Home / Headline / Sadis! Suami Pakai Terong Dan Mentimun Untuk Bersesuatu

Sadis! Suami Pakai Terong Dan Mentimun Untuk Bersesuatu

(Ilustrasi) Terong, bila dimanfaatkan tidak semestinya, bisa menjadi petaka
(Ilustrasi) Terong, bila dimanfaatkan tidak semestinya, bisa menjadi petaka

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Entah apa yang dirasakan WA, wanita yang kost di Jl. Nuri Dalam, Kelurahan Wagom, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, Papua Barat ini. WA mampu bertahan setahun lebih, menghadapi perilaku menyimpang sang suami, Ca.

Bahtera rumah tangga, mereka kayuh sejak 2013 lalu. Hingga sekitar enam tahun ini, mereka belum juga dikarunia anak. Namun, bukan itu yang menjadi masalah yang mengantarkan Ca diamankan di tahanan Polres Fakfak ini.

Sejak 2018 lalu, WA mengaku mendapat kekerasan seksual dan fisik dari suaminya, Ca. Permintaan suami untuk merajut kasih, selalu menyiksa badan dan perasaannya. Bagaimana tidak? Ca, (maaf)  kerap menggunakan barang lain, semisal terong dan mentimun, untuk membuat dirinya bergairah. Bahkan kepada penyidik Reskrim Polres Fakfak, WA mengaku mendapat perlakuan yang lebih keras  daripada itu.

Puncaknya, sebagaimana disampaikan oleh Kanit PPA Reskrim Polres Fakfak, Aipda. Rizal Rusli, S.H., WA yang sudah tidak kuat, akhirnya melaporkan kekerasan tersebut ke Polres Fakfak pada 20 Agustus 2019 lalu.

“Puncaknya, pada 19 Agustus 2019 malam, Ca meminta kepada istrinya, untuk mencarikan “partner main”. Karena takut, tentu saja WA memenuhi permintaan suaminya. Klimaksnya, WA menolak permintaan untuk melakukan sesuatu yang menurutnya, hal itu menjijikkan. Karena menolak, Ca memukul WA dengan sapu dan memukul pipinya, sehingga bengkak. Dibantu wanita partner tersebut, WA lalu melaporkan suaminya ke polisi,” jelas Rizal. “Saat ini, selain beberapa terong yang dipergunakan malam itu dan hari-hari sebelumnya, sapunya kami sita sebagai salah satu barang bukti,” tambahnya, saat mendampingi KBO Reskrim Polres Fakfak, Ipda. Slamet Eko, S.H., tadi siang (05/09).

Polisi masih terus mendalami kasus yang kali pertama terjadi di Fakfak ini dan menahan Ca. Kabarnya, polisi sempat kesulitan untuk mengawetkan barang bukti terong yang memang mudah mengkerut dan rusak itu. Kini, WA yang masih trauma, memilih tinggal di rumah keluarganya. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

AKP. Misbachul Munir, S.IK., Kasat Reskrim Polres Fakfak

Kasus Makar Tunggu Hasil Gelar Perkara Polisi Dan Jaksa

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Penyidik Polres Fakfak, Papua Barat, hingga Selasa (10/9) kemarin, masih mengamankan 3 orang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>