p>“Silakan datang hingga ke kampung, berbaur dengan masyarakat yang ada, berikan contoh dan ilmu yang baik, yang bermanfaat bagi masyarakat Fakfak. Masyarakat Sunda Jawa dan Madura yang ada di Fakfak adalah warga Fakfak juga,” ujar KRT Drs. Mohammad Uswanas Dipuro, M.Si.</p>
<p>Ketua Ikasuwara Kabupaten Fakfak Hanung Sapto Raharjo menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Bupati Fakfak, KRT Drs. Mohammad Uswanas Dipuro, M.Si. yang selama ini telah memberikan kebijakan dan ruang, bagi masyarakat Sunda Jawa dan Madura di Kabupaten Fakfak.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih, bahwa Beliau telah memberikan kesempatan bagi kita untuk bersama-sama membangun Kabupaten Fakfak, bersama masyarakat lainnya,” ucap Hanung.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, kepada KRT Drs. Mohammad Uswanas Dipuro, M.Si. dikenakan pakaian adat Jawa dan keris, sebagai lambang bahwa beliau dipercaya sebagai sesepuh warga Sunda Jawa dan Madura. (wah)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2017/08/ikasuwara-fakfak-kukuhkan-krt-mohammad-uswanas-dipuro-sebagai-sesepuh-warga-jawa/">Ikasuwara Fakfak Kukuhkan KRT Mohammad Uswanas Dipuro Sebagai Sesepuh Warga Jawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2017/08/ikasuwara-fakfak-kukuhkan-krt-mohammad-uswanas-dipuro-sebagai-sesepuh-warga-jawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mandi Shafar Terseret Perkembangan</title>
		<link>https://infofakfak.com/2016/11/mandi-shafar-terseret-perkembangan/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2016/11/mandi-shafar-terseret-perkembangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2016 11:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[fakfakbudaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://infofakfak.com/?p=2230</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakfak_ Budaya mandi shafar yang diperingati setiap tahun oleh masyarakat Fakfak, kini sedikit mengalami perubahan. Biasanya, mandi shafar  dilangsungkan di sepanjang Jl. Salasa Namudat atau Jalan Baru. Prakteknya, masyarakat yang berada di sepanjang Jalan Baru, “memandikan” siapapun yang ada di lokasi tersebut, termasuk pengguna jalan yang sedang lewat. Aksi siram serampangan ini, menyasar siapapun yang ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/11/mandi-shafar-terseret-perkembangan/">Mandi Shafar Terseret Perkembangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_2231" aria-describedby="caption-attachment-2231" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" loading="lazy" class="size-full wp-image-2231" src="http://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/11/fakfakwisata.jpg" alt="Awas, lengah bisa basah!" width="710" height="399" srcset="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/11/fakfakwisata.jpg 710w, https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2016/11/fakfakwisata-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /><figcaption id="caption-attachment-2231" class="wp-caption-text">Awas, lengah bisa basah!</figcaption></figure>
<p>Fakfak_ Budaya mandi shafar yang diperingati setiap tahun oleh masyarakat Fakfak, kini sedikit mengalami perubahan. Biasanya, mandi shafar  dilangsungkan di sepanjang Jl. Salasa Namudat atau Jalan Baru. Prakteknya, masyarakat yang berada di sepanjang Jalan Baru, “memandikan” siapapun yang ada di lokasi tersebut, termasuk pengguna jalan yang sedang lewat.</p>
<p>Aksi siram serampangan ini, menyasar siapapun yang melewati jalan di area reklamasi tersebut. Dan, meski terkena guyuran atau siraman air, mereka tak marah.</p>
<p>Kini, meski masih berlokasi di Jalan Baru, lokasi siram menyiram bukan hanya bergeser ke tempat wisata yang berada di jalan itu dan bukan di pinggir jalan, budaya mandi shafar juga bergeser menjadi mandi bersama di lokasi wisata tersebut.</p>
<p>Rabu (23/11) sore, ratusan orang memadati lokasi wisata Jalan Baru. Tujuannya tunggal, yakni memperingati budaya mandi shafar. Hanya saja, mereka mandi di laut yang telah dilengkapi dengan tangga-tangga. Kebiasaan siram menyiram, sudah bergeser menjadi mandi bersama.</p>
<p>Nadina, salah satu pengunjung asal Jl. Wayati, mengaku senang dengan kebiasaan ini. Menurutnya, berkumpulnya masyarakat Fakfak, merupakan ajang silaturohim, sekaligus peluang bisnis.</p>
<p>“Kalau dulu kan belum ada lokasi wisata ini. Jadi hanya sekadar siram menyiram saja. Kini, kami bisa mandi sebenarnya. Selain itu, budaya ini menguntungkan pedagang. Biasanya, mereka membuka lapaknya hanya pada Sabtu dan Minggu saja, tetapi hari ini pedagang bisa mencari rejeki,” ujar Nadina.</p>
<p>Pendapat lain, diutarakan Efendi. Tukang ojek yang biasa mangkal di depan Toko Cendrawasih ini mengharapkan, pemerintah daerah menjadikan budaya mandi shafar ini sebagai agenda tahunan yang layak dijual.</p>
<p>“Tentu saja harus dikemas dengan baik. Pasti bisa meningkatkan minat wisatawan,” ujar Efendi singkat.</p>
<p>Boleh jadi, jika dikemas secara serius, pendapat Efendi akan menjadi kenyataan. Selain itu, saat ini publikasi potensi wisata di Fakfak, masih terlalu minim. Perlu orang yang mengerti dunia pariwisata, untuk menangani masalah ini. Tentu, juga harus ada dukungan anggaran yang memadai. (wah)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2016/11/mandi-shafar-terseret-perkembangan/">Mandi Shafar Terseret Perkembangan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2016/11/mandi-shafar-terseret-perkembangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
