Home / Headline / 6 Orang Telah Diperiksa Terkait Rusuh 21 Agustus

6 Orang Telah Diperiksa Terkait Rusuh 21 Agustus

Kapolres Fakfak, AKBP Deddy Foury Millewa, diapit Wakapolres (kiri) dan KBO Reskrim Polres Fakfak (kanan)
Kapolres Fakfak, AKBP Deddy Foury Millewa, diapit Wakapolres (kiri) dan KBO Reskrim Polres Fakfak (kanan)

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Kepolisian Resor Fakfak, Papua Barat, sejak Senin (26/8) kemarin, mulai melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang yang diduga kuat terlibat dalam kerusuhan pada Rabu (21/8) lalu.

Kapolres Fakfak, AKBP. Deddy Foury Millewa, S.H., S.IK., M.IK., yang didampingi Wakapolres, Kompol Ilchamsyah dan KBO Reskrim Ipda. Slamet Eko, S.H., menyampaikan bahwa, polisi akan memanggil beberapa orang untuk diambil keterangannya, terkait tindak perusakan fasilitas umum, penghasutan dan pengibaran bendera bintang kejora, yang terjadi pada kerusuhan 21 Agustus lalu.

“Ada 21 orang yang terdeteksi terlibat dalam peristiwa 21 Agustus lalu, yang diduga sebagai otak, penghasut maupun pelaku pengrusahan fasilitas umum, pembakaran pasar, perusakan ATM, hingga pengibaran bendera bintang kejora” ujar Kapolres. “Mereka segera kami mintai keterangannya,” tambahnya.

Hingga pagi ini (27/8), penyidik Polres Fakfak telah meminta keterangan dari enam orang. Salah satunya adalah seorang ASN yang dimintai keterangannya senin sore kemarin.

KBO Reskrim Polres Fakfak, Ipda. Slamet Eko mengtakan,”Ada 6 orang yang sudah kami periksa, mereka ialah AJS, SBR, DH,AK, BM DAN MN. Mereka sementara belum ditahan,” jelas Eko.

Sementara itu, kondisi keamanan di Kota Fakfak sudah kondusif. Sekolah, Puskesmas, pasar dan pusat kegiatan masyarakat, sudah berjalan normal. Meski, Senin malam kemarin sempat beredar isu yang menyebutkan, Kampung Tanama, Distrik Pariwari, diserang.

Adanya informasi tersebut, sontak membuat warga siaga. Dibeberapa lokasi di Kampung Tanama dan Kelurahan Wagom, terjadi konsentrasi warga. Aparat kepolisian juga bersiaga dan menuju Kampung Tanama. Tak kurang, Kapolres Fakfak yang menerima informasi tersebut, langsung bergegas. Untunglah, informasi tersebut ternayta tidak benar.

Informasi yang dihimpun, “penyerangan” tersebut bermula saat warga memergoki beberapa orang yang tidak dikenal, yang beberapa kali diketahui lalu lalang di kampung tersebut. Akhirnya, ada warga yang memukul tiang listrik, yang membuat warga lainnya siaga.

Informasi ini beredar sangat cepat, hingga banyak warga yang menutup toko dan warungnya. Bahkan, di beberapa titik, warga membuat barikade ditengah rintik hujan.

Menyikapi situasi ini, Majelis Ulama Indonesia dan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Fakfak, turut membuat seruan kepada umat Islam dan masjid-masjid, yang meminta warga tetap menjaga situasi kondusif, tidak mudah terprovokasi dan menjaga kerukukan.  (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf. Yatiman

Yang Tersisa Dari Kerusuhan Fakfak, TNI Polri Dituding Pakai Peluru Tajam!

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Akun Lex Wu di twitter, sontak menjadi perhatian aparat keamanan di Kabupaten Fakfak, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>