Home / Headline / Ditunggu 10 Menit Pemilih Hak Ulayat Tak Hadir, Palang Polinef Dibuka

Ditunggu 10 Menit Pemilih Hak Ulayat Tak Hadir, Palang Polinef Dibuka

Berdoa bersama sebelum membuka palang di Politeknik Negeri Fakfak
Berdoa bersama sebelum membuka palang di Politeknik Negeri Fakfak

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Didahului dengan doa bersama, akhirnya palang di jalan masuk Politeknik Negeri Fakfak atau Polinef, Selasa (18/6) sekira pukul 10.10 WIB, dibongkar. Pembukaan palang yang telah melintang sekitar dua bulan delapan hari itu, dilakukan setelah rombongan yang dipimpin Komandan Kodim 1803/Fakfak dan dihadiri jajaran Forkompimda serta tokoh masyarakat, menunggu pemilik hak ulayat hingga 10 menit, namun tak kunjung hadir.

“Ini bukan keputusan pribadi, namun ini adalah keputusan bersama saat musyawarah di Makodim Senin (17/6) kemarin. Kesepakatannya, palang dibuka hari ini jam 10 pagi. Tapi karena perwakilan pemilih hak ulayat tidak hadir, maka kami membuka palang ini,” ujar Dandim Fakfak, Letkol Inf. Yatiman, A.Md. “Apalagi, adik-adik mahasiswa sudah harus ujian,” imbuh Dandim.

Usai membuka palang, Dandim Fakfak didampingi pihak Polinef dan rombongan, bergegas melihat dari dekat, kondisi Polinef.

3 OK

“Kita cek kondisinya dari dekat, mungkin ada perubahan,” kata Dandim.

Kali pertama, rombongan menuju gedung Program Studi Manajemen Informatika, khususnya laboratorium komputer, yang dalam foto yang viral di media sosial, sempat dimasuki oleh beberapa orang sembari memegang botol yang diduga berisi minuman keras. AC di ruangan ini ternyata masih dalam keadaan hidup.

Usai melihat kondisi setiap ruangan, rombongan melanjutkan melihat dari dekat ruang demi ruang di Prodi Teknik Sipil.

Informasi awal dari pihak Polinef, diketahui beberapa barang elektronik belum ditemukan karena tidak berada di tempat yang seharusnya. Komputer imax pro seharga 30 jutaan, printer besar, kipas angin, peralatan audio, kabel jaringan wifi serta peralatan elektronik lainnya, dilaporkan tidak berada di tempatnya.

Untuk itu, hal tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah hukum oleh pihak Polres Fakfak.

Diakhir pembukaan palang tersebut, Dandim 1803/Fakfak meminta pengajar dan mahasiswa tidak perlu takut.

“Untuk penempatan personil keamanan tergantung permintaan Polinef. Bagi kami, Polres dan kodim Fakfak siap mengamankan, agar proses belajar mengajar di Polinef ini dapat berhjalan dengan baik,” tegas Dandim. “Dan untuk selanjutkan, kita, pemerintah daerah dan aparat keamanan, jangan pernah ragu dalam mengatasi masalah. Bila ragu, maka penyelesaian masalah itu akan berlarut-larut,” tambahnya.

Muhammad Nur, Kepala Bagian Umum Polinef menyampaikan bahwa, pihaknya akan melakukan pembersihan lokasi dan Rabu (19/6) besok, perkuliahan sudah bisa dimulai.

“Rabu besok, kami kira sudah bisa memulai aktivitas perkuliahan. Karena pemalangan ini sudah cukup lama, maka kami akan mengejar ketertinggalan perkuliahan. Apalagi mahasiswa sudah harus melaksanakan tes,” jelas Muhammad Nur.

Proses pembukaan palang ini, juga dihadiri oleh para Kepala Satuan Polres Fakfak, beberapa perwira Kodim Fakfak, Asisten II/Plh Sekda Fakfak beserta jajarannya, Staf Khusus Bupati Bidang Polhukan,Raja Fatagar, perwakilan Polinef dan mahasiswa.

Sayangnya, Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Firdaus, S.H., yang akan memediasi masalah ini, tidak terlihat dilokasi. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Peresmian pembukaan Rumah Pintar Wri Kah di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak

RUMAH PINTAR KOKAS, ANAK-ANAK PAPUA DI KAMPUNG SIAP BERKREASI HINGGA KE TINGKAT INTERNASIONAL

INFOFAKFAK.COM, KOKAS_ Bertempat di Kokas, sebuah kampung indah yang terletak di sebelah barat Kota Fakfak, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>