Home / Headline / Charles Kambuh, ”Kami Minta Polisi Mencari, Siapa Otak Dibalik Ini!”

Charles Kambuh, ”Kami Minta Polisi Mencari, Siapa Otak Dibalik Ini!”

Rombongan usai mengunjungi ruangan di Politeknik Negeri Fakfak
Rombongan usai mengunjungi ruangan di Politeknik Negeri Fakfak

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Asisten II Setda Fakfak yang juga Plh Sekretaris Daerah Fakfak, Charles Kambuh, meminta polisi mencari otak pemalangan Polinef. Hal ini disampaikan Charles Kambuh, saat mengikuti proses pembukaan palang di Polinef pada Selasa (18/6) pagi tadi.

“Terima kasih kepada Pak Dandim yang telah mengambil inisiatif langsung. Pemalangan ini merupakan sejarah pendidikan yang sangat memalukan. Di Fakfak, hal ini baru terjadi, pemalangan hingga lama. Pemda tidak terlalu percaya, jika masyarakat biasa, masyarakat negeri melakukan hal ini. Pasti ada otak di belakang ini. Untuk itu, kami minta kepolisian mencari, siapa otak dibalik ini,” pinta Charles Kambuh.

Charles juga menyampaikan pesan kepada pihak Polinef, “Aset Polinef serta tanahnya, sudah diserahkan oleh Pemda kepada Dikti. Untuk itu, hal yang terjadi tidak terus menerus dilimpahkan kepada Pemda. Jika merasa terusik, laporkan kepada aparat keamanan, tembusan ke Pemda dan Forkopimda,”

Rencananya, mahasiswa Polinef sudah bisa memulai perkuliahan Rabu (19/6) besok. Selama dua bulan delapan hari ini, ratusan mahasiswa Polinef tidak bisa beraktivitas, karena dilarang memasuki dan menggunakan fasilitas kampus. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Pembukaan kajian bersama dengan tema Kisruh Kuota Jemaah Haji Kabupaten Fakfak

Sengkarut Kuota Haji, Membuka Borok Sendiri

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Polemik seputar kuota haji, atau jumlah jatah jemaah haji di Kabupaten Fakfak, Papua ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>