Home / Headline / Pendiri Rombak Pengurus Yayasan Dan Pengurus STIKIP Nuu War, Kuliah Senin Depan

Pendiri Rombak Pengurus Yayasan Dan Pengurus STIKIP Nuu War, Kuliah Senin Depan

Ketua Yayasan Peduli Pendidikan Bangsa dan Ketua STIKIP Nuu War yang baru
Ketua Yayasan Peduli Pendidikan Bangsa dan Ketua STIKIP Nuu War yang baru

Fakfak_ STIKIP Nuu War Fakfak, bersiap memasuki suasana baru. Pendiri STIKIP Nuu War Fakfak, yang juga mantan Bupati Fakfak, Dr. H. Wahidin Puarada, M.Si., telah merombak pengurus Yayasan Peduli Pendidikan Bangsa yang menaungi STIKIP Nuu War Fakfak dan juga mengganti Ketua STIKIP Nuu War Fakfak.

Kuat dugaan, perombangan fundamental atas sekolah tinggi yang mencetak guru ini, disebabkan dugaan adanya penyelewengan keuangan yang menyebabkan gedung kampus mangkrak dan perkuliahan terhenti beberapa bulan.

Drs. Said Hindom, M.Si., salah satu pendiri yayasan dan juga mantan Wakil Bupati Fakfak, akan segera mengambil posisi sebagai Ketua Yayasan Peduli Pendidikan Bangsa, menggantikan Frederik Iba. Sedangkan Yoana Dina Hindom, saat ini sebagai Plt. Ketua STIKIP Nuu War Fakfak, menggantikan Melkior Ginuni yang tengah berkonsentrasi terhadap masalah dugaan korupsi.

“Sesuai AD/ART, maka pendiri akan mengeluarkan SK atas pergantian pengurus yayasan. InsyaAlloh Minggu besok, SK sudah keluar,” jelas Said Hindom, saat ditemui wartawan usai rapat bersama Wakil Bupati Fakfak, tadi pagi (13/1).

Said Hindom juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, yang telah memberikan support untuk mengatasi masalah STIKIP Nuu War. Beberapa kali, puluhan mahasiswa melakukan demonstrasi, meminta agar DPRD dan Pemda Fakfak membantu menyelesaikan masalah sekolah tinggi tersebut.

“Senin depan perkuliahan akan dimulai kembali, di gedung kampus yang baru, yang belum selesai itu. Mahasiswa sudah paham permasalahan ini dan mereka tetap akan kuliah, meski melantai. Ini yang membuat kami terharu. Dan tentu kami akan berupaya untuk segera memenuhi perlengkapan perkuliahan,” imbuh Said Hindom.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt. Ketua STIKIP Nuu War, Yoana Dina Hindom. Menurut Yoana, mahasiswa yang saat ini berjumlah sekitar 300 orang tersebut, harus tetap kuliah, meski masih dengan sarana yang sederhana.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Fakfak, H. Nasrun P Elake menyampaikan bahwa, Pemda telah rapat bersama yayasan dan pengurus STIKIP Nuu War, yang dipimpin oleh Wakil Bupati Fakfak, Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si.

“Intinya, Pemda tetap mensupport STIKIP Nuu War, dan dua minggu lagi, kami akan ke Kopertis di Biak, membahas masalah ini,” ujar Nasrun.

Nampaknya, pergantian pengurus yayasan dan pengurus STIKIP Nuu War Fakfak, memberikan angin segar kepada 300an mahasiswa. Polemik yang membelit Ketua Yayasan dan Ketua STIKIP Nuu War, beberapa bulan ini mengakibatkan kelumpuhan di sekolah tinggi tersebut. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Suasana ujian berbasis android di SMK Yapis Fakfak

Inovasi Tiada henti, SMK Yapis Terapkan Ujian Berbasis Android

Fakfak_ Hari perdana melaksanakan PAS atau Penilaian Akhir Semester yang akan berlangsung sejak kemarin (22/5) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>