Home / Fakfak News / Kesehatan / MENUJU RANGKENDAK CERIA

MENUJU RANGKENDAK CERIA

Menuju Rangkendak Ceria. Kegiatan triwulan pertama (Foto Ist)

Edisi 2: Kegiatan Tiga Bulan Pertama

Penulis : dr. Beny Bernard Kwa, Praktisi Kesehatan,

Kegiatan BAGIMU NEGERIKU, MENUJU RANGKENDAK CERIA, bersumber dari dana Kampung Rangkendak yang dikembalikan kepada warga kampung itu sendiri, dalam bentuk pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini bekerja sama dengan relawan kesehatan yang juga warga Fakfak, yang lahir di Fakfak, besar di Fakfak, bekerja di Fakfak, yang terpanggil memberikan bakti untuk anak-anak negeri  di bidang kesehatan di Kampung Rangkendak, agar bisa menjadi anak-anak yang sehat jasmani dan mewujudkan keceriaan bagi anak khususnya, serta warga kampung pada umumnya. Harapannya, pada akhir kegiatan dapat memberikan bekal pengetahuan tentang gizi, hygiene perorangan terutama bagi anak kepada warga kampung, untuk diterapkan secara mandiri di masa yang akan datang.

Tanggal 28 Februari 2021 merupakan awal kegiatan ini, semua anggota tim yang beragama Kristen mengikuti ibadah di Gereja Ebenhaezer Rangkendak. Setelah selesai ibadah, kami diberi kesempatan untuk menyampaikan secara singkat kegiatan yang akan dilaksanakan.

Pada kegiatan ini disajikan 1 gelas susu formula dan 1 butir telur rebus bagi semua bayi, balita dan anak yang hadir, serta dilakukan pengukuran anthropometri, pemeriksaan telur cacing pada tinja, pemeriksaan kadar Hb. Pemeriksaan kadar Hb juga dilakukan pada orang dewasa.  Warga yang dilayani dalam kegiatan ini berjumlah 29 bayi/balita/anak dan 20 orang dewasa orang juga diberikan pengobatan. Dari hasil kegiatan ini sudah mulai diidentifikasi permasalahan kesehatan yang ada di kampung.

Tanggal 28 Maret 2021, merupakan kunjungan kedua. Kunjungan kali ini dalam cuaca hujan sejak berangkat dari kota hingga akhir kegiatan di kampung.  Kegiatan diawali dengan penyampaian kesimpulan sementara dari kegiatan sebelumnya dan rencana yang akan dilakukan tim. Penyampaian ini dilakukan ketika selesai ibadah. Tim kali ini hanya 3 orang berhubung adanya kegiatan pra paskah oleh sebagian anggota tim.

Anak-anak kita ini masih membutuhkan perhatian kita, lebih baik lagi. (Foto IF)

Dalam kegiatan ini dibagikan  sikat gigi, pasta gigi, sabun cuci tangan, gunting kuku, telur rebus dan 1 sachet susu bagi setiap bayi/balita anak yang hadir, juga diberikan obat cacing bagi anak yang belum mendapatkan obat cacing ketika dibagikan oleh puskesmas pada posyandu beberapa hari sebelumnya.

Dari hasil pemeriksaan tinja bulan Februari, didapatkan angka kecacingan yang tinggi pada balita/anak. Kegiatan ini melayani 33 bayi/balita/anak dan 24 orang  dewasa. Kegiatan yang dilakukan adalah pengukuran antropometri, pemeriksaan Hb, evaluasi hasil pengobatan. Masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh tim, diteruskan ke Puskesmas Kramomongga untuk ditindaklanjuti.

Tanggal 25 April 2021 kunjungan ketiga, salut untuk rekan tim yang walaupun berpuasa tetap bersemangat, juga 2 rekan perempuan yang rela menerobos hujan lebat menuju Kampung Rangkendak dengan sepeda motor.

Dalam kegiatan ini kembali disajikan 1 gelas susu formula dan 1 telur rebus, pemberian pasta gigi dan sabun cuci tangan bagi setiap bayi/balita anak yang hadir, juga diberikan 1 dus susu formula 400 gram untuk bayi/balita/anak yang bermasalah gizi disertai penyuluhan gizi oleh tenga gizi. Tetap dilakukan pegukuran anthropometri, pemeriksaan Hb, evaluasi pegngobatan, dan rujukan kasus yang perlu penanganan puskesmas. Kunjungan ini melayani 38 orang bayi/balita/anak dan 20 orang dewasa.

Dalam tulisan ini sengaja tidak ditampilkan data permasalahan kesehatan yang diperoleh dengan harapan kegiatan ini dapat berlangsung hingga akhir tahun 2021. Data tersebut akan ditampilkan pada tulisan di akhir kegiatan nanti disertai dengan perubahan yang dicapai.

