Home / Headline / Terbangun, Moncong Pistol Sudah Di Depan Muka

Terbangun, Moncong Pistol Sudah Di Depan Muka

NH saat diringkus anggota Reskrim Polres Fakfak Siang tadi (25/7)
NH saat diringkus anggota Reskrim Polres Fakfak Siang tadi (25/7)

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Mimpi indah NH (19), tersangka pelaku curanmor dengan 4 TKP, langsung buyar dan berganti berkeringat dingin. Pasalnya, tim buser Polres Fakfak yang dipimpin KBO Reskrim, Ipda. Slamet Eko R, S.H., Rabu (25/7) siang tadi, meringkusnya saat dirinya tengah menikmati tidur siang di sebuah rumah di daerah workshop, Jalan Kokas, Fakfak.

Betapa terkejutnya NH, ketika di mukanya menempel ujung revolver anggota Reskrim Polres Fakfak, yang beberapa hari ini memang sedang memburunya. NH diduga kuat sebagai pelaku curanmor jenis sepeda motor, dengan 4 TKP atau Tempat kejadian Perkara di sekitar Fakfak kota.

“Sebelumnya, satu pelaku dengan inisial AI (19) yang kos di RT 19 Wagom, kami ringkus pada Selasa (24/7), ketika hendak bertransaksi dengan masyarakat yang sebelumnya curiga dengan penjualan motor yang ditawarkan dengan harga dibawah harga pasaran,” jelas Eko.

Atas laporan warga yang curiga tersebut, beberapa anggota reskrim melakukan pengintaian di sekitar panca rijang, Wagom.

“Akhirnya, sekira pukul 15.00 WIT, AI kami tangkap saat bertransaksi. Barang bukti yang kami amankan saat itu antara lain, 1 unit motor mio, 1 set kunci T, STNK, ATM dan kami sita juga 1 motor yamaha vixion, hasil pengembangan kasus,” imbuh Eko.

Dijelaskan Eko, polisi akan segera mengamankan 2 motor lagi yang menjadi barang bukti aksi curanmor “duo konco” ini. Selama ini, keduanya selalu “bekerja sama” dna menikmati hasilnya bersama-sama pula.

“2 motor hasil kejahatan mereka masih ada di daerah Kelapa Dua, Bintuni. Dalam waktu dekat akan kami ambil,” kata Eko. “Mereka menjual hasil kejahatannya di Bomberay dan Bintuni. Sedangkan TKP 4 motor tersebut di sekitar Masjid Raya Fakfak, Jalan Kokas dan Tanjung Wagom,” tambahnya.

Saat ini, duo konco itu “reuni” di sel tahanan Mapolres Fakfak, menunggu pengembangan kasusnya. Sebab, boleh jadi barang bukti akan bertambah.

Dengan pengungkapan kasus curanmor ini, sudah saatnya masyarakat lebih hati-hati saat meninggalkan kendaraannya. Sebaiknya, untuk mengamankan kendaraannya, perlu ditambah dengan kunci tambahan. Apalagi, motor-motor di Fakfak, sebagian besar diparkir di pinggir jalan, bukan di dalam rumah atau garasi. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Firdaus, S.H.

Kajari Fakfak Membantah Laporkan Kasi Pidum Ke Kejati

INFOFAKFAK.COM, FAKFAK_ Kepala Kejaksaan Negeri Fakfak, Firdaus, S.H., membantah telah melaporkan Kasi Pidum Kejari Fakfak, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>