Home / Headline / AK, PPK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Ditahan Kejari Fakfak

AK, PPK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Ditahan Kejari Fakfak

AK, sesaat sebelum ditahan di rutan Fakfak oleh jaksa Kejari Fakfak
AK, sesaat sebelum ditahan di rutan Fakfak oleh jaksa Kejari Fakfak (foto dok IF-Ayu)

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ AK, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Jumat (8/11) siang tadi, ditahan oleh Kejaksaan Negeri Fakfak. Penahanan AK terkait proyek pembangunan rumah guru di SDN Urat, Fakfak, Papua Barat, yang dinilai merugikan negara sebesar 229 juta dari nilai total proyek sebesar 534 juta.

Kasi Pidsus Kejari Fakfak, Hasrul, S.H., dalam konferensi pers di ruang pertemuan Kejari Fakfak menjelaskan, AK selaku PPK pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, dinilai kurang cermat dalam hal administrasi, sehingga kontraktor dapat mencairkan dana hingga 100%, padahal proyek baru selesai 70%.

 

Kasi Pidsus Kejari Fakfak, Hasrul, S.H. (kiri) didampingi seorang staf pidsus, menggelar konferensi pers
Kasi Pidsus Kejari Fakfak, Hasrul, S.H. (kiri) didampingi seorang staf pidsus, menggelar konferensi pers

“AK kami tahan atas dugaan menimbulkan kerugian negara sebesar 229 juta pada proyek pembangunan rumah guru di SDN Urat, tahun anggaran 2015.. Selaku PPK, AK dinilai tidak cakap dalam administrasi, sehingga proyek yang masih 70%, tetapi dana sudah dicairkan 100%,” jelas Hasrul.

Menurut Hasrul, pihaknya langsung melakukan penahanan terhadap AK di rutan Fakfak, hingga kasusnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Manokwari. Dikatakan, Kejari Fakfak akan menjadwalkan pelimpahan kasus ke pengadilan tipikor pada minggu depan.

Atas tindakannya, AK diancam dengan ancaman kurungan minimal 4 tahun dan masimal selama 22 tahun.

Terkait proyek anggaran tahun 2015 tersebut, Makandi K, kontraktor proyek tersebut, telah divonis di Pengadilan Tipikor Manokwari selama 4 tahun penjara. Dengan demikian, dari kasus yang merugikan negara ratusan juta rupiah ini, sudah ada 1 orang pengusaha yang telah divonis, dan 1 orang PPK yang akan segera menjalani sidang tipikor.

5 orang saksi akan dihadirkan dalam kasus ini, baik itu saksi ahli maupun staf dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak.

Hasrul juga menyampaikan bahwa, kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus ini, akan diketahui saat proses di pengadilan. Nantinya, akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut, jika memang muncul pihak lain yang diduga kuat terlibat dalam proyek tersebut.

“Untuk saat ini, masih belum ada pihak lain yang dinilai terlibat dalam perkara ini. Namun akan kita lihat nanti perkembangannya dalam proses di pengadilan,” ujar Hasrul.

Kasi Pidsus belum bisa memastikan, apakah pencairan dana 100% itu dilakukan karena PPK terpengaruh pada status kontraktor yang merupakan menantu petinggi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak saat itu.

Dalam konferensi pers ini, hadir pula pihak penyidik Polres Fakfak yang melakukan pelimpahan tahap 2 kasus tersebut. (*)

Reporter: ayu, wahyu

Editor: wahyu hidayat

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

KBO reskrim Polres Fakfak, Ipda. Navil Viro Yudho, STRK.

Debby Putri, Balita Berusia 2 Tahun Ditemukan Tenggelam

INFOFAKFAK.COM, PARIWARI_ Kematian Debby Putri, balita berusia dua tahun, warga Kampung Kapartutin, Distrik Pariwari, Kabupaten ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>