Home / Headline / Kunker Bupati Fakfak, Dinas Kesehatan Gelar Pengobatan Massal Gratis

Kunker Bupati Fakfak, Dinas Kesehatan Gelar Pengobatan Massal Gratis

Bupati Fakfak, Mohammad Uswanas, meninjau pelaksanaan pengobatan massal gratis yang digelar Dinas Kesehatan
Bupati Fakfak, Mohammad Uswanas, meninjau pelaksanaan pengobatan massal gratis yang digelar Dinas Kesehatan

Fakfak_ Bupati Fakfak, Drs. Mohammad Uswanas, M.Si. yang diikuti beberapa pimpinan OPD, Senin (22/1) siang, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Sanggram, Distrik Fakfak Timur. Dalam kunjungan kerja yang diadakan di halaman Gereja Jemaat Elim ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, menggelar pengobatan massal gratis bagi masyarakat Kampung Sanggram dan sekitarnya.

Dalam temu Bupati dan masyarakat, Bupati menjelaskan berbagai kebijakan daerah. Bupati juga meminta masyarakat turut mengawasi penggunaan dana kampung, agar terhindar dari masalah.

“Saat ini, uang di kampung sudah banyak. Kepala Kampung harus melibatkan masyarakat dalam melaksanakan amanah keuangan itu. Jangan sampai terjadi seperti di Kampung Perwasak. Saat ini, ada 14 kampung yang dinilai bermasalah dan berpotensi untuk diperiksa kejaksaan,” ujar Bupati.

Sementara itu, dalam pengobatan massal yang melibatkan 4 dokter spesialis, yakni spesialis bedah, spesialis kandungan, spesialis penyakit dalam dan spesialis anak ini, sebanyak 70 orang masyarakat Kampung Sanggram dan sekitarnya yang memeriksakan diri. Dua orang diantaranya, dirujuk untuk berobat lebih mendalam ke RSUD Fakfak.

“Tujuan dari pengobatan massal ini adalah, mendekatkan layanan kesehatan spesialistik dasar kepada masyarakat di kampung-kampung prioritas. Selama ini, mereka terkendala jarak yang jauh dari layanan spesialis yang berada di kota,” jelas Gondo Suprapto, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak.

Lebih lanjut Gondo menjelaskan, pengobatan gratis ini memamng sudah diprogramkan di tahun 2018 ini. Pelaksanaannya bisa mengikuti kunjungan kerja bupati atau dilaksanakan mandiri.

“Sesuai dengan visi misi kami, Puskesmas dan Puskesmas Pembatu, harus lebih dekat dengan masyarakat. Kami juga akan lebih berdayakan Puskesmas Keliling dan penyuluhan di kampung-kampung,” kata Gondo.

Banyaknya masyarakat yang memeriksakan diri dalam pengobatan massal gratis tersebut, menandakan bahwa masyarakat memang membutuhkan layanan kesehatan. Dan yang lebih penting, masyarakat kampung telah sadar kesehatan. Apalagi, layanan spesialis merupakan layanan yang cukup mahal, baik biaya pengobatannya maupun biaya transportasi ke kota. (wah)

About Admin

Santun Mencerdaskan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>