<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Papua Barat &#8211; Infofakfak.com</title>
	<atom:link href="https://infofakfak.com/tag/dinkes-papua-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://infofakfak.com</link>
	<description>Informasi Seputar Kota Fakfak</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Dec 2025 13:37:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>
	<item>
		<title>Dinkes Papua Barat Perkuat Integrasi Layanan Primer, Ibu Hamil hingga Lansia Jadi Prioritas</title>
		<link>https://infofakfak.com/2025/12/dinkes-papua-barat-perkuat-integrasi-layanan-primer-ibu-hamil-hingga-lansia-jadi-prioritas/</link>
					<comments>https://infofakfak.com/2025/12/dinkes-papua-barat-perkuat-integrasi-layanan-primer-ibu-hamil-hingga-lansia-jadi-prioritas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Amrin Landupa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 13:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Arguni Taver]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Papua Barat]]></category>
		<category><![CDATA[durian fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Integrasi Layanan Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Karas]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Ibu dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[kokas]]></category>
		<category><![CDATA[pala fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[papua barat]]></category>
		<category><![CDATA[Papua Barat Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Rakerkesda Fakfak]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Tungku Tiga Batu]]></category>
		<category><![CDATA[siboru]]></category>
		<category><![CDATA[Thumburuni]]></category>
		<category><![CDATA[toran beach]]></category>
		<category><![CDATA[winder tuare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://infofakfak.com/?p=13800</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Reporter: Sri Mariati INFOFAKFAK.com,— Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Fakfak. Penguatan tersebut difokuskan pada pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, dewasa, hingga usia lanjut (lansia). Komitmen ini disampaikan oleh Andry Eliza Parinussa, SKM, Kepala Seksi Kesehatan ...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2025/12/dinkes-papua-barat-perkuat-integrasi-layanan-primer-ibu-hamil-hingga-lansia-jadi-prioritas/">Dinkes Papua Barat Perkuat Integrasi Layanan Primer, Ibu Hamil hingga Lansia Jadi Prioritas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_13805" aria-describedby="caption-attachment-13805" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0026.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="wp-image-13805 size-medium" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0026-300x135.jpg" alt="" width="300" height="135" /></a><figcaption id="caption-attachment-13805" class="wp-caption-text">Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Papua Barat, saat menyampaikan arahan penguatan Integrasi Layanan Primer pada Rakerkesda Kabupaten Fakfak di Hotel Grand Papua Fakfak. Selasa, 16 Desember 2025.</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Reporter: Sri Mariati</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">INFOFAKFAK.com,— Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Fakfak. Penguatan tersebut difokuskan pada pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, dewasa, hingga usia lanjut (lansia).</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Komitmen ini disampaikan oleh Andry Eliza Parinussa, SKM, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, saat menghadiri rangkaian Rapat Kerja Dinas Kesehatan (Rakerkesda) Kabupaten Fakfak, Selasa, 16 Desember 2025, di Hotel Grand Papua Fakfak. Kehadirannya mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Menurut Andry, transformasi layanan kesehatan primer saat ini tidak lagi berfokus pada pendekatan program semata, melainkan pada memenuhi kebutuhan masyarakat berdasarkan tahapan kehidupan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kalau dulu layanan kesehatan lebih menitikberatkan pada program, kini pendekatannya berbasis siklus hidup. Mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa hingga lansia. Inilah arah utama integrasi layanan primer,” jelas Andry.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dalam penerapan ILP, Puskesmas dibagi ke dalam lima klaster layanan. Khusus klaster dua, fokus diarahkan pada pelayanan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita. Seluruh indikator layanan pada klaster ini wajib memenuhi standar, karena menjadi tolok ukur utama keberhasilan program.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Andry menambahkan, standar pelayanan kehamilan juga mengalami peningkatan. Jika sebelumnya pemeriksaan kehamilan minimal dilakukan empat kali, kini ditingkatkan menjadi enam kali pemeriksaan wajib selama masa kehamilan.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Setiap ibu hamil harus menjalani pemeriksaan minimal enam kali. Ini penting untuk memastikan kondisi ibu dan janin terpantau secara optimal,” ujarnya.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penguatan layanan kesehatan tidak hanya dilakukan di Puskesmas, tetapi juga mencakup Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu. Pemerintah berkomitmen membenahi sarana dan prasarana, memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, serta meningkatkan kualitas layanan di seluruh lini pelayanan dasar.</span></span></p>
<p><a href="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0016.jpg"><img decoding="async" loading="lazy" class="alignnone size-medium wp-image-13791" src="https://infofakfak.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251216-WA0016-300x135.jpg" alt="" width="300" height="135" /></a><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Rakerkesda ini juga melibatkan berbagai lintas sektor, mulai dari pemerintah kampung, distrik, PKK, hingga sektor pendidikan. Keterlibatan lintas sektor yang dinilai penting agar pembangunan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan menjadi gerakan bersama.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Salah satu tantangan utama yang masih dihadapi adalah rendahnya keaktifan masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan. Untuk itu, pemerintah kampung diharapkan lebih aktif, khususnya dalam mencatat ibu hamil sejak awal kehamilan serta mendapatkan pemeriksaan rutin.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">“Kami berharap dukungan nyata, baik dari sisi penganggaran maupun program kampung, agar ibu hamil di wilayah terpencil mendapat kemudahan akses layanan, mengingat tantangan transportasi dan komunikasi yang masih terbatas,” kata Andry.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Dinas Kesehatan Papua Barat menegaskan bahwa fokus utama pembangunan kesehatan bukan semata-mata pada jumlah kasus, melainkan pada penyediaan layanan standar. Dengan layanan yang berkualitas, berbagai risiko kesehatan dapat dicegah sejak dini.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Selain itu, upaya pencegahan terus diperkuat melalui peningkatan cakupan imunisasi serta pemeriksaan bayi baru lahir, termasuk pemeriksaan sampel darah untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan sedini mungkin.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Terkait stunting, Andry mengakui bahwa angkanya masih menjadi tantangan di Papua Barat. Penurunan stunting pada tahun 2024 dinilai belum signifikan, namun melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah menargetkan hasil yang lebih optimal pada periode 2025–2026. </span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> “Dengan kerja sama semua pihak, kami optimistis upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak akan memberikan hasil yang lebih baik ke depan,” tutupnya.***</span></span></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com/2025/12/dinkes-papua-barat-perkuat-integrasi-layanan-primer-ibu-hamil-hingga-lansia-jadi-prioritas/">Dinkes Papua Barat Perkuat Integrasi Layanan Primer, Ibu Hamil hingga Lansia Jadi Prioritas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://infofakfak.com">Infofakfak.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://infofakfak.com/2025/12/dinkes-papua-barat-perkuat-integrasi-layanan-primer-ibu-hamil-hingga-lansia-jadi-prioritas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
