Home / Headline / Steering Commite : Biarkan Musda Berjalan Secara Alamiah Dan Buka Kesempatan Bagi Semua Pihak

Steering Commite : Biarkan Musda Berjalan Secara Alamiah Dan Buka Kesempatan Bagi Semua Pihak

Sekretaris Daerah Fakfak, H. Nasrun P Elake membuka Musda VI KKSS Kabupaten Fakfak
Sekretaris Daerah Fakfak, H. Nasrun P Elake membuka Musda VI KKSS Kabupaten Fakfak

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Mencuatnya beberapa nama yang digadang-gadang menjadi calon Ketua KKSS periode 2018-2023, justru positif bagi organisasi. Meski demikian, Mursalim Nohong, M.Si. Wakil Ketua I KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) Kabupaten Fakfak, yang juga Ketua steering commite Musda VI KKSS Kabupaten Fakfak, berpendapat bahwa, Musda harus berjalan alamiah dan memberikan kesempatan kepada semua pihak.

“Kami akan membiarkan Musda berjalan alamiah, memberikan ruang kepada seluruh masyarakat KKSS yang memiliki potensi untuk berkompetisi dengan baik. Saya belum bisa memprediksi siapa yang akan menjadi Ketua KKSS nantinya,” ujar Musrsalim.

Musda VI yang dilaksanakan di Hotel Grand papua Fakfak, akan berlangsung hingga malam (5/8) nanti. Musda VI yang dihadiri oleh Badan Pengurus Wilayah (BPW), Badan Pengurus Daerah Kabuapaten Fakfak, Forkopimda, perwakilan 24 kabupaten atau pilar yang ada di Sulawesi Selatan dan pewakilan 17 distrik ini, dibuka oleh Sekretaris Daerah Fakfak, H. Nasrun P Elake. Nasrun mengingatkan, bahwa KKSS ini merupakan organisasi sosial yang keanggotaannya majemuk.

“Sehingga jangan sampai terjadi perpecahan. Semua harus saling menghargai. Perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Sebab, diri kita ini juga berasal dari perbedaan, yakni bapak dan ibu,” ujar Nasrun.

Sementara itu, Ketua Ikatan Wanita Sulawesi Selatan, Ayu Humairoh Batarai, yang mewakili Ketua Umum KKSS Provinsi Papua Barat berharap, KKSS Kabupaten Fakfak yang telah berusia 25 tahun, dapat menjadi penggerak perekonomian daerah.

“KKSS adalah perekat NKRI. Jadi jangan beranggapan bahwa KKSS adalah kerukunan keluarga biasa. KKSS harus bisa mewarnai daerah, dimana kita hidup. Kita juga harus menjunjung tinggi adat istiadat dimana kita hidup, namun jangan melupakan adat istiadat kita,” ujar  Ayu Humairoh Batarai.

Kabarnya, Ali Go Sindalle, H. Amran Lakka, H. Abdul Munir, Herman Nur Pongo, H. Chaerudin dan H. Baharudin, S.E., akan memperebutkan posisi ketua KKSS Kabupaten Fakfak untuk lima tahun kedepan.

Saat ini, Musda VI yang dipimpin steering Commite (SC) yang diketuai Drs. Mursalim Nohong, M.Si, Sekretaris H. Sarulah, M.Pd, dan anggota H. Rusman, S.Pd, Muhlis, S.T, serta Zeth Sampe Tondok, S.E., masih berlangsung.

Dalam beberapa jam mendatang, Musda VI ini akan semakin hangat. Meski KKSS “hanya” kerukukan keluarga, namun nama besar KKSS dengan jumlah masyarakat Sulawesi Selatan di Kabupaten Fakfak diperkirakan mencapai 200.000 orang, maka KKSS Kabupaten Fakfak ini “layak dijual”. Posisi ketua dengan jumlah masyarakat yang besar, tentu tak bisa dipandang sebelah mata. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Pembukaan palang Gedung Sidang paripurna DPRD Kabupaten Fakfak, siang tadi (6/8).

Demi HUT RI, Palang DPRD Dibuka Sementara

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Genap tujuh hari, akhirnya palang kayu yang menutup dua pintu utama gedung sidang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>