Home / Headline / FKUB Kabupaten Fakfak Gelar FGD, Serukan Stop Politisasi Tempat Ibadah

FKUB Kabupaten Fakfak Gelar FGD, Serukan Stop Politisasi Tempat Ibadah

Kapolres saat membuka FGD di aula Anton Sudjarwo, Mapolres Fakfak
Kapolres saat membuka FGD di aula Anton Sudjarwo, Mapolres Fakfak

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Bertempat di Aula Anton Soerjawo Polres Fakfak, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Fakfak kerjasama dengan Kepolisian Resort Fakfak, Kamis (04/04) siang, menggelar Focus Group Discussion atau FGD, dengan tema “Stop! Politisasi Tempat Ibadah”.

Kapolres Fakfak, AKBP. Deddy Foury Millewa, S.H., S.IK, M.IK. yang membuka kegiatan tersebut menjelaskan bahwa, FGD dilaksanakan dengan maksud sebagai ajang silaturohim antar tokoh masyarakat dan tokoh agama, agar tercipta kondisi Kabupaten Fakfak yang damai dan kondusif.

Secara spesifik, menyinggung tentang hoaks yang saat ini marak di media sosial, Kapolres mengatakan, “Masyarakat perlu untuk bersikap cerdas dengan meneliti kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya,”

“Barangsiapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, sedangkan la patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun,” jelasnya lebih lanjut.

Ketua MUI Kabupaten Fakfak, Drs. Mohammadon Daeng Husein, yang hadir bersama Ketua Nahdlatul Ulama yang juga sekaligus sebagai Ketua FKUB Kabupaten Fakfak, Ali Hindom, S.Pd. dan Ketua Dewan Paroki, Silvester, mengingatkan agar pengurus masjid selektif dan menjaga masjid atau tempat ibadah agar jangan sampai digunakan untuk kampanye.

“Namun berbicara politik bisa juga dilakukan di masjid. Tetapi politik yanhg bagaimana, kita harus paham. Sedangkan untuk kampanye, jelas itu tidak diperkenankan,” ujar Mohammadon.

Sementara itu, Ali Hindom menegaskan dukungannya kepada aparat keamanan untuk menjaga keamanan menjelang dan sesudah Pemilu 2019 ini. Sedangkan Silvester, menyoroti masalah filosofi masyarakat Fakfak “Satu Tungku Tiga Batu”.

“Secara hirarki, dari pihak keuskupan telah memberikan himbauan agar selalu menciptakan pemilu yang tetap bertoleran walaupun beda pilihan, marilah kita semua tetap memegang teguh dan menjaga filosofi budaya Fakfak “Satu Tungku Tiga Batu”.” kata Silvester.

Focus Group Discussion yang berakhir siang hari ini, juga dihadiri salah satu komisioner KPU Fakfak, perwakilan Bhayangkari, beberapa imam masjid dan tokoh masyarakat lainnya. Sayang, diskusi yang bahasannya terkait tepat ibadah ini, tidak mengundang ormas yang tepat, seperti Dewan Masjid Indonesia atau DMI.(wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Ribuan orang melakukan aksi damai di lapangan area Jl. Salasa Namudat Fakfak, tuntut polisi bertindak tegas

Fakfak Menuntut!

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Inilah dahsyatnya media sosial. Seruan untuk aksi damai mendesak polisi untuk segera menangkap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>