Home / Headline / Panitia MTQ VIII Ajukan Anggaran 2,5 Miliar, Berapa Realisasinya?

Panitia MTQ VIII Ajukan Anggaran 2,5 Miliar, Berapa Realisasinya?

Ustadz H. Purnomo, S.Ag., M.PdI., Sekretaris LPTQ Kabupaten Fakfak
Ustadz H. Purnomo, S.Ag., M.PdI., Sekretaris LPTQ Kabupaten Fakfak (foto dok IF)

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ MTQ atau Musabaqah Tilawatil Qur’an VIII tahun 2019 yang direncanakan diselenggarakan di Distrik Teluk Patipi pada 23 hingga 28 Pebruari 2019, diprediksi akan menjadi ajang lomba membaca al qur’an terbesar. Pasalnya, MTQ kali ini akan diikuti oleh khafilah dari 17 distrik. Demikian disampaikan Sekretaris LPTQ Kabupaten Fakfak, Ustadz H. Purnomo, S.Ag., M.Pdi. Jumat (01/2) kemarin.

“InsyaAlloh akan diikuti khafilah dari 17 distrik, namun satu distrik yakni Distrik Arguni belum menyatakan keikutsertaannya,” ujar Ustadz Purnomo.

Lebih jauh Ustadz Purnomo yang juga Kepala KUA Distrik Fakfak Barat ini menyampaikan, persiapan MTQ VIII ini sudah diatas 60%, dan panitia mengajukan anggaran sebesar 2,5 miliar.

“Untuk penginapan, panitia di Distrik Teluk Patipi sudah menyiapkan 34 rumah, jadi lebih dari memadai. Nantinya, rumah rumah tersebut akan disiapkan untuk khafilah dari 17 distrik, para hakim, panitia, tamu dan sekretariat. Ada juga 3 rumah cadangan yang disediakan jika nantinya diperlukan,” jelas Ustadz Purnomo. “Untuk anggaran, kami mengajukan 2,5 miliar. Semoga saja bisa terealisasi,” imbuhnya.

Dalam MTQ kali ini, panitia berencana menghadirkan empat hakim dengan kualifikasi level nasional bahkan internasional.

“Yang sudah konfirmasi akan hadir ada dua hakim. Beliau adalah Dr. Didin Sirajudin, beliau merupakan pakar khot dan hakim nasional serta internasional cabang khot. Juga Bunda Rahmawati, hakim dan qori internasional,” ujar stadz Purnomo.

Dijelaskan, selain kedua hakim tersebut, panitia masih dalam tahap konfirmasi kembali kesediaan kehadiran mantan menteri agama, Prof. Dr. Said Agil Husein Al Munawar dan KH. Andi Ansyari Nasution. Kedua hakim ini, dijadwalkan sebagai narasumber orientasi hakim sebelum pelaksanaan MTQ, sekaligus membina juara dalam MTQ VIII ini, dalam training centre atau TC, guna persiapan STQ di Manokwari dan MTQ tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Sorong Selatan tahun depan.

Maksud diadakannya MTQ, pada hakikatnya adalah untuk mensyiarkan al qur’an, disamping mencari yang terbaik untuk mewakili MTQ pada tingkat selanjutnya. Artinya, MTQ itu intinya adalah syiar al qur’an. Dengan syiar itu pula dituntut bahwa, seseorang itu tidak hanya pintar membaca dan menulis, tapi jauh lebih penting adalah memahami isi kandungan al qur’an itu sendiri. Sasarannya juga tidak hanya kepada peserta, tapi juga adalah kepada pendengar. Kehadiran masyarakat secara beramai-ramai dalam setiap MTQ, inilah harapannya. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Wakil Bupati Fakfak meresmikan rumah singgah "Griyo Raharjo" Ikawara Kabaupaten Fakfak

Wakil Bupati Fakfak Resmikan Rumah Singgah “Griyo Raharjo” Ikawara

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si., Minggu (13/1) siang meresmikan rumah singgah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>