Home / Headline / Dinas Pertanian Fakfak Gelar BImtek Menyasar Petani Dan Penyuluh Pertanian DI Bomberay

Dinas Pertanian Fakfak Gelar BImtek Menyasar Petani Dan Penyuluh Pertanian DI Bomberay

Foto bersama sesaat sebelum berangkat ke Bomberay
Foto bersama sesaat sebelum berangkat ke Bomberay

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mulai Senin (16/12) ini hingga Kamis mendatang, menggelar Bimbingan Teknis atau Bimtek dan Pelatihan  Tata Guna Lahan, Irigasi serta Perangkat Uji Tanah, yang dikuti oleh para petani dan penyuluh di Distrik Tomage dan Bomberay.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kbupaten Fakfak, Muhammad Sholeh, S.Hut. menjelaskan bahwa, tujuan dilaksanakannya bimtek ialah untuk meningkatkan pemahaman kepada petani dan penyuluh, untuk meningkatkan ketahanan dan produksi pertanian di daerah.

“Latar belakang kegiatan tersebut terkait dengan program nasional soal revitalisasi penyuluhan dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah. Dengan adanya bimtek ini, diharapkan ada peningkatan produksi pertanian,” ujar Sholeh.

Menurut Sholeh, Distrik Tomage dan Bomberay memiliki areal pertanian yang luas, namun belum mampu menghasilkan produksi pertanian sesuai yang diharapkan. Saat ini, produksi padi di Bomberay masih rendah, yakni dikisaran 2 ton GKP/Ha, sehingga mempengaruhi motivasi petani untuk berusaha tani. Untuk itu, dalam bimtek kali ini, pihaknya bekerjasama dengan Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Papua Barat.

“Kami datangkan ahli tanah dan ahli kimia tanah dari Universitas Pattimura, Ambon, dan dari Universitas Negeri Papua,” jelas Sholeh.

2

Dr. Aser Rouw, SP., M.Si., dari BPTP Papua Barat menjelaskan, sesuai tupoksi, maka pihaknya menyediakan inovasi teknologi untuk mendukung pembangunan pertanian di Bomberay.

“Kami membantu daerah untuk meningkatkan kapasitas penyuluh serta petani, agar produksi pertanian bisa meningkat. Kita akan melihat langsung, fisik tanah, kimia tanah, ketersediaan air, iklim, serta menggali pengalaman penyuluh, sehingga bisa merekomendasikan langkah apa yang harus dilakukan,” urai Aser Rouw. “Dengan bimtek ini, diharapkan peningkatan kapasitas penyuluh dan mendorong perannya untuk meningkatkan produksi pertanian,” imbuhnya.

Menurut Aser rouw, teknologi pertanian saat ini sudah memasuki era 4.0 yang berbasis teknologi. Maka dengan bimtek ini, akan dirumuskan teknologi apa yang tepat diterapkan di Tomage dan Bomberay.

Sementara itu, Kepala Seksi Kerawanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak, yang juga ketua panitia bimtek, Ir. Jhon Rahamitu menyampaikan, bimtek yang dilaksanakan dengan dana otsus ini, akan diikuti oleh 40 orang.

“Pesertanya terdiri atas 25 orang petani dan 15 orang penyuluh. Sedangkan para ahli yang dihadirkan sebanyak 8 orang. BImtek ini dilaksanakan dalam 2 metode, yakni teori di dalam ruangan dan praktek lapangan,” jelas Jhon.

Menurut Jhon, Tomage dan Bomberay mejadi sasaran bimtek karena di daerah tersebut ada pertanian dan peternakan, dengan area yang luas. (Ayu)

 

Editor : Wahyu Hidayat

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf. Yatiman, A.Md. memberikan ucapan selamat kepada Kapt. Inf. E C Huninhatu

Korprapot Pindah Satuan Kapten Inf E. C. Huninhatu, Danramil Karas Ke Korem 181/PVT Sorong

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol. Inf. Yatiman, A.Md., Kamis (23/01/2020), memimpin upacara Korprapot Pindah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>