Home / Headline / Tak Bisa Bayar Denda 50 Juta, Untuk Kali Kedua, Abas K Dieksekusi Ke LP Fakfak

Tak Bisa Bayar Denda 50 Juta, Untuk Kali Kedua, Abas K Dieksekusi Ke LP Fakfak

Abas K, saat menjalani pemeriksaan administratif di Lapas Kelas IIB Fakfak (Foto Ist)

Reporter : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Fakfak, Papua Barat, Senin, 5 April 2021, mengeksekusi Abas K, S.Sos. ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Fakfak.

Eksekusi ini merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Agung Republik Infonesia Nomor 4564 K/Pid.Sus/2020 tanggal 17 Desember 2020, yang telah memiliki kekuatan hukum yang tetap (inkracht van gewijsde) dalam perkara Tipikor di Kejaksaan Negeri Fakfak.

Dalam putusannya, Mahkamah Agung menyebutkan; Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi/Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Fakfak; Memperbaiki Putusan Pengadilan Tinggi Jayapura Nomor 5/Pid.Sus-TPK/2020/PTJAP tanggal 17 Juni 2020 yang menguatkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Manokwari Nomor 17/ Pid.Sus-TPK/2019/PN Mnk tanggal 2 April 2020 tersebut, mengenai pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa menjadi “Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Abas Kuda, S,Sos., dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan denda Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan”.

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Fakfak, Pirly M Momongan, S.H. menjelaskan, “Abas K nantinya tinggal menjalani hukuman badan selama 3 bulan kurungan, karena Abas K sudah menjalani pidana 1 tahun penjara. Hukuman tiga bulan kurungan ini merupakan hukuman tambahan, karena yang bersangkutan tidak dapat membayar denda 50 juta rupiah, sebagaimana putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia,”

Pirly juga menyampaikan bahwa, Abas K sangat kooperatif mendatangi panggilan dari Kejaksaan Negeri Fakfak dan kedatangannya tadi diantar oleh keluarga.

Tim Eksekutor yang dipimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Fakfak yang juga selaku Ketua Tim Eksekotor, Hasrul, S.H., M.H. membawa Terdakwa ke Lapas Kelas IIB Fakfak, untuk menjalani pidana denda dimaksud.

Pelaksanaan Eksekusi ini dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sebelum dibawa ke Lapas Kelas IIB Fakfak, terdakwa menjalani pemeriksaan kesehatan dari Laboratorium Satria Medical Center Fakfak dan Terdakwa dinyatakan negatif covid-19.

Awalnya, eksekutif pada Senin siang tadi hampir batal dilaksanakan, karena pihak Lapas Kelas IIB Fakfak sempat menolak eksekusi tersebut, karena merupakan hari libur. Namun akhirnya, eksekusi tetap dilaksanakan.

Sebelumnya, Abas K dieksekusi ke Lapas Kelas IIB Fakfak oleh Kejaksaan Negeri Fakfak pada November 2019 lalu.

Abas K yang dulu dikenal sebagai Pejabat Pembuat Komitmen pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Fakfak, terjerat dalam kasus tindak pidana korupsi terkait pembangunan rumah guru pada SD Negeri Urat, Fakfak, yang merugikan negara Rp200 juta lebih. ***

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Dua Orang Ditahan, Diduga Eksploitasi ABG Di Cafe Bar

Reporter : Wahyu Hidayat INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Fakfak, Jumat, 30 Juli ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *