Home / Headline / Foto Di Medsos Melecut Pembukaan Palang Polinef Pagi Ini

Foto Di Medsos Melecut Pembukaan Palang Polinef Pagi Ini

Para pihak yang hadir dalam musyawarah di Makodim 1803/Fakfak
Para pihak yang hadir dalam musyawarah di Makodim 1803/Fakfak

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Forkompimda atau Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, yang difasilitasi Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf. Yatiman, A.Md., akhirnya berhasil membidani satu kesepakatan, untuk membuka palang Politeknik Negeri Fakfak atau Polinef, yang rencananya dilakukan pagi ini, Selasa (18/6) pukul 10.00 WIT.

Kesepakatan yang tertuang dalam  tiga lembar kertas ini, ditandatangani oleh Dandim 1803/Fakfak, Letkol Inf. Yatiman, A.Md.; Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Firdaus, S.H.; Wakapolres Fakfak, Kompol. Ilhamsyah; Asisten II/Plh Sekda Fakfak, Charles Kambuh; Raja Fatagar, T Heru Uswanas, S.Sos., M.Si.; Arnoldus Weripang, Junaidi Rohrohmana dan Marthen R Wouw, S.STP., MBA yang mewakili Dewan Adat Mbaham Matta; Sukur Weripih selaku tokoh masyarakat, Kepala Bagian Umum Polinef, Muhammad Nur; Ali Hindom, S.Pd. selaku tokoh agama; serta tiga orang mewakili tiga marga selaku pemilik hak ulayat, yakni H. Lapende Weripih, Abas Rohrohmana dan Nn. Yanti Ginuni.

“Alhamdulillah, akhirnya ada kesepakatan untuk membuka palang di Polinef. Masalah ini selalu berlarut-larut, maka perlu ada terobosan agar dapat segera diselesaikan. Sebab hal itu akan baik bagi pemilik hak ulayat, dan baik pula bagi masyarakat, utamanya bagi pihak Polinef, dalam hal ini bagi adik-adik mahasiswa. Dan, Polinef ini merupakan aset nasional yang perlu kita jaga,” ujar Dandim 1803/Fakfak, Yatiman, A.Md.

Dalam pertemuan dengan moderator Dandim 1803/Fakfak, dan dilaksanakan di Ruang Data Makodim Fakfak sejak pukul 11.00 WIT ini, pembahasan terfokus dalam dua bahasan, yakni, bahwa masalah tanah Polinef yang dipalang sejak lebih kurang 3 bulan lalu tersebut, akan dimediasi oleh Kajari Fakfak sebagai pengacara negara, dan mediasi akan dimulai tanggal 27 Juni hingga selesai. Kedua, bila mediasi tidak mencapai kata sepakat, maka permasalahan ini akan diselesaikan secara hukum. Artinya, keluarga pemilik hak ulayat bisa menuntut pemerintah, melalui pengadilan.

23Kesepatan Bersama

Kesepatan Bersama

Musyawarah yang awalnya berjalan cukup alot ini, akhirnya bisa diselesaikan dengan baik. Dandim 1803/Fakfak yang memimpin musyawarah, dengan tegas memisahkan masalah yang bisa dibicarakan dalam musyawarah tersebut, dengan masalah yang nantinya bisa dibicarakan dalam pengadilan. Sehingga, musyawarah tersebut fokus membahas pembukaan palang, agar Kampus Air Merah tersebut dapat kembali beraktivitas.

Sebelumnya, di media sosial berseliweran foto-foto adanya “aktivitas” beberapa orang dalam sebuah ruangan, yang dikenali sebagai laboratorium komputer Polinef. Nampaknya, foto-foto ini menjadi pelecut adanya musyawarah yang berakhir pukul 14.30 WIT itu. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Rombongan usai mengunjungi ruangan di Politeknik Negeri Fakfak

Charles Kambuh, ”Kami Minta Polisi Mencari, Siapa Otak Dibalik Ini!”

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Asisten II Setda Fakfak yang juga Plh Sekretaris Daerah Fakfak, Charles Kambuh, meminta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>