Tentu dalam setiap kegiatan diperlukan kesan dan saran, setelah 3 kali kegiatan ini, penulis meminta saran dari Kepala Distrik, Kepala Kampung, dan 2 orang tokoh yang selalu menemani tim dalam kegiatan yaitu Sekretaris Kampung dan Tokoh Agama.

1. Kepala Distrik Kayauni, Dra. Esterlina Kabes.
a. Kami berterima kasih kepada tim yang telah memberikan ide sekaligus mendedikasikan dirinya melaksanakan kegiatan Bina Kesehatan bagi anak-anak di Kampung Rangkendak sejak bulan Februari 2021 hingga saat ini. Sudah terjadi perubahan signifikan bagi bayi/balita/anak terkait kesehatan dalam masa pertumbuhan dan ini sangat luar biasa.
b. Kami menyadari masih banyak kekurangan yang ditemui selama kegiatan berlangsung baik dari segi dana maupun tenaga dan peralatan. Kami berharap peran serta kader posyandu, Dinas Kesehatan, agar dapat menempatkan petugas di Pustu Rangkendak. Selain itu, memperbaiki bangunan pustu yang dalam kondisi rusak berat.

2. Plt. Kepala Kampung Rangkendak, Bpk. Edwin Iba
a. Kesan: Terima kasih kepada tim dan Puskesmas Kramongmongga yang telah memberikan pelayanan kesehatan pada balita, ibu hamil, lansia dan orang sakit  di Kampung Rangkendak. Hal ini memberi sebuah dampak positif bagi masyarakat untuk memperhatikan pentingnya hidup sehat, lebih khusus pertumbuhan anak-anak sebagai generasi penerus. Kami juga berterima kasih kepada ibu Pdt. Venti Tomasouw bersama majelis jemaat GPI Ebenhaezer Rangkedak yang bersedia memberikan gedung gereja untuk menopang kegiatan ini dan juga menopang kami dalam doa. Kami juga berterima kasih kepada ibu Kepala Distrik Kayauni yang memberikan support dan arahan sehingga program ini dapat  berjalan.
b. Saran:
i. Semoga kegiatan ini jadi perhatian bagi pemerintah kabupaten (Fakfak) dan provinsi (Papua Barat).
ii. Semoga dinas terkait lebih memperhatikan petugas yang ditempatkan di kampung Rangkendak
iii. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kampung-kampung lain di Distrik Kayauni dan distrik lainnya.

3. Sekretaris Kampung, Bpk. Wongtun Iba
a. Kesan: ada peningkatan pertumbuhan anak, perlu perhatian orang tua dalam mengawasi pertumbuhan anak. Program ini sangat baik dan harus ditingkatkan terus. Masyarakat cukup antusias dengan program ini
b. Saran
i. Program ini jadi perhatian pemerintah daerah, beban anggaran jangan hanya bersumber dari dana kampung
ii. Pemerintah Daerah diharapkan  memberi dukungan kepada tim yang bekerja.

4. Tokoh Agama, Pendeta GPI Ebenhaezer Rangkendak,  Adventhia Tomasouw, S.Si.
a. Kesan: Kegiatan ini sangat berguna dan menyentuh kehidupan umat dalam kacamata menjaga kesehatan, khususnya bagi anak. Dengan kegiatan ini, umat menyadari bahwa selama ini selaku orang tua, kami lalai dalam menghadirkan sesuatu yang sehat bagi anak. Saya perhatikan, dalam dua kegiatan ini mulai ada perubahan perilaku dari orang tua yakni mulai berperilaku hidup bersih dan mulai memperhatikan asupan makanan yang dimakan anak-anak.
b. Saran: Pemerintah kampung dapat terus bekerja sama untuk kegiatan ini. Kegiatan ini juga menjadi sebuah gerbang bagi gereja untuk memberi tempat dan perhatian bagi anak-anak karena mereka inilah generasi penerus gereja ke depan. Gereja harus berani keluar dari program yang hanya berbicara tentang teori tanpa praktek riil bagi jemaat.

Demikian sedikit gambaran  3 kali kunjungan kegiatan ini, kami berharap sesuai dengan komitmen yang disepakati antara Aparat Kampung Rangkendak dan Tim, kegiatan ini masih bisa berlangsung sesuai rencana hingga akhir tahun 2021. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Tiga Distrik Jadi Perhatian Tim Pengawasan Sarana Umum Untuk Cegah Covid-19

Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM,  PARIWARI_ 67 petugas gabungan yang terbagi dalam 5 tim pengawasan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *