Home / Headline / 194 Personil Brimob Dan 130 Personil Kostrad Akan Memperkuat Pengamanan Fakfak

194 Personil Brimob Dan 130 Personil Kostrad Akan Memperkuat Pengamanan Fakfak

130 personil  dari Armed 10 Divisi 1 Kostrad tiba di Fakfak, memperkuat pengamanan
130 personil dari Armed 10 Divisi 1 Kostrad tiba di Bandara Torea Fakfak, memperkuat pengamanan

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Pasca kerusuhan Rabu (21/8) kemarin yang berakhir pembakaran Pasar Thumburuni dan Kantor Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak, Papua Barat, 324 personil keamanan dari Brimob dan Kostrad didatangkan.

Pasukan yang diangkut dengan 4 kali penerbangan komersial dan 3 kali penerbangan menggunakan pesawat hercules tersebut, sudah mendarat di Fakfak sejak kemarin sore dan lengkap Kamis (22/8) pagi tadi.

Komandan Kodim 1803 Fakfak, Letkol Inf. Yatiman, menyampaikan bahwa, pasukan bantuan tersebut sudah siap ditempatkan di tiga titik, untuk menutup jalan keluar masuk, mencegah kemungkinan penyusupan atau gerakan lainnya.

Sejak kemarin hingga pagi tadi, pasukan yang sudah tiba di Fakfak ialah BKO Pasukan Brimob Polda Sulawesi Tengah, BKO Brimob Detasemen A Polda Kalimantan Timur, BKO Armed Kostrad 305/Tengkorak, Madium, Jawa Timur dan BKO Armed 10 Kostrad Bogor, Jawa Barat.

“Hingga tadi pagi, ada BKO anggota TNI AD dari Armed 10 Divisi I Kostrad dan dari Armed Kostrad 305/Tengkorak, sebanyak 130 personil atau 1 kompi, dan sudah kami tempatkan di 3 titik pos untuk penutup jalan mencegah adanya penyusupan. Juga  ada BKO dari Brimob sebanyak 194 personil. Nantinya mereka akan bertugas bersama-sama,” jelas Dandim Fakfak.

Dandim belum bisa menentukan, sampai kapan pasukan tambahan tersebut. Menurutnya, pasukan tambahan tersebut akan berada di Fakfak selama masih diperlukan.

Sementara itu, situasi Fakfak sudah cukup kondusif. Masyarakat sudah mulai berani keluar rumah. Meski begitu, di pusat pertokoan Jl. Izak Tellusa, sebagian besar toko masih tutup. Demikian pula tiga bank pemerintah dan dua bank swasta yang berada di Jl. Dr. Salasa Namudat, yang kemarin menjadi pintu masuk massa ke dalam kota, masih belum beroperasi. Tiga ATM yang kemarin dirusak massa, juga belum dilakukan perbaikan, dan hanya ditutup dengan triplek.

Bukan hanya itu, kantor-kantor pemerintah juga sepi dari aktivitas. Sekolah-sekolah masih diliburkan hingga Minggu depan.

Di sektor transportasi, ojek dan angkutan umum yang biasa disebut taksi oleh masyarakat fakfak, hingga siang ini masih belum beroperasi.

 

Barikade yang dipasang warga Kampung Tanama, Distrik pariwari, Fakfak
Barikade yang dipasang warga Kampung Tanama, Distrik pariwari, Fakfak

Untuk menjaga keamanan Kota fakfak, warga Kampung Tanama, Distrik Pariwari, masih belum membongkar barikade yang melintang di Jl. Yos Sudarso. Beberapa barikade yang terbuat dari kayu dan pipa besi dengan bendera merah putih dan papan bertuliskan “NKRI harga mati”, seakan menjadi saksi kegigihan warga Kampung Tanama, dalam mempertahankan keutuhan NKRI. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Bahman S Mokoginta, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Aset DPPKAD Kabupaten Fakfak (kiri). / (dok. ist)

Tahun 2020 Masyarakat Bisa Ikut Lelang Aset Daerah, Dominasi Pejabat Terpinggirkan

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Mungkin kita pernah mendengar kalimat, pejabat mendapatkan pemutihan atas aset daerah yang mereka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>