Home / Headline / Coba Ungkap Kasus Pembunuhan Sudiana, Polisi Lakukan Tes DNA

Coba Ungkap Kasus Pembunuhan Sudiana, Polisi Lakukan Tes DNA

Misbachul Munir, Kasat Reskrim Polres Fakfak
Misbachul Munir, Kasat Reskrim Polres Fakfak

Fakfak_ Kepolisian Resor Fakfak, Papua Barat, terus berupaya keras mengungkap kasus pembunuhan atas Maria Sudiana Anggrianto, yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Jumat (2/3) siang. Sudiana ditemukan sudah membujur kaku oleh salah seorang kerabatnya, dengan keadaan yang memprihatinkan.

Untuk mengungkap kasus ini, polisi tengah melakukan tes DNA di Jakarta. Tes DNA ini dianggap sangat penting guna mencocokkan atau mengungkap informasi tentang genetika seseorang. Dengan begitu, jika di TKP ditemukan barang bukti atau BB yang merupakan bagian tubuh seseorang, maka dengan tes DNA akan bisa diketahui kecocokannya, apakah BB tersebut milik korban, atau milik orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan.

“Iya, saat ini kami sedang di Jakarta untuk melakukan DNA atas barang bukti yang kami kumpulkan. Kami tidak bisa merinci barang bukti apa saja, yang pasti, kami berupaya terus untuk mengungkap kasus ini. Dan hingga saat ini, kami masih terus mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi,” jelas Kasat reskrim Polres Fakfak, AKP. Misbachul Munir. “Mudah-mudahan dalam dua minggu hasil tes DNA ini sudah bisa diketahui,” lanjutnya.

Meski polisi tidak merinci BB yang dites DNAnya, dalam kasus pembunuhan, biasanya yang dites DNAnya antara lain darah, jaringan tubuh dan rambut.

Bisa saja terjadi, saat terjadinya peristiwa itu, korban melakukan perlawanan, sehingga ada kemungkinan menarik rambut pelaku atau mencakar pelaku. Sehingga, ada rambut pelaku yang jatuh di TKP, dan jaringan kulit atau tubuh pelaku tersembunyi di kuku korban. Hal-hal inilah yang akan menjadi perhatian polisi.

Berbagai cara perlu dilakukan polisi untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis yang kali pertama terjadi di Kabupaten Fakfak ini. Polisi bisa membuka rekaman percakapan di HP korban, juga “memelototi” manifes penumpang kapal dan pesawat ghuna menarik benang merah dalam peristiwa ini. Polisi juga tidak bisa mengesampingkan rekam jejak catatan perbankan korban.

DNA atau Deoxyribo Nucleic Acid, merupakan asam nukleat yang menyimpan semua informasi tentang genetika. DNA inilah yang menentukan jenis rambut, warna kulit dan sifat-sifat khusus dari manusia. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Check Also

Bendera Jerman yang terobek dan terbakar

Lapor Balik Penganiayaan Dan Perusakan, FK Juga Akan Laporkan Soal Cek Bodong

Fakfak_ FK atau Fredy Kerryanto, anggota DPRD Kabupaten Fakfak yang dilaporkan Lando Iha terkait dugaan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>