Home / Headline / Wadaw! Hingga Juli 2019, Puluhan Wanita Di Fakfak Berpotensi Menjanda

Wadaw! Hingga Juli 2019, Puluhan Wanita Di Fakfak Berpotensi Menjanda

Nasir Maswatu, Panitera Pengadilan Agama Fakfak
Nasir Maswatu, Panitera Pengadilan Agama Fakfak

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Entah masuk kategori berita menyenangkan atau justru informasi yang menyedihkan. Puluhan wanita, hingga Juli 2019 ini, berpotensi menjadi janda. Hal ini terpantau dari jumlah perkara perceraian di Pengadilan Agama Fakfak saja, belum termasuk proses cerai di Pengadilan Negeri Fakfak dan cerai lari alias salah satu pihak meninggalkan pasangannya begitu saja.

Panitera Pengadilan Agama Fakfak, Nasir Maswatu, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (13/8) pagi menjelaskan bahwa, dari 106 perkara yang ditangani Pengadilan Agama Fakfak, masih tersisa 6 perkara yang belum diputus.

“Sisa perkara tahun 2018 ada 6 perkara, dari total 106 perkara. Rinciannya, talak yang diajukan pihak suami 25 perkara, cerai gugat yang diajukan pihak istri 53 dan sidang isbath berjumlah 17 perkara,” jelas panitera yang sebelumnya bertugas di Pengadilan Agama Sorong ini.

Lebih jauh Nasir menjelaskan, hingga Juli 2019 lalu, permohonan cerai gugat, yang diajukan pihak istri mencapai 43 perkara dan permohonan isbath sebanyak 52 perkara, termasuk isbath yang didapat dari sidang keliling di Distrik Karas sebanyak 13 perkara, dan 29 perkara dari sidang keliling di Distrik Bomberay.

Dilihat dari komposisinya, nampaknya permohonan cerai gugat yang diajukan oleh pihak istrik, jauh lebih banyak dari permohonan talak yang diajukan oleh pihak suami.

iklan-JNE-Fakfak

Menurut Nasir, penyebab perceraian biasanya masalah ekonomi keluarga, adanya pihak ketiga dan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Disinggung masalah uang panjang sidang, Nasir menjelaskan bahwa, uang panjar sidang untuk daerah Fakfak kota dan sekitarnya, sebesar 800.000.

“Biaya panjar sidang untuk daerah kota sekitar 800.000. Biasanya, sidang cerai bisa selesai rata-rata dalam 3 kali panggilan. Sehingga, ada sisa uang panjar sidang yang akan dikembalikan kepada pemohon, meski cuma 10.000 rupiah,” terang Nasir.

Untunglah, jika dibanding daerah Sorong, misalnya, jumlah perkara perceraian di Fakfak masih tergolong kecil. Semoga saja ini berarti, menikah di Fakfak minim gangguan, sehingga rumah tangga lebih langgeng. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Foto bersama seusai penyerahan bantuan CSR  BRI sebesar125 juta kepada wakil masyarakat Kampung Pirma

BRI Peduli Kucurkan Dana CSR Bina Lingkungan Sebesar 125 Juta Di Kampung Pirma

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK TENGAH_ BRI Cabang Fakfak, Sabtu, 16 November 2019, mengucurkan dana CSR Bina LIngkungan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>