Home / Headline / Muhammad Fais Dan Game Online, Dari Iseng Hingga Turnamen Tingkat Nasional

Muhammad Fais Dan Game Online, Dari Iseng Hingga Turnamen Tingkat Nasional

Muhammad Fais (tengah) diapit leader (kanan) dan officer Indopapua (kiri)
Muhammad Fais (tengah) diapit leader (kanan) dan officer Indopapua (kiri)

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Seperti kebanyakan anak seusianya, Muhammad Fais yang kini sekolah di SMA Negeri 1 Fakfak, Papua Barat, awalnya memandang game online sekadar isen dan mengisi waktu luang bersama teman. Namun kini, Fais harus bisa membagi waktunya untuk sekolah dan disisi lain, menekuni game online, karena turnamen tingkat nasional dan diatasnya, akan menyibukkannya.

Fais, panggilannya, bersama 3 orang satu timnya asal Makassar, hadir untuk mengikuti turnamen Garena Summer League Free Fire 2019, yang akan berlangsung pada 18 Agustus mendatang di Garena Office, Pasific Century Place, Jakarta.

Fais sendiri merupakan anggota tim termuda, sebab ketiga rekan setimnya merupakan gamer level profesional yang berusia di atas usianya. Tim Fais saat ini membawa nama Bigetron, sebuah perusahaan game online yang bermarkas di Jakarta Utara.

“Tiga rekan dalam timnya nanti itu, merupakan gamer level profesional. Sehingga dari sisi usia, mereka diatas usia Fais. Dan Fais sebenarnya masih level akademi, namun direkrut untuk bermain bersama mereka, karena Fais peringkat pertama di akademi. Fais juga merupakan satu-satunya gamer dari Papua dan Papua Barat untuk turnamen tingkat nasional ini,” terang Arifandi Sabban, Leader Indopapua, yang menaungi Fais selama ini.

Saat ini, Fais telah berada di Jakarta hingga 19 Agustus mendatang. Tim tim yang sudah ada, akan saling menjatuhkan, hingga menyisakan 8 tim yang akan melaju ke babak final.

“Kalau tidak salah ingat, akan tinggal delapan tim di puncak turnamen. Mereka akan memperebutkan match final yang dalam hitungan saya, akan berlangsung ketat. Biasanya, dalam setiap match atau pertandingan antar tim, berlangsung sekitar 20 menit. Dalam final, bisa berlangsung delapan kali match. Jadi, bisa lebih dari dua jam,” jelas Syaid Hasan Alhamid, Officer Indopapua yang biasa disapa Adlu.

Fais sendiri mengaku siap untuk mengikuti turnamen tingkat nasional yang merupakan turnamen kali pertama baginya.

Game online, nampaknya sudah menjadi ladang bisnis yang menggiurkan. Ini bisa dilihat dari adanya insentif atau gaji kepada gamer. Konon, dalam turnamen ini, tim-tim profesional akan memperebutkan hadiah hingga ratusan juta rupiah. Semoga saja Fais dan timnya, dapat memboyong kebanggan tersebut. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Kapolres Fakfak, AKBP Deddy Foury Millewa, diapit Wakapolres (kiri) dan KBO Reskrim Polres Fakfak (kanan)

6 Orang Telah Diperiksa Terkait Rusuh 21 Agustus

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Kepolisian Resor Fakfak, Papua Barat, sejak Senin (26/8) kemarin, mulai melakukan pemeriksaan terhadap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>