
reporter : cw01 | Editor : Wahyu Hidayat
INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Bupati Fakfak, Mohammad Uswanas, meminta 2 buah kapal wisata yang mengangkut 4 pria dan 4 wanita asal Australia, untuk keluar dari perairan Fakfak. Hal tersebut dilakukan, karena Fakfak sedang dalam penutupan terbatas, pintu keluar masuk Kabupaten Fakfak, Papua Barat, baik yang melalui jalur laut maupun udara.
Dilaporkan, bahwa 2 kapal wisata dengan nama lambung Chasing Eden dan Sundust tersebut, memasuki perairan kampung Tanam, Distrik Pariwari sekitar pukul 09.30 WIT, lantaran kehabisan bahan bakar minyak dalam perjalanannya dari Sorong, Papua Barat, ke Tual, Maluku Tenggara.
Warga Kampung Tanama yang takut terdampak covid-19, melaporkan keberadaan kapal wisata tersebut. Medapat informasi ini, Sat Polairud Polres Fakfak bertindak sigap dan meminta informasi kebutuhan para turis tersebut.
Kasat Polairud Polres Fakfak, Iptu. Arif Usman Rumra, S.Sos. yang mendampingi Kapolres Fakfak mengatakan, “Mereka kehabisan BBM sehingga meminta tolong kami untuk membelikan pertalite. Tujuan mereka ke Tual. Dan sebelum meninggalkan Fakfak, kepada mereka dilakukan screeing menggunkaan thermo gun untuk mendeteksi virus corona,”
Akhirnya, Brereton Kyle Thomas (37) dan kawan-kawannya, pukul 14.00 WITmeninggalkan perairan Fakfak, dengan dikawal 1 unit kapal milik otorita Pelabuhan Fakfak dan 1 unit speedboad milik Sat Polairud Polres Fakfak. Sebelumnya, kedua kapal wisata tersebut mendapat bantuan BBM jenis pertalite. ***
Infofakfak.com Informasi Seputar Kota Fakfak