Home / Headline / Mengais Sejumput Rejeki, Diantara Puing-Puing Bangunan Pasar Thumburuni

Mengais Sejumput Rejeki, Diantara Puing-Puing Bangunan Pasar Thumburuni

Keluarga Sudirman pemilik toko emas "78", mengais sisa-sia perhiasan yang terbakar
Keluarga Sudirman, pemilik toko emas “78”, mengais sisa-sisa perhiasan yang terbakar

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Pedagang pemilik kios di Pasar Thumburuni Fakfak, Papua Barat, sejak pagi tadi sudah mendatangi bangunan pasar yang terbakar Rabu (21/8) kemarin. Mereka berusaha mengumpulkan sisa-sisa barang dagangan yang masih bisa dipergunakan atau dijual kembali.

Dari sekian banyak pedagang yang mengais sisa-sisa barang dagangannya, Sudirman, pemilik toko emas “78”, adalah salah satunya. Dibantu tiga orang keluarganya, Sudirman berusaha menemukan perhiasan emas yang terbakar.

“Yang terbakar ini adalah perhiasan milik orang yang diperbaiki di toko kami. Jumlahnya sekitar Saat kebakaran, kami simpan di dalam brankas. Brankasnya juga meleleh meski katanya tahan api. Sedangkan perhiasan emas dagangan milik kami sendiri, kami bawa pulang,” ujar Sudirman sambil meminta saudaranya menunjukkan perhiasan emas yang hangus terbakar.

Sudirman mengaku rugi sekitar emas sekira 300 gr, termasuk 60 gr milik orang, belum termasuk bangunan tokonya yang ludes rata dengan tanah.

Pedangan menjual pisang yang selamat dari amukan api
Pedagang menjual pisang yang selamat dari amukan api

Nampaknya, kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan Pasar Thumburuni, tak sampai menghanguskan lapak-lapak yang menyimpan pisang mentah, karena lapak mereka berada di depan luar pasar. Bahkan, pisang yang saat disimpan sebagian besar dalam kondisi setengah matang, lantaran terkena panas api, menjadi matang lebih cepat.

Hingga Kamis (22/8) siang tadi, pemilik kios di lantai 2 dan lantai 3 yang barang dagangannya selamat, masih menyelamatkan dagangannya. Mereka melemparkan barang dagangannya dari lantai atas, ke truk yang sudah menunggu di bawah.

 

H. Jafar Rumoning (tengah), tokoh Barisan Pembela Merah Putih Fakfak
H. Jafar Rumoning (tengah), tokoh Barisan Pembela Merah Putih Fakfak

Atas peristiwa ini, tokoh Barisan Pembela Merah Putih, H. Jafar Rumoning, meminta polisi segera menuntaskan kasus pembakaran Pasar Thumburuni tersebut.

“Kami meminta polisi untuk segera menyelesaikan kasus pembakaran Pasar Thumburuni ini. Harus ada yang bertanggung jawab. Tidak main-main, sebab nilainya miliaran dan pasar ini merupakan jantung ekonomi masyarakat Fakfak,” tegas Jafar Rumoning.

Belum diketahui langkah darurat pemerintah daerah, terkait pasar yang bisa dipergunakan masyarakat. Informasinya, hal tersebut baru akan dibahas besok.

Hingga kini, supplai sayur mayur dan kebutuhan pokok lainnya, belum bisa dilakukan. Pedagang masih belum mendapatkan pasokan sayuran dari kampung, lantaran belum beroperasinya taksi. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Bahman S Mokoginta, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Aset DPPKAD Kabupaten Fakfak (kiri). / (dok. ist)

Tahun 2020 Masyarakat Bisa Ikut Lelang Aset Daerah, Dominasi Pejabat Terpinggirkan

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Mungkin kita pernah mendengar kalimat, pejabat mendapatkan pemutihan atas aset daerah yang mereka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>